
Saat ini Richard sedang terkena berita, dan yang media tau kau masih tunangan di Richard, saat ini tentu media sedang memburu mu juga, dan aku tidak ingin hal itu terjadi, jika kita harus menghadapi media kita akan melakukan hal itu berdua, jadi aku harap kau mengikuti saran ku."
Clarissa terdiam saat ini memang benar yang media ketahui adalah dirinya masih tunangan dari Richard dan jika media juga mengetahui apa yang sebenarnya terjadi maka hal itu tidak akan menjadi baik untuk Richard ataupun Clarissa..
"Ya Edward aku mengerti untuk sementara aku akan mengikuti saran mu untuk tidak keluar."
Clarissa mengatakan hal tersebut sambil mengenggam tangan Edward
"Kemarilah."
Edward mengatakan hal tersebut kepada Clarissa dan Clarissa lebih mendekatkan diri kepada Edward.
"Aku mencintaimu sayang."
Setelah mengatakan hal tersebut Edward menarik Clarissa ke dalam pangkuannya dan mulai melahap bibir indah Clarissa.
Dengan cepat Edward memberikan ciuman pagi yang sangat dahsyat kepada Clarissa.
"Sayang aku membutuhkan hal ini, agar aku bisa lebih semangat lagi di dalam menjalani hari - hari yang baru."
Edward mengatakan hal tersebut setelah bibirnya puasa menjelajah bibir Clarissa.
"Ya aku mengerti Edward."
Clarissa mengatakan hal tersebut sambil kembali duduk di dekat Edward.
__ADS_1
"Jadi rencana apa yang akan kau lakukan Edward?"
"Aku akan membuat satu bisnis baru dengan uang tabungan ku Clarissa."
"Bisnis baru?"
Dengan cepat Edward langsung menganggukkan kepalanya.
"Ya bisnis baru, bisnis yang tentunya menjual lebih banyak keuangan di bandingkan kerugian, Clarissa apakah kau ada ide?"
Deg
Clarissa tersedak ketika Edward meminta ide darinya
"Tentu saja sayang apakah ada yang salah?"
Dengan cepat Clarissa langsung menggelengkan kepalanya.
"Tidak ada yang salah Edward, namun terasa asing ketika seorang CEO seperti mu meminta ide dari seorang sanita biasa seperti ku."
Setelah mengatakan hal tersebut Clarissa langsung terdiam.
"Tidak ada yang salah, sangat tidak ada yang salah, sayang kau adalah wanita luar biasa yang aku miliki saat ini, dan aku sangat berharap kau bisa turut andil di dalam setiap bisnis yang akan kita bangun nanti, jadi aku ulangi apakah kau ada ide?"
Edward mengatakan hal tersebut sambil tersenyum dan menatap tajam ke arah Clarissa.
__ADS_1
"Sasaran yang paling baik di dalam hal ini adalah wanita Edward."
Edward langsung mengernyitkan dahi ketika Clarissa mengatakan hal tersebut.
"Wanita? apa yang membuat mu berpikir demikian Clarissa?"
"Karena wanita menyukainya, ya semua wanita pasti menyukainya."
"Hal apakah itu?"
Edward mengatakan hal tersebut dengan tidak sabar.
"Kecantikan Edward, kau bisa memulai bisnis mu di dalam bidang ini, aku yakin dengan keahlian mu, dan juga pasar yang kau miliki, bisnis ini tidak membutuhkan waktu yang lama untuk berkembang."
Dan seketika Edward takjub dengan pemikiran dari Clarissa.
"Sayang, aku tidak menyangka jika kau memiliki ide brilian seperti ini, sungguh aku sama sekali tidak pernah berpikir jika bisnis yang harus aku lakukan adalah kecantikan."
Edward mengatakan hal tersebut sambil terus memuji Clarissa.
"Lalu di dalam hal apa kecantikan yang harus aku buat?"
Clarissa terdiam dan kembali berpikir.
"Cosmetic, ya cosmetic semua wanita di muka bumi ini pasti akan menggunakan hal ini, dan ketika kita menjualnya dengan baik, pasti keuntungan yang kita dapatkan juga akan besar."
__ADS_1