
Hentikan Richard!"
Dua orang laki - laki mengatakan hal tersebut sambil masuk ke dalam apartemen.
"Jangan kau melakukan hal - hal bodoh Richard."
Satu orang laki - laki mencoba untuk mengatakan hal tersebut agar Richard mau menurunkan senjatanya.
"Untuk apa aku menurunkan senjata ini jika terjadi ini menjadi sangat membantu ku.
Richard mengatakan hal tersebut dengan kemarahan yang masih sangat bercampur dengan segala kesedihannya..
"Richard, apa yang akan kau lakukan dapat menimbulkan masalah yang baru, percayalah apa yang papa katakan kepada mu."
Tuan Adrian mencoba mengatakan kembali hal tersebut agar Richard menurunkan senjatanya.
"Aku akan membunuh Edward pa, aku akan membunuhnya saat ini juga!"
Dan setelah mengatakan hal tersebut Richard kembali menarik pelatuk pistol tersebut.
__ADS_1
"Hentikan Richard, kakek tidak akan pernah menyetujui hubungan mereka, jadi hentikan!*
Tuan Jaya mengatakan hal tersebut dengan memandang tajam ke arah Clarissa.
"Wanita ini telah mencoreng nama besar Keluarga Chandrawinata, punya asal usul yang tidak jelas, dan dengan sangat gampang tidur dengan satu tuan muda kebanggaan kita."
"Kakek!"
Edward kembali membentak sang kakek ketika Mendengarkan Clarissa mulai dipojokkan.
"Diam kau Edward! kau masih keluarga inti dari Chandrawinata, seharusnya kau bisa bersikap lebih baik, tapi apa ini, kau dengan wanita tidak tau asal usulnya melakukan persetubuhan di dalam apartemen, sungguh menjijikkan!"
Deg
"Tuan besar Jaya, tuan besar Adrian aku memang wanita yang tidak tau diri, aku mengkhianati cinta dari satu tuan muda yang sangat kalian sayangi, aku memang pantas untuk di hina, namun karena aku tidak mengetahui siapa ke dua orang tua ku, jangan kalian hina aku!"
Clarissa yang sudah tidak tahan pada akhirnya mengatakan hal tersebut sambil menangis dan menjerit dengan kuat.
"Aku minta kalian pergi dari sini!
__ADS_1
Kali ini Edward berani mengatakan hal tersebut kepada anggota keluarga Chandradinata ketika melihat wanita yang dia cintai menangis dengan histeris di hadapan seluruh keluarganya sendiri.
"Edward ayo kita pulang, kita.bicarakan ini baik - baik."
Tuan Adrian terus mengatakan hal tersebut kepada Edward.
"Aku tidak akan pernah pulang, ya aku tidak akan pernah kembali ke Keluarga yang menghina wanita yang aku cintai."
"Edward kau harus sadar jika kau tidak kembali kau bisa kehilangan segala hal mu di dalam keluarga Chandradinata."
Deg
Seketika itu semua terdiam ketika kakek Jaya mengatakan dengan lantang apa yang akan terjadi jika sampai Edward tidak kembali kepada keluarga Chandradinata."
"Aku siap, aku siap kek siap untuk jatuh miskin, siap untuk dibuang oleh keluarga ku sendiri, bahkan aku siap kehilangan saudara laki - laki yang selama ini aku banggakan, jika aku harus kehilangan itu karena kalian tidak bisa menerima kehadiran Clarissa, maka aku akan melakukan hal ini, ya aku akan pergi dari kalian semua."
Deg
Tuan Jaya dan tuan Adrian kini hanya bisa saling berpandangan, tanpa tidak percaya jika karena cinta Edward yang terkenal realistis harus melupakan semuanya itu.
__ADS_1
"Sudah lama aku ingin mengatakan jika Keluarga Chandrawinata itu terlalu ekslusif, dan aku tidak akan pernah mau lagi terlihat di dalam anggota keluarga ini, sekarang pergilah dari hadapan ku."
Dengan lantang Edward mengatakan hal tersebut kepada semua yang yang saat ini berada di dalam ruangan.