SANG PENARI TUAN MUDA ( I LOVE MY CEO 3)

SANG PENARI TUAN MUDA ( I LOVE MY CEO 3)
BERITA HANGAT


__ADS_3

Semua suara yang Clarissa keluarkan adalah suara palsu, semua ******* yang Clarissa lakukan adalah ******* palsu, kali ini Clarissa sama sekali tidak mendapatkan kenikmatan itu.


Dan percintaan yang biasanya panas kali ini tiba - tiba saja berubah menjadi dingin bagi Clarissa.


Sungguh hal yang sangat aneh dan Clarissa juga tidak mengerti apa yang telah terjadi dengan dirinya.


Saat Edward telah mencapai kepuasan dan melepaskan semua borgol dan juga penutup mata, Edward yang memeluk dan mencium Clarissa atas apa yang telah dituruti oleh Clarissa untuknya.


Ada apa dengan ku? kenapa kali ini aku tidak mendapatkan kenikmatan atas apa yang Edward lakukan terhadap ku?"


Malam hari ini di dalam kegelapan malam tiba - tiba saja Clarissa bertanya -tanya di xal hatinya sendiri mengapa permainan Edward kali ini begini dingin.


Semakin Clarissa bertanya - tanya semakin Clarissa pula tidak mendapatkan jawaban apapun dari setiap pertanyaannya itu.


Dengan kelelahan yang sangat pada akhirnya Clarissa tertidur dengan menutup ke dua matanya dengan sempurna.


Malam yang kembali datang dengan ceritanya masing - masing kini telah berganti dengan pagi, dan kali ini di kediaman keluarga Chandradinata.


"Papa, papa lihat, papa lihat!"

__ADS_1


Nyonya Tiara pagi ini berteriak - teriak dan memanggil tuan Adrian suaminya.


"Ada apa sayang?"


Tuan Adrian segera datang memenuhi panggilan dari istrinya tercinta.


"Lihat itu."


Dan ke dua mata tuan Adrian terbelalak ketika salah satu televisi swasta menayangkan adegan kotor dari Richard dan juga Vinny.


"Richard, apa yang dia lakukan!"


"Papa, ini nona Vinny Zhu dari keluarga Zhu, dan mereka melakukan hal ini, dan coba papa Dengarkan!"


Nyonya Tiara kembali meminta tuan Adrian untuk mendengarkan semuanya.


"Pa, mereka melakukan kemarin malam, itu berarti saat Richard menghilang dan saat Richard sedang dalam keadaan bersedih, Richard tidur dengan nona Vinny pa."


Deg

__ADS_1


Tuan Adrian kembali terdiam dengan semua hal yang dia dengarkan dari nyonya Tiara.


"Ma, apakah Richard bisa di hubungi?


"


Nyonya Tiara langsung mengambil ponselnya dan mencoba kembali menghubungi Richard.


Namun pada akhirnya hanya gelengan kepala yang didapatkan dari nyonya Tiara.


"Ponsel Richard tidak aktif pa, lalu bagaimana ini pa? jika tidak segera di tangani maka semuanya akan semakin kacau."


Tuan Adrian yang mendengarkan hal tersebut kini hanya bisa terdiam, untuk pertama kalinya di dalam kehidupannya tuan Adrian harus menghadapi masalah yang di buat oleh ke dua putranya secara langsung.


"Ma, biarkan papa berpikir sendiri dulu, mama tenang lah secepatnya papa akan memberitahu mama keputusan apa yang akan papa ambil "


Nyonya Tiara yang mengetahui saat ini suaminya begitu tertekan memilih untuk diam dan hanya menganggukkan kepalanya.


Bagi nyonya Tiara hal yang terpenting untuknya saat ini adalah keberadaan para putra kesayangannya yang sejak kemarin memilih untuk meninggalkan rumah dengan segala permasalahan yang saat ini sedang mereka hadapi..

__ADS_1


"Mama akan selalu mendukung dan mendoakan papa di dalam mengambil keputusan demi keputusan pada nantinya, semuanya pasti akan bisa kita lalui bersama pa, ya semuanya akan kita lalui dengan baik."


__ADS_2