SANG PENARI TUAN MUDA ( I LOVE MY CEO 3)

SANG PENARI TUAN MUDA ( I LOVE MY CEO 3)
SEANDAINYA


__ADS_3

Aku ingin melihat mu Rissa.


"


Edward mengatakan hal tersebut sambil mencoba untuk menyentuh rambut Clarissa, namun dengan cepat Clarissa langsung menepisnya.


"Sudah cukup Edward, aku tidak mau lagi ada scandal di antara kita, aku minta mulai saat ini kita berdua menjauh, apa yang telah kita lakukan berdua itu kesalahan besar Edward, apakah kau sadar akan hal itu? atau tidak?"


Edward langsung tersenyum ketika Clarissa mengatakan hal tersebut kepadanya.


"Aku bukan anak kecil yang bisa kau tipu Rissa."


"Apa yang kau maksudkan Edward?"


"Apakah kau tidak sadar bila kau menikmati semua hal yang telah aku lakukan kepada mu?"


Deg


Clarissa langsung terdiam dengan semua hal yang Edward katakan kepadanya.


"Tutup mulutmu Edward!"

__ADS_1


Clarissa yang mulai marah mengatakan hal tersebut sambil menunjuk jarinya ke arah Edward.


"Tidak perlu kau melakukan hal itu kepada ku Rissa, saat ini apakah kau sadar kau sedang berhadapan dengan siapa? dengan mudah aku bisa membuang mu ke dalam dasar laut yang paling dalam!"


Edward mengatakan hal tersebut sambil mencengkram erat lengan Clarissa.


"Lepaskan aku Edward, ini sakit!"


Clarissa yang merasakan kesakitan segera minta untuk dilepaskan.


"Aku tidak akan pernah menyakiti mu lebih dari ini, karena aku mencintaimu, ya aku mencintaimu Rissa."


Setelah mengatakan hal tersebut Edward melepaskan cengkraman tangannya.


"Pergilah."


Deg


Clarissa langsung mengernyitkan dahinya ketika Edward dengan gampang mengatakan hal tersebut kepadanya.


"Kenapa kau heran mengapa aku mengatakan hal tersebut dengan mudah kepada mu?"

__ADS_1


"Sudah aku katakan aku adalah laki - laki berpengalaman yang bisa mengerti isi hati wanita, aku mengatakan pergilah, karena suatu saat kau akan mencari ku lagi, dan pada akhirnya kau yang akan memohon kepada ku!"


Deg


Clarissa kembali terdiam dengan semua perkataan Edward, dan seketika itu juga Clarissa membuka pintu mobil dan pergi begitu saja meninggalkan Edward yang masih di dalam mobil..


"Rissa yang harus kau tau aku mengenal banyak tipe wanita, dan aku sudah banyak bercinta dengan mereka, satu hal yang aku bisa lihat dari mu saat ini adalah apa yang telah aku lakukan kepada mu akan menjadi candu terberat untuk mu."


Edward mengatakan hal tersebut di dalam mobil sambil melihat ke arah luar dengan memandang Clarissa yang semakin berjalan menjauh.


"Donny, ayo kita jalan."


"Baik tuan muda Edward."


Donny yang masih berada di luar segera dipanggil masuk ke dalam mobil dan mobil pun melaju dengan kecepatan sedang ke arah jalan raya.


Sementara itu Clarissa yang kini sudah kembali ke arah sanggar mulai duduk di tepi dan menghapus air matanya.


"Rasanya berat sekali terperangkap di dalam kedua tuan muda, aku ingin mengakhiri semua ini dengan Edward namun aku tidak mengerti bagaimana caranya, ada apa dengan tubuh ini? apakah yang dikatakan oleh Edward itu benar?"


"Sungguh akan sangat memalukan bagi ku jika memang benar, ternyata aku menyukai kelainan seksual yang Edward derita."

__ADS_1


Saat ini Clarissa mengatakan hal tersebut sambil terus menangis dirinya yang sedang tidak dapat mengendalikan tubuhnya sendiri terus merasa bersalah akan apa yang telah terjadi dirinya dengan Edward


"Seandainya waktu bisa terulang kembali, mungkin aku tidak akan bodoh."


__ADS_2