
Ya pa semoga apa yang papa katakan itu benar."
Ya Adrian mari kita berharap kepada Tuhan saja atas apa yang akan dilakukan sekarang.
Dan pada akhirnya keluarga inti Chandrawinata mengatakan hal tersebut dengan melanjutkan kembali sarapan paginya.
Sementara itu ada yang memandang dengan nanar berita pagi ini.
"Jadi kalian sudah bertindak sampai sejauh ini."
Di kantor Richard mengatakan hal tersebut sambil melihat berita di dalam sosial media yang mengatakan tentang bisnis baru mereka dan juga Maslaah keretakan hubungan Clarissa dengan Richard.
"Aku tidak menyangka Rissa, cinta ku yang begitu suci untuk mu harus kalah dengan cinta dari orang terdekat ku sendiri, sungguh arrrrh."
Richard mengatakan hal tersebut sambil merusak semua barang yang saat ini ada di atas meja kerjanya.
"Aku yakin suatu saat kau akan mendapatkan karma dari apa yang telah kau lakukan kepada ku Edward!"
Richard mengatakan hal tersebut sambil memukul - mukul meja kerjanya.
Saat ini hati Richard sedang terpuruk, dan semua hal yang telah Richard dengar membuatnya semakin terpuruk, hari ini Richard mengerjakan semua pekerjaan kantor dengan tidak penuh konsentrasi...
__ADS_1
Sementara itu menjelang siang nampak satu pasangan baru yang bahagia sedang di mabuk cinta duduk di salah satu tempat perbelanjaan.
"Jadi bagaimana apakah kau bahagia sekarang?"
Edward mengatakan hal tersebut kepada Clarissa sambil mencium pipinya.
"Sangat sayang, ya aku sangat bahagia ternyata bisnis kita bisa di terima oleh masyarakat."
"Ya dan sebentar lagi produk kita akan semakin meledak di mata banyak masyarakat."
"Terima kasih Edward."
"Terima kasih untuk apa sayang?"
Seketika itu Edward tersenyum dan sungguh menjadi sangat bahagia karena saat ini dirinya bisa membahagiakan orang yang sangat dia cintai.
"Semua orang layak untuk mendapatkan hal yang sama Rissa."
"Contohnya?"
Clarissa kembali bertanya.
__ADS_1
"Pengetahuan di dalam banyak hal, termasuk bisnis dan kau juga berhak untuk mendapatkan hal itu tanpa terkecuali."
"Aku bangga memiliki mu, sayang aku ingin menanyakan satu hal kepada mu.
"
Clarissa mengatakan hal tersebut sambil bergelanyut manja di sampingnya.
"Hubungan kita sudah sangat jauh, dan aku juga sudah memberikan segalanya untuk mu, satu - satunya hal yang paling berharga yang selama ini aku jaga pada akhirnya juga aku berikan untuk mu, apakah kau tidak mau mengikat hubungan ini dengan hubungan yang serius?"
Clarissa pada akhirnya berani untuk menanyakan hal ini kepada Edward."
"Tidak ada laki - laki yang tidak mau untuk menikah, termasuk juga aku sayang, dan bagiku tidak masalah jika harus menikah dengan mu, kapan kau mau untuk mendapatkan status baru sebagai istri dari Edward?
"
Seketika itu juga kedua mata Clarissa berbinar
"Jadi kau akan betul -betul sungguh-sungguh apakah kau ada tetap meminta Keluarga Chandradinata untuk menjadi pendamping pengantin laki - laki?"
Dengan dengan cepat Edward langsung menjawab.
__ADS_1
"Aku akan tetap meminta restu kepada mereka, Rissa kau harus yakin kita mereka akan tetap memberikan kita restu, ya restu, kita akan tetap menikah dengan restu dari mereka."
Ya kali ini dengan yakin Edward mengatakan hal tersebut kepada Clarissa