
dorr...
dorr....
dorr...
tiga peluru melesat kearah zoya yang berlari tanpa peduli dengan keadaan di belakang
"zoya berhenti!! jika kau tidak berhenti aku tidak akan sungkan untuk membunuh mu!!" teriak lance dari belakang
zoya tak peduli dengan teriakan lance di belakangnya, dia terus berlari
"zoya kuingat kan sekali lagi, jika kau tidak berhenti aku akan benar-benar membunuhmu!!" teriak lance lagi
zoya tetap tidak peduli dengan teriakan lance
'bodoh sekali, memangnya jika aku berhenti kau juga tidak akan membunuhku?' batin zoya sambil terus berlari
"ahh... sial!! peluru ku tinggal satu, harus baik-baik di pergunakan! " gumam zoya yang memeriksa pistolnya sambil terus berlari
tak di sangka, zoya malah bertemu jalan buntu, kini di depannya adalah sungai dengan arus yang cukup sangat deras, siapapun yang jatuh kesana bisa mati terbawa arus
'tidak! aku masih belum ingin mati, aku belum puas membalas dendam keluarga ku' batin zoya yang melihat kearah arus sungai itu
"heh, sepandai tupai melompat juga akan terjatuh pada akhirnya, meski kau adalah yang terkuat diantara kami tetap saja kau hanya manusia, ikut kami secara patuh jangan menyia-nyiakan tenagamu" kata lance sambil menodongkan pistol kearah zoya
"hmph.. mimpi!! lance kau terlalu bodoh! sangat bodoh! untuk apa masih berpura-pura, kau tau dia yang membunuh semua keluargamu sembilan tahun yang lalu, kau tau semua kejadian itu, lance jangan bodoh dengan terus berdiri di sampingnya aku berkhianat juga bukan karena tanpa sebab. aku tau semuanya dia yang telah membunuh semua keluarga ku enam tahun yang lalu, dia membantai seluruh keluarga besarku hanya karna satu kesalahan! lance buka matamu lebar-lebar, dia adalah orang yang telah mem.... "
"diam!! ikut kami secara baik-baik, jika tidak aku terpaksa harus membunuhmu!" teriak lance pada zoya yang sambil menodongkan pistol juga kearah nya
"heh!! bahkan saat kebenaran didepan matamu kau juga tak ingin melihatnya? lance entah kau terlalu bodoh atau memang.... "
dorr...
__ADS_1
peluru bersarang di dada bagian kanan zoya, darah segar mengalir dengan deras. zoya sangat terkejut tidak di sangka ternyata sahabatnya yang selalu ada untuk nya itu benar-benar tega membunuhnya saat itu juga
"kenapa.... kenapa lance? aku berharap suatu hari kau tidak menyesal dengan keputusanmu saat ini" kata zoya
zoya tak mampu menahan diri lagi, darah sudah sangat banyak yang keluar, dia kehilangan kesadarannya hingga terjatuh ke sungai. zoya hanyut terbawa arus
wajah lance yang sebelumnya sangar kini berubah, zoya adalah sahabatnya selama ini dan sekaligus orang yang dia cintai, kini dia sudah membunuhnya menggunakan tangannya sendiri, tatapannya penuh dengan penyesalan namun segera dia rubah kembali
"kembali" ajak lance pada para bawahan yang mengikutinya dari belakang
"baik" mereka kemudian mengikuti lance kembali ke markas utama
'tidak zoya! kau harus bertahan, aku ingin kau hidup, tapi aku juga ingin kau terlepas dari dunia gelap yang penuh dengan noda darah ini, aku ingin kau bisa hidup normal, maaf zoya aku tidak bermaksud melukai mu, aku hanya ingin kau pergi jauh, pergilah zoya, aku berharap kau bisa hidup dengan tenang, jangan mati!! kau harus membalas dendam mu ini!' batin lance sambil terus berjalan kembali ke markas
zoya adalah gadis yang baru berumur 16 tahun, sepuluh tahun yang lalu, keluarganya di bantai dalam satu malam hanya tersisa dirinya dan adik sepupunya, tetapi mereka di temukan. mereka melarikan diri namun adik sepupunya itu tertangkap dan dibunuh tepat didepan matanya.
zoya merasa sangat ketakutan, terus berteriak meminta tolong, hingga seseorang datang membawanya pergi. dia adalah gino, orang yang menjadi dalang kematian seluruh keluarganya. zoya di asuh oleh gino selama 6 tahun, zoya di latih menjadi boneka tempur berdarah dingin yang hanya tau membunuh. beberapa ingatannya di kunci oleh gino agar zoya setia padanya, namun 3 bulan yang lalu zoya menemukan rekaman CCTV dalam gudang rahasia yang tak sengaja dia temukan, CCTV itu mengungkapkan kejadian 6 tahun silam, dari semenjak saat itu ingatan zoya bangkit, zoya menyadari jika dirinya sudah di jadikan boneka oleh gino, keluarganya di bantai habis, dan dirinya di suruh untuk setia padanya, heh, lucu sekali.
zoya kemudian merencanakan balas dendam pada gino, dia memulainya dari ayah gino yang sedang berbaring di rumah sakit, zoya memotong tangan dan kaki kemudian menyuntikkan racun pada ayah gino, setelah itu zoya juga beralih pada istri dan anak gino, zoya membunuhnya dengan cara menculik mereka dan menenggelamkannya dalam bak yang berisi air panas. kemudian zoya juga membunuh saudara kembar gino, yaitu gisyel dengan menggorok lehernya sampai putus.
gino yang merasa sangat marah pada zoya pun mengangkat pistol nya pada zoya. sebelum dapat melukai zoya, zoya sudah lebih dulu menembak lengan gino. sempat bertarung dengan para bawahan gino yang berada di sana, namun zoya adalah yang terkuat diantara mereka semua, banyak yang mati, ada juga yang terluka sangat parah, sedangkan zoya hanya mendapat luka kecil di bagian lengannya
tidak dapat menerima semua itu, gino memanggil semua Orang-orang yang berada di markas lain termasuk lance. meski zoya adalah yang terkuat, tetapi untuk melawan orang-orang sebanyak itu, zoya membutuhkan tenaga yang besar, kini dia sudah bertarung sebelumnya, dia juga merasa sedikit lelah dan juga dia seorang gadis, bagaimana pun zoya pasti akan kalah dari mereka
itulah mengapa dia memilih untuk melarikan diri untuk saat ini, tak di sangka lance dan beberapa bawahannya malah menemukannya dan menembaknya hingga hanyut terbawa arus sungai
sylvia zoya
lance
__ADS_1
di markas utama
"tuan.. " lapor lance pada gino yang sedang membalut luka di lengannya sambil menahan air mata melihat tubuh saudara kembarnya yang sedang di evakuasi oleh para bawahannya
"ck, di mana dia" tanya gino dengan nada tak sabaran
"tuan, zoya tertembak oleh ku dan jatuh ke sungai, hingga terbawa arus.... "
plakk.....
"aaaarrgghh...... cari dia sampai ketemu!! jika dia mati aku mau jasadnya, jika dia hidup bawa orangnya!!" teriak gino setelah menampar lance
"baik tuan" kata lance yang kemudian mengajak para bawahannya untuk pergi mencari zoya
"aarrrggh....... zoya.. zoya.. zoya...... !!! dimana pun kau aku pasti akan terus mencari mu, aaarrrggghhh......." teriak gino menggila
'zoya kumohon... pergi.. pergilah sejauh mungkin, jangan pernah kembali setidaknya untuk saat ini' batin lance yang sudah keluar dari markas itu.
2 bulan kemudian......
zoya perlahan membuka matanya yang terasa sangat berat, zoya melihat ke sekelilingnya semua berwarna putih kecuali baju yang di kenakan nya berwarna biru.
"di... aku di mana... " gumam zoya dengan suara nya yang masih sangat lemah
"sshh.. siapa yang membawaku kemari.. " gumamnya sambil memegang dada kanannya yang terluka
ceklek....
suara pintu ruangan itu terbuka, terlihat wajah manis seorang suster masuk dengan membawa beberapa obat di tangannya
🌹🌹🌹🌹🌹
haii☺☺
__ADS_1
salam sayang dari author🙏🙏🙏☺☺
jangan lupa like dan komen ya☺🙏🙏☺☺☺