Santri Mafia

Santri Mafia
terkurung


__ADS_3

perlahan zoya membuka matanya. cahaya yang masuk kematanya begitu menusuk, di mana dia sekarang? mengapa rasanya dirinya sedang di kelilingi lampu? apa yang terjadi? seluruh tubuh terasa pegal dengan tangan yang juga seakan mati rasa. tunggu! sepertinya kakinya juga tidak menyentuh tanah!.


Zoya perlahan mengerjapkan kembali matanya menyesuaikan cahaya yang masuk ke matanya. Zoya melihat tubuh kekar tanpa baju yang sedang membelakangi nya. sepertinya Zoya menyadari sesuatu, dia sedang di ikat bergelantung dan orang didepannya itu.. adalah Gino! ahh sial!! sepertinya saat ini situasi sedang tidak berbaik hati pada Zoya!.


perlahan Zoya menarik tubuh nya keatas. dia berharap Gino tidak berbalik saat dirinya sedang berusaha melepas tali yang mengikat tangannya menggunakan kakinya. tapi sepertinya Zoya memang sedang sial, Gino malah berbalik dengan cambuk yang melekat di tangannya, Zoya terkejut melihat cambuk di tangan Gino. itu adalah cambuk yang di pakai Gino untuk menyiksa ibunya dalam rekaman yang di lihatnya, apa Gino ingin melakukan hal yang sama pada Zoya juga?


"sudah bagun? baguslah!" kata Gino dengan senyum devil yang sulit di artikan


"apa yang ingin kau lakukan!!" tekan Zoya melihat Gino yang mendekatinya


"seperti yang pernah kau lihat dalam rekaman itu.. Adelia mungkin akan sangat bangga melihatmu menggantikan posisinya sekarang!" kata Gino dengan tersenyum manis pada Zoya


"aku menyesal karena baru menyadari jika kau memiliki kelainan mental!!! seharusnya dari awal yang pertama aku bunuh adalah kau!!!" kata Zoya dengan marah pada Gino


"haih.. benar sekali! aku menyesal karena kau seharusnya membunuh ku lebih awal!! tapi sekarang itu hanya sebatas hayalan!!" kata Gino yang mulai mengayun kan cambuk nya pada Zoya


ctaazz...


satu cambukan Zoya terima di tubuhnya. perih di sertai panas Zoya rasakan, tapi sama sekali tidak membuat Zoya berteriak atau meringis. justru sebaliknya, Zoya hanya menampakkan wajah datar yang penuh amarah pada pria gila di depannya.


"aku berfikir mengapa kau tak menikah padahal usiamu lebih tua dari ibuku.. ternyata aku baru sadar. siapa yang menginginkan orang gila sepertimu!!" kata Zoya mengejek dengan senyum miring nya.


ctaazz..

__ADS_1


satu cambukan lagi Zoya Terima. meski sangat sakit dan perih tapi tidak membuat Zoya mengubah ekspresi nya sama sekali. Gino menatap Zoya dengan mata marahnya, bukan marah karena Zoya mengejeknya. Gino marah karena kata-kata Zoya sangat mirip dengan ibunya ketika Gino juga menyiksanya saat itu.


ctaazz... ctaazz...


dua kali Gino mencambuk Zoya dengan keras dan brutal. setelah itu Gino melempar cambuk nya dan mendekati Zoya yang masih menatapnya tanpa sedikitpun rasa takut. kemudian Gino pergi tanpa sepatah kata lagi, jika terus melihat Zoya yang bergelantungan menatapnya tanpa rasa takut itu mungkin sebentar lagi dia akan menerkam nya.


kepergian Gino adalah kesempatan emas untuk Zoya. Zoya menarik kaki nya keatas untuk berusaha memutuskan tali yang mengikat tangannya, setengah jam Zoya berusaha hingga akhirnya dia berhasil melepaskan tali yang melilit begitu lama di tangannya.


brukk..


Zoya ambruk jatuh ke lantai. pinggang nya hampir patah karena menimpa benda keras yang entah untuk apa Gino menaruhnya di sana. Zoya berusaha bangun meski dengan sedikit pincang karena kakinya yang juga mati rasa, baru Zoya menyadari jika dia tidak lagi menggunakan hijab. lengan bajunya koyak hingga menampakkan kulit putihnya, selain itu bajunya juga tekoyak di bagian dada hingga menampakkan dada indahnya, beruntung hanya terkoyak bagian atas jika sampai sedikit kebawah mungkin bagian dada lainnya akan terlihat.


"brengsekk!!! apa si gila itu hampir membuka seluruh pakaian ku? anj*** gila itu memang harus di bunu*!!!" umpat Zoya melihat dirinya acak acakan saat ini.


dughh.. suara kakinya hampir terdengar keras karena melompat dari atas, tapi beruntung tak ada yang mendengarnya. Rafendra dan Alfaeza terkejut melihat Zoya yang juga acak-acakan penuh luka tanpa hijabnya, Alfaeza mengalihkan pandangannya dari Zoya.


"zho? ngapain kamu kesini!!" bisik Rafendra namun terdenar jelas di telinga Zoya dan Alfaeza


"ngapain? lalu kalian ngapain disini? kospley jadi kelelawar?" tanya balik Zoya dengan nada mengejek


"pergi!!! kamu lebih baik kabur dari sini!!" usir Rafendra masih dengan suara berbisik nya


Zoya tidak memperdulikan nya dan mendekati mereka, Alfaeza dan Rafendra cukup tinggi apalagi sekarang keadaan mereka sedang di gantung. tinggi badan Zoya tidak akan bisa mencapai ikatan mereka meski Zoya juga termasuk tinggi.

__ADS_1


"lepaskan dia dulu, dia lebih lama diikat di banding dengan ku" kata Rafendra menunjukkan Alfaeza menggunakan matanya


"Ndra.. kamu dulu aja.. n.. nanti biar kamu yang bukain... "


"jangan banyak omong! kita gak punya banyak waktu sekarang!!" gertak Zoya. Zoya mengambil kursi dan berdiri di atasnya untuk membantu melepaskan ikatan tangan Alfaeza. melihat Zoya yang sudah empat inci di depannya Alfaeza segera mengalihkan pandangan dan terus istighfar


"astagfirullah.. astagfirullah.. astagfirullah... ya Allah jauhkan hamba dari setan wanita ini ya Allah.. " do'a Alfaeza tanpa henti. meski Zoya cukup kesal karena do'a Alfaeza, tapi ini bukan waktunya bagi dirinya untuk perhitungan. ketika hampir terlepas, Zoya malah baru ingat jika Alfaeza sedang bergelantungan dan..


brukk..


Alfaeza yang tak sengaja menarik tangan Zoya saat terjatuh membuat mereka kini terjatuh bersama dengan posisi Zoya yang berada di atas tubuh Alfaeza. satu detik.. dua detik.. tiga detik.. hingga di sepersekian detik mereka masih melongo beradu tatap mata, suara jantung Alfaeza yang terdengar jelas di telinga Zoya dan deru nafas Zoya yang terasa menggelitik Alfaeza mereka masih memandang satu sama lain dalam pikiran masing-masing.


"Al.. zho? kalian masih mau berzina sampai kapan?" suara Rafendra membuat Alfaeza sadar dengan keadaannya saat ini.


"astagfirullah... " Alfaeza spontan mendorong tubuh Zoya dan segera berdiri. Alfaeza segera membalik badannya sambil memegang dada yang tanpa pakaian itu. menetralkan detak jantung dan nafasnya yang tak beraturan.


🌹🌹🌹🌹


Hai guys... 👋👋


pa kabar kalian semua🤗🤗


semoga baik-baik aja ya... 🤗😇 hei buat kalian yang suka baca tapi lupa like dan komentar 😠! lain kali kalau mampir jangan sampai lupa untuk tinggalkan like dan komentar ya.. 😠😠 mimin maksa nii.. 😁😁

__ADS_1


awas.. jangan sampai lupa!! 😠😁


__ADS_2