SASRA WURUK

SASRA WURUK
Pertaruhan #1.


__ADS_3

Di kota Pakuwan Pamintihan , telah terlihat Pangeran Dewangga Sena berada dan kali ini ia di temani oleh Brojo Lungguk.


Sengaja memang putra Prabhu Kreshna Yuda ini mengajak bekas begal ini menemani nya dirinya.


Namun satu hal yang tidak disadari oleh Pangeran Dewangga Sena, Pakuwan Pamintihan geger dengan kehadiran orang yang telah menggegerkan kerajaan Medang Kemulan. Sudah lama nama nya ini menggetarkan para punggawa kerajaan Medang termasuk pula Pakuwan Pamintihan.


Hal ini di sampaikan langsung oleh Sang Akuwu. Manik Rangga.


Karena pemimpin dari Pakuwan Pamintihan itu sangat heran dengan kedekatan dari keduanya.


Pada satu kesempatan ketika Pangeran Dewangga Sena di terima secara pribadi oleh Akuwu Manik Rangga, hal ini kemudian di tanyakan.


" Anakku ,.nakmas pangeran,.pamanda tidak habis pikir dengan sikap mu kali ini,." seru Akuwu Manik Rangga.


" Memang nya ada yg salah pada diriku pamanda Akuwu,..apakah gerangan,..?" tanya Pangeran Dewangga Sena tidak mengerti


Karena menurut sepengetahuan nya ia tidak berbuat apa-apa yg dapat merugikan dirinya masih cita cita nya. Akan tetapi kali ini nada pembicaraan adik ibunda nya ini terasa aneh dan lain.


Sedangkan penguasa Pakuwan Pamintihan ini menatap dirinya tidak berkedip,..seakan Akuwu Manik Rangga memastikan bahwa sang keponakan memang tidak mengetahui nya. Setelah dirasa nya bahwa putra Prabhu Kreshna Yuda ini memang tidak mengert dengan maksudnya barulah Akuwu Manik Rangga berkata.


" Nakmas pangeran,.apakah dirimu tidak tahu dengan siapa engkau datang,..?" tanya nya pada sang keponakan.


" Maksud pamanda ,..Brojo Lungguk,.!" seru Pangeran Dewangga Sena agak terkejut.


Karena sedari tadi ia memang belum tahu ke arah mana pembicaraan pamannya ini.


Akuwu Manik Rangga mengangguk kan kepalanya.Baru kemudian Pangeran Dewangga Sena segera menjelaskan bahwa dirinya sudah cukup mengenal dengan bekas begal itu. Ia lah orang yang paling di cari di tlatah kerajaan Medang Kemulan ini sejak dari Ramanda nya , Prabhu Kreshna Yuda berkuasa hingga sekarang ini.


Dengan nada bicara yg lembut Pangeran Dewangga Sena kemudian menceritakan sedikit kisah dari Begal nomor satu di Medang Kemulan ini hingga dirinya mau bergabung dengan nya.


Sedang Akuwu Manik Rangga mendengarkan setiap kata kata yg diucapkan oleh keponakan nya ini.


" Baiklah , jika memang dirimu, dan kakang Watu Giring serta Paman Patih Spuh Gada meyakini nya , bahwa si Brojo Lungguk ini memang sudah dapat di percaya, Paman tidak merasa curiga lagi,.." ungkap Akuwu Manik Rangga.


Ucapan nya ini di balssi dengan senyuman oleh Pangeran Dewangga Sena. Kemudian ia langsung mengutarakan niatnya datang ke Pakuwan Pamintihan itu tiada lain ingin meminta bantuan kepada sang Paman.


Menurut beberapa orang yang berada di Cempogo sudah tiba saat nya untuk menggulingkan kekuasaan dari Prabhu Watu Menak Koncar itu.


Karena saat ini kedudukan Prabhu Watu Menak Koncar tengah rapuh, setiap pasukan yang di kirimkan nya untuk menaklukan Pakuwan yg ada di Kerajaan Medang Kemulan ini, ke semuanya pulang dengan tangan hampa. Termasuk yg terjadi d Pakuwan Sindur.


Oleh Akuwu Manik Rangga , permintaan dari sang keponakan di setuju nya dengan satu syarat.


" Syarat,....!????" seru Pangeran Dewangga Sena kaget.


Ia tidak menyangka sang Paman meminta persyaratan kepada nya guna melepaskan para prajurit nya yg akan membantu menyerang Kotaraja Medang Kemulan itu.


" Ahh,.. diriku tidak menyangka pamanda Akuwu masih hitung hitungan denganku,..,!" ucap pangeran Dewangga Sena dengan nada lirih.


Ia menundukkan kepalanya, seakan orang yang ada di hadapan nya ini adalah orang lain.


Akuwu Manik Rangga yg melihat perubahan pada diri sang keponakan langsung menyatakan ,..


" Nakmas pangeran ,..sungguh syarat yang akan Paman ajukan ini tidak sulit , bahkan terlalu mudah,..!" katanya.


" Apakah syarat nya itu Pamanda Akuwu,..,?" tanya Pangeran Dewangga Sena yg tampak kurang bersemangat.


" Cukup mudah,.. nakmas pangeran,.dirimu harus menikahi Maheswari,..!" jawab Akuwu Manik Rangga.


" Apaaaa,..!" seru Pangeran Dewangga Sena.


Ia tampak kaget dengan apa yang telah di ucapkan oleh pamannya ini, sungguh ia tidak menyangka bahwa syarat yang d ajukan adalah menikahi saudara sepupunya, Putri Dewandhani Maheswari, yg merupakan putri Akuwu Manik Rangga , pamannya ini.

__ADS_1


" Benar,..apakah dirimu akan menolaknya , Nakmas pangeran,..adakah yang kurang pada diri Maheswari,..?" tanya Akuwu Manik Rangga.


Pangeran Dewangga Sena menggelengkan kepalanya perlahan seraya menyahuti nya,.


" Tidak ada yg kurang pada diri Rayyi Maheswari, akan tetapi,...!" ucap Pangeran Dewangga Sena.


Ia tidak meneruskan kata katanya dan menatap ke arah pamannya itu.


" Tetapi kenapa ,.Nakmas pangeran,..bukankah dirimu belum memiliki seorang istri, jadi salah nya dimana,..?" tanya Akuwu Manik Rangga heran.


Pangeran Dewangga Sena kemudian menjelaskan bahwa dirinya memang belum memiliki seorang istri pun, tetapi perasaan nya telah tertambat pada seorang gadis yang berasal dari desa Lohsari, sedangkan dengan Putri Dewandhani Maheswari ia sudah menganggap nya sebagai saudara sendiri.


Yeahh, perasaan seorang kakak terhadap adiknya sendiri.


Akuwu Manik Rangga tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan yg polos yg keluar dari mulut sang keponakan .


Ia kemudian menjelaskan bahwa setelah kelak Pangeran Dewangga mampu menjadi seorang Raja di Medang Kemulan ini, ia tentu dapat mengambil seorang gadis yang di inginkannya dari mana pun gadis itu berasal.


Akan tetapi ia mengarisbawahi bahwa putri nya, Putri Dewandhani Maheswari harus menjadi seorang permaisuri kelak jika Pangeran Dewangga Sena bertahta di tanah Medang Kemulan ini.


Oleh sebab itulah ia mengajukan syarat agar Pangeran Dewangga Sena dapat menepat janjinya jika kelak ia telah menjadi seorang Raja.


" Sungguh , paman mu ini tidak bwemasksau buruk ataupun jahat terhadap mu , anakmas Pangeran,..ini semua Paman lakukan untuk menjaga kewibawaan Pakuwan Pamintihan ini,. karena pewaris Pakuwan ini adalah Putri Dewandhani Maheswari yg meupakan satu satunya putri Paman,.!" jelas Akuwu Manik.


Sehingga pernikahan yang akan di langsungkan antara Pangeran Dewangga Sena dengan Putri Dewandhani Maheswari membuat dirinya menjadi lebih kuat posisi nya sebab itu artinya, Pangeran Dewangga Sena adalah putra mahkota pula di Pakuwan Pamintihan itu.


Jika kelak ia mampu bertahta di singgasana kerajaan Medang Kemulan itu, maka selanjutnya ia lah yang akan menentukan kepada siapa kelak penguasaan atas Pakuwan Pamintihan ini di serahkan.


Pangeran Dewangga Sena memang mengerti jalan pikiran Paman nya ini akan tetapi hatinya masih belum dapat menepis , bahwa Putri Dewandhani Maheswari adalah adiknya sendiri.


Ahhh, menga diriku harus menikahi adik sendiri, apa tidak ada orang lain,..itulah yang ada di benak pangeran tampan ini.


Tetapi , guna mencapai cita -citanya serta amanat kedua orang tua nya sebelum meninggal dunia, tampak nya Pangeran Dewangga harus menepis perasan nya ini.


Ia memang harus mempertaruhkan antara cinta dan cita cita nya.


Jika dirinya menolak tentu akan sulit mendapatkan pasukan Pakuwan Pamintihan ini, dan yg kedua yg menjadi bahan pertimbangan nya, meski di hatinya masih memendam rasa kepada Kintan Suri, tetapi setidaknya dengan menikahi Putri Dewandhani Maheswari tidak lah merupakan keputusan yang buruk.


Seperti yang telah di katakan oleh Pamanda Akuwu, jika kelak diriku berhasil memenangkan peperangan dengan Watu Menak Koncar, diriku dapat mengambil Kintan Suri sebagai istri,..Hehh,.. apakah dia memiliki perasaan yang sama dengan diriku, atau malah aku bertepuk sebelah tangan, berkata dalam hati Pangeran Dewangga Sena.


" Bagus kalau begitu , Nakmas pangeran, segera kita lakukan pernikahan secepatnya tanpa harus merayakan nya dengan sebuah pesta, yg penting kali ini dirimu telah menjadi warga kehormatan Pamintihan ini,.!" terang Akuwu Manik Rangga.


Dan ucapan dari Paman nya ini di jawab dengan anggukan kepalanya oleh pangeran Dewangga Sena.


Sehingga dalam beberapa hari ke depan ia masih harus tinggal di kota Pakuwan Pamintihan itu.


Oleh Pangeran Dewangga kemudian menyuruh kembali kepada Brojo Lungguk ke Cempogo.


" Brojo Lungguk, kembali lah ke Cempogo,. katakan kepada Paman Panglima Watu Giring dan Eyang Patih Spuh Gada untuk segera bersiap , mungkin tidak sampai satu purnama kita sudah akan menyerang Kotaraja Medang Kemulan,..!" jelas Pangeran Dewangga Sena kepada Brojo Lungguk.


" Sendika Gusti Pangeran,..Aku akan menyampaikan kabar berita yang baik ini ke Cempogo secepstnya,.." jawab Brojo Lungguk.


" Bagus,..jika terjadi sesuatu di Cempogo secepatnya beritahukan kemari , karena kelak wilayah Cempogo akan menjadi landasan kita menyerang Kotaraja Medang Kemulan itu,.!" ucap Pangeran Dewangga Sena lagi.


Ia juga akan memberitahukan kapan waktu nya menyerang Prabhu Watu Menak Koncar itu.


Setelah mendapatkan perintah langsung dari Pangeran Dewangga Sena dengan membawa pesan nya untuk di sampaikan kepada seluruh pengikutnya yang berada di Cempogo, maka berangkatlah Brojo Lungguk meninggalkan Pakuwan Pamintihan ini.


Ia diikuti oleh pandangan mata dari Pangeran Dewangga Sena.Ada perasaan bersalah di hati putra Prabhu Kreshna Yuda ini jika ia teringat dengan sebuah wajah nan ayu dan penuh semangat,..yaitu Kintan Suri.


Hahh,.jika memang berjodoh pasti ia akan menjadi istriku kata Pangeran Dewangga Sena dalam hati.

__ADS_1


Lain hal nya dengan Akuwu Manik Rangga, penguasa Pakuwan Pamintihan ini hatinya sedang senang , di sebabkan rencana nya untuk menikahkan putrinya dengan sang keponakan telah terkabul.


Apa pun itu , ini adalah untuk kebaikan semua pihak, aku tidak mau kelak jika anakmas Pangeran Dewangga Sena kelak berkuasa di Medang Kemulan ini, Pakuwan Pamintihan harus ketar ketir akan nasibnya, jika ia telah menjadi salah seorang yg berkuasa disini tentunya ia tidak akan sembarangan menjatuhkan tangan ke Pakuwan Pamintihan ini, begitulah yg ada di pikiran penguasa Pakuwan Pamintihan itu.


Segera ia mengumpulkan beberapa orang terdekat nya termasuk dengan istri dan anaknya.


Setelah semuanya berkumpul tanpa kehadiran Pangeran Dewangga Sena maka Akuwu Manik Rangga menjelaskan maksud dan tujuannya mengumpulkan mereka di tempat itu.


Semua yg berada di ruangan tersebut mendengarkan dengan baik ini yg di tuturkan oleh pemimpin mereka itu.


Sungguh ,..pada umumnya yang hadir di tempat itu tekejut mendengarkan penjelasan dari Akuwu Manik Rangga ini , tidak kurang permaisuri nya serta putri Dewandhani Maheswari pun ikut pula terkejut.


" Mengapa Kangmas Akuwu tidak mengatakan hal ini sebelumnya kepada kami berdua,..?" tanya istrinya.


Permaisuri nya adalah masih memiliki hubungan kekerabatan yang sangat dekat dengan penguasa kerajaan Kalinggha Pura.


Ia masih merupakan putri dari Gusti Ratu Simhana dari Kerajaan itu.


" Maaf diajeng , bukan maksudku meninggalkan dirimu, ini kulakukan karena anakmas Pangeran Dewangga Sena telah meminta Pamintihan untuk dapat membantu nya dari sisi pasukan guna menyerang Kotaraja Medang Kemulan,.sehingga aku tidak punya pilihan lain selain mengajukan syarat tersebut,..!" terang Akuwu Manik Rangga.


Adalah Putri Dewandhani Maheswari lah yang kemudian menyampaikan perasaan nya.


" Mengapa Ramanda Akuwu tidak menanyakan perasaan ku terlebih dahulu,..apakah memang diriku tidak berhak lagi untuk menyatakan pendapat nya,..?" tanya Putri Dewandhani Maheswari agak keras.


" Apakah memang keputusan Ramanda mu ini salah , Maheswari, jika memang iya apa sebab nya,..?"


Balik Akuwu Manik Rangga yg bertanya kepada putrinya ini.


Putri Dewandhani Maheswari tidak menjawab pertanyaan dari Ramanda nya itu , ia terdiam.


Mengapa memang diriku harus marah, apa sebab nya , bertanya sendiri di dalam hatinya putri Dewandhani Maheswari itu.


Setelah agak lama barulah putri cantik ini berkata,..


" Maheswari merasa malu jika harus menikah dengan kangmas Dewangga Sena,.!" ucap nya lirih.


" Apa sebabnya,..?" tanya Akuwu Manik Rangga agak kurang senang dengan ucapan putrinya itu.


Ia kemudian menanyakan , apa yang menyebabkan dirinya harus malu jika bersanding dengan Pangeran Dewangga Sena , kalau di lihat dari rupa nya, mungkin di seluruh pakuwan Pamintihan ini tidak ada yg mampu menandinginya dalam masalah ketampanan.


Ditambah lagi ia merupakan putra mahkota kerajaan Medang Kemulan, yg sudah sangat jelas bebet dan bobotnya.


" Maaf Ramanda Akuwu,..bukan itu yang Maheswari maksud,.. tetapi karena kangmas Dewangga Sena ini sudah seperti kakak kandung Maheswari sendiri,.. Ramanda,..!" terang Putri Dewandhani Maheswari.


Akuwu Manik Rangga mengatakan kepada Putrinya ini untuk tidak terlalu risih dengan hal itu. Karena memang Pangeran Dewangga Sena bukan kakak kandung nya, melainkan saudara sepupunya dan memang tidak mengapa kalau harus melangsungkan pernikahan dengan nya tidak ada permasalahan nya.


Kemudian Akuwu Manik Rangga menyarankan kepada putrinya ,


" Mulai saat ini, anggap lah Anakmas Pangeran Dewangga Sena itu adalah suami mu, bukan kakak mu,.camkan itu, karena anakmas Pangeran Dewangga Sena pun telah bersedia menerima mu pula sebagai calon istrinya, untuk masalah ini , Ramanda anggap telah selesai,.!" ungkap Akuwu Manik Rangga.


Kemudian Penguasa pakuwan Pamintihan ini menjelaskan kepada yg hadir dalam ruangan itu untuk segera menyiapkan acara pernikahan antara keduanya, Pangeran Dewangga Sena dan Putri Dewandhani Maheswari.


" Kakang Mahamantri, segeralah katakan kepada Resi Wungku dan Wiku Watana, untuk memimpin pernikahan itu,.!" ucap Akuwu Manik Rangga kepada salah seorang pembantunya.


Rakryan Mahamantri Galasan yg di tunjuk untuk mengadakan acara pernikahan putri Akuwu Manik Rangga ini segera menjawab nya.


" Sendika Dawuh , Gusti Akuwu,..!" ucap nya sambil menyembah hormat.


Kemudian kepada Patihnya, Akuwu Manik Rangga berpesan agar pernikahan dari Putri Dewandhani Maheswari dan pangeran Dewangga Sena ini di rahasiakan saja.


" Mengapa harus di rahasiakan, Guati Akuwu,..?" tanya Patih Pakuwan Pamintihan itu heran.

__ADS_1


" Yahh,..ini memang harus di rahasiakan saja terlebih dahulu ,. karena secepatnya Anakmas Pangeran Dewangga akan menyerang Kotaraja Medang Kemulan, jadi jika berita pernikahannya mereka kita sebarluaskan , akan menyebabkan Prabhu Watu Menak Koncar bersiap,..ia tentu meyakini Pamintihan akan membantu anakmas Pangeran Dewangga Sena menyerang nya , karena ia telah menjadi warga kehormatan di Pamintihan ini,..!" terang Akuwu Manik Rangga.


Dan mengertilah para pembantu terdekat dari Akuwu Pakuwan Pamintihan itu.


__ADS_2