
rate 21++++
yang masih bocil harap lewat jangan mampir.
yang sudah menikah monggo di like dan komen jika suka
suwun🙏🙏🙏
...----------------...
Melihat Audrey yang keluar dari ruangan Cleo dengan derai airmata, membuat Aqella menjadi iba, tidak menyangka jika Cleo memiliki sifat se arogan itu bahkan terhadap Audrey yang notabene nya wanita.
"Maaf jika saya lancang, tapi apa hubungan anda dan tuan Cleo, mengapa ia sangat marah melihat anda?" jujur saja Aqella sangat penasaran,begitu juga dengan Robby, karena ia sendiri yang memilih Audrey untuk rencana Aqella, tapi tidak menyangka berakhir seperti ini.
"Aqella!!"suara Cleo menggelegar memanggil nama nya, membuat Aqella langsung bergetar menahan takut, takut akan di perlakukan seperti Audrey.
"iya."ucap Aqella gugup.
"Masuk!" perintah Cleo dengan tegas.
Aqella berjalan menunduk memasuki ruangan Cleo, tidak berani mengangkat wajah nya takut Cleo benar benar akan melempar nya dari atas sini.
"Duduk." perintah Cleo sambil menepuk sofa di samping nya.
Aqella segera duduk di samping Cleo, namum ia memilih duduk di paling ujung, menjaga jarak sejauh mungkin dari Cleo.
"Jadi apa alasan mu membuat kontes konyol itu di sosial media?" tanya Cleo.
"Itu untuk menyembuhkan penyakit aneh mu." jelas Aqella "tapi Robby yang mencarikan wanita nya... aku hanya...."lanjut Aqella terhenti, lidah nya terasa keluh untuk mengatakan yang sebenarnya ke Cleo.
__ADS_1
"Hanya apa?" Cleo mengambil gelas dan berniat ingin minum, karena sekarang tenggorokan nya terasa kering setelah berteriak teriak tadi.
"Jangan minum!!" teriak Aqella dan langsung menepis gelas di tangan Cleo.
prang
Gelas terjatuh ke lantai dan pecah.
"Kenapa?" Cleo sedikit terkejut dengan tindakan Aqella yang barusan.
"Itu ada obat perangsang nya."ucap Aqella lirih.
"Hahahaha." Cleo merasa sangat lucu dengan kelakuan Aqella bahkan Aqella menganggap dirinya pria lemah yang tidak bisa melakukan nya, dan Robby juga apa dia musuh dalam selimut yang menceritakan aib sahabat nya sendiri.
"Aku pikir jika kau meminum nya tadi saat bersama Audrey, kamu bisa melakukan nya karena pengaruh obat itu, tapi sekarang itu tidak lagi perlu, Audrey juga tidak disini." terang Aqella panjang lebar, dan sekarang ia sangat menyesal dengan kelakuan konyol nya.
"Kalo gitu biar aku buktikan." Cleo langsung mengangkat Aqella menggendong nya ala bridestyle dan membawa nya ke kamar yang ada di dalam ruangan nya.
"Apa yang kamu lakuin?" Aqella beringsut mundur perlahan kebelakang, dia sangat takut melihat Cleo yang seperti ini.
"Tentu saja menyembuhkan penyakit ku." ucap Cleo tersenyum mengangkat alis nya satu.
Cleo naik keatas ranjang, merangkak perlahan menghampiri Aqella yang berada di ujung ranjang sana.
"Jangan Cleo... kalo kamu lakuin ini aku bakal benci kamu seumur hidup!!" Aqella menggelengkan kepala nya kuat kuat dan segera turun dari ranjang.
Namun sial nya tangan Cleo jauh lebih cepat dari gerakan nya dan menarik kembali Aqella membuat Aqella terhempas kembali ke ranjang.
Cleo dengan cepat menahan tubuh Aqella dengan tubuhnya, membuat wanita itu berada di bawahnya.
__ADS_1
"Kalo begitu benci aku seumur hidupmu, maka dengan itu kamu akan mengingat ku terus." sekarang suara Cleo terdengar berat, menahan gairah yang sudah memuncak.
Aqella terus menggeleng, bahkan sekarang air mata nya sudah mulai keluar, namun itu tidak menghentikan Cleo, malah membuat Cleo semakin liar.
Cleo memasukan tangan nya ke dalam kaos Aqella, meraba setiap inci tubuh Aqella, bahkan sekarang tangan nya mulai beralih kebelakang, mencoba membuka pengait pakaian dalam Aqella.
"Cleo jangan hiks...hiks...."iba Aqella, ia benar tidak mau melakukan ini, ia tidak ingin kelak suami nya kecewa padanya karena tidak mampu menjaga kesucian nya.
Cleo tidak mengindahkan perkataan Aqella, malah sekarang ia mulai menempelkan bibirnya ke bibir Aqella, namun Aqella menutup rapat rapat mulutnya.
Cleo mengigit bibir mungil Aqella, membuat Aqella terpaksa membuka mulut nya karena merasa sakit.
Cleo ******* bibir Aqella sangat rakus, tidak memberi jeda untuk Aqella bernafas, dan dengan perlahan Cleo mengangkat kaos Aqella ke atas, hingga terlihat jelas dua bukit disana.
Cleo melepaskan ciuman nya, dan beralih memandang dua bukit disana, membuat Cleo menelan saliva nya, tertegun melihat pemandangan yang sangat menggoda mata itu. Bahkan sekarang junior nya pun mulai tegang, berontak meminta segera keluar.
Aqella merasakan ada sesuatu yang keras, yang menekan bagian bawah nya, namun ia tidak peduli dan terus memukul dada bidang Cleo dengan keras "Lepasin gue hiks hiks... Sumpah demi apapun gue bakal benci sama lo Cleo Rodriguez!!" isak Aqella terdengar menyayat hati.
Namun itu tidak membuat Cleo berhenti, malah semakin membuat Cleo tertarik merasakan nya, walaupun ia sendiri tidak begitu yakin apakah nanti junior mendadak of seperti biasa nya.
Cleo menarik tangan Aqella, menahan nya di atas kepala Aqella "Maaf Aqella...." ujar Cleo lirih dan membuka pakaian nya dan pakaian Aqella dengan paksa.
Dan terjadilah tragedi dimana Aqella harus kehilangan kegadisan nya , dan Cleo yang mendapat obat dari penyakit nya dan bisa merasakan indah nya surga dunia untuk pertama kalinya.
Setelah melakukan pelepasan tersebut, Cleo membawa Aqella kedalam dekapan nya memeluk tubuh mungil Aqella "I love you." ucap Cleo mencium kening Aqella.
Dan Cleo sangat bersyukur karena Aqella ia bisa menjadi pria sejati, dan ia tidak akan pernah melepaskan Aqella untuk hal apapun.
"I hate you."balas Aqella, namun ia juga tidak ingin segera meninggalkan Cleo.
__ADS_1
Jika kau tanya Aqella marah pada Cleo, sudah pasti ia sangat marah, namun saat ia melakukan itu bersama Cleo, tubuh nya tidak dapat menolak bahkan ia sangat menikmati nya. entalah mungkin ia sudah gila.