Sekretaris Nakal

Sekretaris Nakal
GUBRAK


__ADS_3

Masih dengan Aqella dan Cleo yang merasakan deg deg ser karena untuk pertama kalinya mereka melakukan penyatuan dengan penuh cinta, tidak seperti yang lalu karena paksaan Cleo.


Bahkan udara malam yang seharusnya dingin kini mulai berubah haluan menjadi panas hingga membuat nya berkeringat dengan deras nya.


Dan dengan gerakan secepat mobil F1, Cleo mengeluarkan laharnya di dalam Aqella, membuat keduanya langsung tidak bertenaga, dan membuat sang pembalap tergeletak lemah di samping tubuh Aqella.


"I LOVE YOU."bisik Cleo di telinga Aqella


"I love you to."balas Aqella memeluk Cleo dengan senyum mengembang di bibir manis Aqella.


Keesokan paginya, Cleo yang masih setengah sadar meraba raba kasur nya dan tidak mendapati Aqella sedang tidur di samping nya, entah kemana istrinya pagi pagi begini menghilang.


"Apa yang kamu lakukan?"tanya Cleo saat mendapati Aqella sedang berada di dapur berkutat dengan sesuatu di atas meja.


"Hanya melakukan tugas sebagai seorang istri."  ujar nya dengan tangan yang masih sibuk memotong bahan bahan masakan yang akan ia buat sarapan nantinya.


Cleo berjalan menghampiri Aqella lalu memeluk Aqella dari belakang "memang nya apa yang mau kamu buat?"tanya Cleo sambil mengesek gesekan sesuatu di belakang Aqella.


Aqella langsung berhenti dari aktivitasnya karena merasakan sesuatu yang aneh di belakangnya, dengan perlahan ia memutar tubuh nya dan melihat ke wajah Cleo, namun tidak ada yang aneh dan perlahan turun hingga berhenti di bagian bawah Cleo yang terbang bebas tanpa sehelai benang pun.

__ADS_1


"Pake celana mu!!" teriak Aqella mendorong tubuh Cleo hingga pria itu membentur dinding yang ada di belakang nya.


"Auww... emang nya kenapa sih yang ngeliatin kan cuma kamu." bahkan sekarang ia dengan santai nya berjalan ke  arah kulkas.


Ya Tuhan... ada apa dengan pria ini. gerutu Aqella dalam hati sambil memegangi kepala nya.


Setelah selesai membuat sarapan Aqella menata masakan nya di atas meja dan menghampiri Cleo di ruang kerja nya, entah apa yang di lakukan suaminya bahkan saat hari libur pernikahan nya pun ia masih sibuk dengan segala urusan kantornya.


"Sayang..."panggil Aqella.


"Ya..." sahut Cleo tanpa menoleh sedikitpun kearah Aqella dan tetap fokus dengan layar lebar yang ada di meja nya.


Aqella benar benar di buat garuk garuk kepala dengan kelakuan Cleo, padahal ia tadi sudah menyuruhnya untuk memakai celana tapi lihatlah pria ini malah masih betah dengan bertelanjang seperti itu  bahkan ia dengan santai nya membiarkan tirai di ruangan nya terbuka lebar, apa tidak takut jika ada yang melihat nya dari luar.


Aqella berjalan menghampiri  Cleo dan berdiri tepat di samping Cleo, membungkukkan tubuh nya melihat kelayar yang ada di depan Cleo, dan sungguh mengejutkan sebuah karakter dari game adalah wajah dirinya  dan malah terlihat sangat cantik dari asli nya.


"Apa kamu suka? aku membuat ini khusus untuk mu." menarik Aqella dalam pangkuan nya.


"Apa betul itu aku?"tunjuk nya pada diri sendiri, karena ia tidak begitu yakin dengan apa yang di lihat.

__ADS_1


"Tentu saja, ini akan menjadi salah satu karakter di game yang akan aku kembangan nanti."namun tangan nya malah berhenti  menari di keyboard dan sekarang beralih menyelusup kedalam kaos Aqella.


Aqella yang merasa ada sesuatu sedang bermain main di dadanya dengan cepat menahan tangan Cleo "apa yang kamu lakukan heh?" menatap Cleo tajam.


"Tentu saja sarapan." seringai Cleo dan segera berdiri sambil membopong tubuh Aqella membawanya ke sofa dan memulai sarapan pagi nya dengan keringat membasahi tubuh mereka masing masing.


Masih dengan santai nya menikmati sarapan yang terlewat jam nya atau bisa di sebut dengan makan siang, Aqella dan Cleo benar tidak peduli dengan suara ketukan pintu yang memekan telinga itu bahkan mereka masih asik saling suap suapan sebagai ungkapan rasa cinta masing masing.


"Aaaa." Cleo menyodorkan sendok yang sudah di isi dengan nasi ke mulut Aqella.


"Mmm... makasih sayang." ujar Aqella tersenyum semanis mungkin.


Sedangkan diluar Robby sudah merasakan pegal pegal di kakinya karena terlalu lama berdiri tapi tetap saja tidak ada yang membukakan pintu nya, apa perlu ia mendobrak pintu di depan nya agar ia dapat masuk, benar benar deh pengantin baru gak inget jam kalo lagi tempur.


"Woii Cleo buka!!!" teriak Robby gusar sambil meremas rambutnya sendiri.


Robby bersiap siap mengambil ancang ancang untuk menendang pintu Apartemen Cleo, sudahlah ia juga tidak peduli dengan tata krama lagi, kalo pun nanti di amuk Cleo ia hanya tinggal tutup telinga dan pergi kabur, karena yang terpenting saat ini adalah rapat yang sudah ia janjikan beberapa bulan lalu dengan klien.


Dengan kekuatan penuh dan hitungan mundur dalam tiga...dua...satu dan

__ADS_1


Gubraakkkk


Pintu terbuka sempurna dengan di barengi seseorang tersungkur di lantai.


__ADS_2