Sekretaris Nakal

Sekretaris Nakal
bab 75


__ADS_3

Sesuai dengan permintaan Aqella, Cleo memboyong anak dan istrinya ke rumah yang sudah ia siapkan saat awal pernikahan mereka, hanya saja karena beberapa kendala, rumah tersebut baru bisa di tempati saat Aqella sudah tidak disisinya.



Clay berlari mengitari rumah, bahkan dia merasa sangat gembira mendapati kolam renang yang begitu luas, setidaknya ia akan sering bermain air.


Begitu juga dengan Aqella, ia takjub dengan dekor yang ada, semuanya terlihat sangat mewah, lantainya yang terbuat dari marmer, dengan lampu gantung yang besar di tengah ruangan, ini seperti berada dalam istana.



"Ini rumah siapa?" tanya Aqella. Namun netranya masih fokus menatap seluruh ruangan.


"Rumah kita, apa kamu suka?" jawab Cleo yang kini berdiri di belakang Aqella sambil melingkarkan tanganya di pinggang istrinya.


"Apa tidak terlalu besar untuk kita bertiga?" tanyanya lagi.


"Dasar bodoh... memangnya kamu tidak ingin memberikan Clay adik?!"


Ah benar juga apa yang dikatakan Cleo, tidak mungkin juga membiarkan Clay seorang diri, anak itu akan kesepian "berapa anak lagi yang kamu mau?" Aqella bertanya balik, sambil mengubah posisinya menghadap Cleo.


Berpikir sejenak, Cleo mengadah keatas, dan detik berikutnya dia berseru dengan sedikit keras "sepuluh, aku ingin sepuluh lagi,"


"Memangnya kamu pikir, membuat anak itu mudah!"


"Tentu saja, aku bahkan bisa melakukannya sekarang."ujar Cleo.

__ADS_1


Membopong tubuh istrinya layaknya bridestyle, Aqella melingkarkan lengan di leher suaminya "kita akan mengucapkan selamat datang pada rumah ini," tambah Cleo lagi, sambil berjalan menuju kamar.


Clay, matanya begitu berbinar saat mendapati dua motor terparkir di garasi, dengan warna hitam dan perak, dan ini sungguh keren, ia tidak pernah sekalipun menaiki kendaraan ini.




Vyrus membuat superbike futuristik berwajah seram mirip alien. Ia dibangun di atas kerangka magnesium yang menampung mesin 1.285 cc, L-Twin berasal dari Ducati Panigale. Meski belum mengumumkan harga resmi, kuda besi berjuluk Alyen itu ditaksir $ 90.000 atau setara Rp 1,4 miliar (kurs $1 \=.Rp 16,063).


Desain Alyen 988 seperti kendaraan yang berasal dari luar angkasa, atau terlihat lazim di dalam film fiksi ilmiah. Secara keseluruhan, tampangnya menyiratkan kuda besi masa depan. Karakteristik di badannya banyak dengan garis tegas dan sudut-sudut tajam. Ditambah serangkaian panel berserat karbon di sekujur tubuhnya. Menurut para desainer, ini adalah mahakarya dalam membangun sepeda motor.


Hampir seluruh bagian detail dikerjakan oleh para desainer pabrikan yang berbasis di Coriano, Italia. Hanya bagian jantung mekanisnya saja mengambil dari Ducati Panigale versi lama. Dapur pacu dari konfigurasi mesin L-Twin dapat menghasilkan tenaga 205 Hp di 10.500 rpm. Dikawinkan dengan gearbox 6-kecepatan.


*Sumber: I motor bike, Rider Drivemagz, Carthrottle.



The Wraith dari Combat Motors adalah salah satu motor paling eksklusif di planet ini. Motor ini menawarkan kecepatan tertinggi yang diklaim lebih dari 250 kpj dari tenaga 145 bhp dan torsi 160lb-ft. Mesin ini diselundupkan ke rangka yang terbuat dari aluminium.


Copyright @ 2021 detikcom, All right reserved.


"Wow, ini keren... aku mau yang hitam." seru Clay sambil menaiki motor Alyen 988.


tangannya kecil menjulur kedepan, berusaha menggapai stang motor yang jauh dari jangkauan nya, karena terhalang tangki bahan bakar.

__ADS_1


"Ah ini tidak keren." gerutu Clay, kembali turun, karena merasa gagal, bergaya pada motor yang sudah memincut hatinya.


"Liat saja, aku akan kembali bersama Daddy, dan kamu akan membawa ku berkeliling!" dengus Clay.


Clay kembali melangkahkan kakinya meninggalkan garasi, dengan bibirnya yang di sengaja dimanyunkan, ia menghentakkan kakinya dengan keras di lantai, mengeluarkan semua rasa jengkel.


Ranjang dengan ukuran king size itu, kini kembali bergoyang, mengikuti irama yang di mainkan Cleo di atas tubuh Aqella, dan tinggal sedikit lagi, Cleo memasukan juniornya, suara ketukan pintu menghentikan aktifitas mereka.


"Daddy! apa kamu di dalam?!" teriak Clay di depan kamar, ia tidak berhentinya terus menggedor gedor pintu.


Menjulurkan kepalanya di balik pintu, Cleo melihat Clay kini menatap ke arahnya dengan penuh kekesalan.


Ada apa dengan putranya itu, apa dia melakukan kesalahan, di rasa tidak.


"Kenapa sayang?" tanya Cleo lembut, tapi dia tetap pada posisinya yang berdiri di balik pintu, menutupi tubuhnya yang tanpa sehelai benang pun.


"Aku ingin naik motor yang di bawah!" tuntut Clay, dengan bersedekap dada, mengerutkan alisnya, melihat Cleo dengan sangat tajam.


"Motor yang mana sayang?" tanya Cleo lembut.


"Motor yang warna hitam di garasi,"


Motor hitam yang di maksud Clay, mungkinkah Betty, kesayangan Robby, dan ternyata putranya kini sudah menemukan nya lebih dulu "kamu tunggu di sana, dan Daddy akan menyusul." perintah Cleo dan dengan cepat menutup pintu kembali.


"Clay memintaku untuk menemaninya bertemu Betty..." ujar Cleo, segera memakai pakaian yang ia lemparkan ke kursi kembali.

__ADS_1


"Eh Betty...." gumam Aqella.


__ADS_2