
Memiliki seseorang yang sangat kamu rindukan lantaran tidak berada di sisimu menjadi satu di antara hal yang menyedihkan. Terlebih lagi jika seseorang itu merupakan sosok yang kamu cintai.
Merindukan seseorang terkasih dapat membuat hidup yang dijalani menjadi hampa dan terasa sepi. Namun, memiliki perasaan rindu merupakan hal wajar dan sangat manusiawi.
Terkadang memang sulit untuk mengungkapkan kerinduan kita, akan tetapi jangan memendamnya. Coba ungkapkan, walau hanya melalui pesan di media sosial.
"Gimana mau ungkapin, setiap ketemu dia selalu lupa minta nomor handphone nya." gumam Askar.
"Askar, cepat kau susun bawang merah itu ke meja. Handphone terus kau main kan dari tadi."
"Sudah loh, kak. Cerewet sekali kakak ku yang gendut ini." cibirnya Askar karena ia sedang asyik bermain game.
"Gitulah kau kalau dibilangi, gimana lah jodoh mu nanti ngerasain sifat mu yang bandal ini."
"CK, iya-iya."
Askar sedang tidak ingin berdebat karena sudah beberapa hari ini ia tidak berkunjung ke kediaman pujaan hatinya membuat ia lesu, lunglai, letih, lemas dan entah kata apalagi yang bisa menggambarkan dirinya saat ini.
Bukan karena tak ingin, tetapi ia harus ke Ibukota Sumatera Utara untuk belanja bahan kebab sekalian menemani kakak nya untuk berobat disana.
"Berapa bawang merahnya, bang?"
Askar menoleh ke sumber suara yang tak asing di dengarnya. Suara yang sangat dirindukan.
Deg!
Selalu saja jantungnya berdebar hanya karena berada di dekat pujaan hati nya. Adzilla tengah memilih bawang merah di tempat dagangan Hana, kakak Askar.
"Ba-bawang merah tiga belas ribu kak."
"Loh, bang Askar kerja disini juga?"
Seperti robot yang hanya bisa mengangguk tanpa bersuara. Kerinduan yang memenuhi relung hati membuat rasa ingin memiliki.
"Maaf ya kak, aku enggak bisa datang beberapa hari ini. Aku belanja stok ke Medan." Bak seorang pacar yang memberi kabar kepada pasangan nya.
"Iya, tapi Sania cari Abang terus."
Tanpa disadari, Adzilla berbicara sudah tak seketus biasanya. Dan Askar senang akan hal itu.
"Kalau gitu, berapa nomor kakak? biar enak aku telepon Sania kalau jauh." Bisa dibilang sambil menyelam minum air. Kesempatan yang Askar tunggu.
Tanpa curiga Adzilla memberikan nomor ponsel miliknya. Karena ia tahu, Sania sangat merindukan Askar.
"Semua nya lima puluh enam ribu, kak." ucap Askar setelah menghitung belanjaan Adzilla.
__ADS_1
Adzilla menyerahkan uang enam puluh ribu dan Askar pun mengembalikan uang Adzilla sebesar empat ribu rupiah.
"Mau aku antar?" tawar Askar.
Adzilla tampak ragu namun sedetik kemudian mengangguk dan itu berhasil membuat senyum Askar mengembang.
"Sebentar." gegas Askar mencuci tangan dan wajah kemudian ia mengambil jaket dan kunci motor.
Sebelum pergi, Askar sudah pamit pada Hana. Untuk pertama kalinya mereka jalan berdua tanpa Satria dan Sania.
"Sini aku bawain." Askar mengambil alih kantung plastik dari tangan Adzilla.
"Eh, jangan bang."
"Enggak apa kak. Ayo, motor ku ada di parkiran depan." spontan tangan kanan Askar memegang pergelangan tangan Adzilla yang berbalut gamis panjang.
"Becek, Zilla."
"Jangan gini, As."
Askar tersadar langsung meminta maaf. Sungguh ia tak ada maksud tertentu selain mengarahkan Adzilla ke sisi jalan yang tak becek.
Cinta merupakan suatu perasaan yang dapat dimiliki serta dirasakan oleh siapa saja. Cinta dapat membuat seseorang merasa bahagia namun juga kecewa.
"Adzilla."
"Ya." jawab Adzilla yang duduk di belakang Askar di atas sepeda motor.
"Maju lagi."
"Ta-tapi."
"Kau terlalu di ujung duduk nya."
Adzilla pun maju mendekat. Andai Askar tahu, sedari tadi ia sudah deg-degan berada di dekat Askar.
Tentu ia tahu debaran jantung yang lain seperti ini ketika berdekatan dengan Askar adalah tanda-tanda jatuh cinta. Tetapi ia tak ingin itu.
Siapa yang tak jatuh cinta dengan pria baik dan perhatian seperti Askar. Apalagi pria itu sudah dekat dengan kedua anaknya.
Secara tidak langsung, kedua anaknya telah jatuh hati lebih dahulu kepada Askar. Tetapi ia cukup sadar diri, siapalah dirinya. Tidak mungkin ia bisa bersanding dengan pria lajang dan mapan seperti Askar. Di tambah rasa takut untuk memulai hubungan baru juga masih menyelimuti seluruh hatinya.
Cinta tak harus memiliki bisa bikin kamu makin tegar. Sering kali pasangan yang ingin memadu kasih tak bisa terlaksana karena suatu hal.
Cinta tak harus memiliki memang terdengar sangat pedih. Bahkan jika dituangkan dalam sebuah lagu akan sangat menyayat hati.
__ADS_1
Cinta memang harus diperjuangkan. Namun, ketika dia tidak bisa membalas dan menerima, kita harus terima dengan lapang dada.
"Nanti kalau kita nikah, kakak pegangan ya ke perut aku."
"Siapa yang mau nikah sama kau, bang?"
"Kakak lah."
Adzilla hanya mendengus sebal karena Askar selalu saja seperti itu.
"Cari cewek lain saja, apa nggak malu suka sama janda beranak dua?"
"Enggak, kakak yang terbaik."
Ada rasa senang di hati Adzilla karena selama ini ia tak pernah di puji oleh orang lain. Semasa pernikahan nya dahulu, setiap hal yang ia kerjakan seperti sebuah kewajiban padahal jika saja Bari tahu hakikat pernikahan tentu tidak akan seperti ini jadinya.
"Kalau aku terbaik nggak mungkin pisah sama mantan suami ku."
"Bukan kau yang nggak terbaik, tetapi dia yang nggak pernah bersyukur atas apa yang dimiliki. Lihat, sampai sekarang aku nggak pernah ngunjungi anak-anak nya kan?"
Adzilla terdiam tak bisa berkata-kata. semua yang di katakan Askar benar adanya.
Meski semua orang tidak menginginkannya, namun kadang-kadang perceraian tak dapat dihindari karena masalah yang tak terselesaikan dalam pernikahan.
Saat mengucapkan janji suci untuk hidup bersama dalam pernikahan, semua pasangan tentu memiliki keinginan yang sama. Pernikahan yang bahagia dan selamanya. Faktanya, konflik rumah tangga yang mampir dan mengganggu hubungan antara suami dan istri sering kali muncul. Bahkan, tidak jarang harus berhadapan dengan kondisi sulit. Harus memilih untuk bercerai atau bertahan?
Pertanyaan bercerai atau bertahan itu selalu muncul selama 7 tahun pernikahan nya, tetapi kini tidak lagi. Dan ia bersyukur kalimat talak terucap dengan lantang dari mulut Bari.
Bulan depan saatnya ketuk palu dan itu berarti ia akan bebas dari Bari dan mantan mertuanya.
❤️
TBC
Hai, sore kesayangan 😘😘
Mulai hari ini judulnya gantiya.
Dari : SETITIK CAHAYA (JANDA KESAYANGAN BERONDONG NARSIS) menjadi
SETITIK CAHAYA (JANDA KESAYANGAN BERONDONG TAMPAN)
TERIMAKASIH DUKUNGAN NYA.
SEMOGA PUASANYA LANCAR DAN KITA SEHAT SELALU ❤️❤️
__ADS_1