Simpanan Lelaki Tua

Simpanan Lelaki Tua
kasar


__ADS_3

Siang ini om Amir sudah datang menemui ku.


"Mira kamu sudah datang"


"Ia om ucap Mira"


"Bagaimana keadaan ibu mu dan adik-adikmu"


"Kabar baik om"


"Ayo kita masuk ke dalam, ucap om Amir"


Mereka masuk ke dalam rumah selain Hasan, Hasan menatap tajam ke Mira, rasanya tidak ikhlas harus melepas Mira, tapi bagaimana lagi dia tidak mempunyai kuasa untuk melepaskan Mira.


"Mira sekarang aku lepaskan kau sama om Amir, tapi besok kalau aku sudah sukses aku tak akan pernah melepaskanmu"


Mira masuk ke dalam rumah, dan tiba-tiba om Amir, menggenggam tangan Mira dan mengajaknya ke dalam kamar.

__ADS_1


"Om Mira mau diajak kemana om, ini kan masih siang om!!!"


"Tidak apa-apa Mira kita kan sudah 2 hari tidak berhubungan, aku kangen sekali sama kue apem mu Mira, dan om ingin cepat punya anak"


Maklum sekali om Amir tidak sabar sekali untuk merasakan nikmatnya kue apem Mira karna istri pertama om Amir tidak lagi bisa melayani suaminya karna penyakit diabetes, dan om Amir sangat ketagihan kue apem Mira.


"Tapi Mira capek om"


"Mira!!!!!! teriakan om Amir dengan tegas, kamu ada disini karna om mau kamu melayani om, kamu mengerti Mira"


"Ya om Mira mengerti"


"Hasan kasian sekali ya non Mira, baru saja sampai harus melayani om Amir, ibu iba sekali dengan nasib Mira harusnya gadis semuda dia masih berkuliah tapi ini dia harus menjual kebahagiannya demi kebahagiaan adik dan ibunya, non Mira adalah gadis yang baik Hasan jarang sekali anak yang mau berkorban demi kebahagiaan keluarganya"


"Ia bu Mira adalah gadis yang baik mungkin nasib baik saja yang belum berpihak padanya, semoga dia kelak bisa bertemu dengan laki-laki yang baik dan tulus padanya dan dia bisa bebas dari sini dan bahagia selalu"


"Ia bu amin"

__ADS_1


Om Amir membawa Mira, di kamar Mira dipaksa melayaninya, om Amir memaksa Mira untuk melepas bajunya dan om Amir mulai berselancar di tubuh gadis malang itu, malam ini hal aneh di lakukan om Amir dalam bercinta, dia mengikat tangan Mira.


"Om kenapa om mengikat tangan ku om, apa salah ku"


"Aku ingin menikmati tubuh mu, tanpa perlawanan dari mu"


"Tapi sakit om"


"Sudahlah kamu diam, aku sudah membayarmu mahal, jadi puaskan aku jangan melawan, kalau kamu tak melawan pasti tidak sakit, mengerti"


Om Amir mengikat tangan Mira di ranjang, dia langsung melepas helai baju yang membungkus tubuh manisnya, malang sekali nasib gadis itu. Om Amir memasukkan tongkat saktinya dengan kasar tanpa pemanasan dan Mira hanya kesakitan saja, menangis dan merintih karna kue apemnya sakit sekali perih..


"Om sudah om, Mira sakit sekali om, jangan kasar-kasar om rasanya sakit sekali Mira om"


"Diam kau Mira aku belum mencapai *******"


Mira tidak dapat melawan om Amir karna tangannya diikat cuma dalam hatinya dia merasa, seperti barang yang sudah di jual dan dapat di perlakukan seenak sendiri.

__ADS_1


"Tuhan ini tak adil bagiku, berilah aku cepat keturunan agar semua ini cepat berakhir, aku sudah tidak tahan sekali"


bersambung


__ADS_2