
Mira teriakan danisa......
"Ada apa Danisa kok kamu teriak-teriak begitu apa yang membuat mu teriak begitu kencangnya"
"Zaki ngajak kamu untuk bertemu berdua saja sepulang kuliah, apakah kamu mau?"
"Aku malas sekali Danisa aku kan sudah bilang sama kamu kalau aku akan fokus kuliah dulu, malas berurusan dengan yang namanya cinta, lagian aku harus mengejar cita-cita ku dulu jadi wanita yang mandiri secara finansial dan bisa buat ke dua adikku sukses, ini juga aku masih semester 4 kurang 4 semester lagi untuk aku lulus kuliah kamu tau kan 4 semester berarti 2 tahun masih lama Danisa"
"Sudahlah Mira coba kamu menemui Zaki kali ini kasian dia ingin sekali ngomong berdua dengan mu, jangan patahkan hatinya, siapa tau dia akan mau menunggu kamu sampai sukses aku tau kamu sebenarnya ada rasa sama Zaki kan, sudah terus terang saja jangan kamu tutup tutupi lagi dari aku"
"Ia Danisa memang aku ada rasa sama dia tapi aku takut untuk menerima nya, banyak hal yang dia tak tau tentang diriku"
"Sudahlah jangan berfikir terlalu panjang, bagaimana mau kan ketemu dia, dia sudah menunggu 2 tahun loh untuk berterus terang, dia suka sama kamu sejak pertama kali bertemu dengan mu"
"Apa ia begitu"
"Apa kamu tak perhatikan saat dia menatapmu setiap perkuliahan di mulai"
"Oke lah, bilang padanya kalau aku mau diajak berdua dengan nya"
"Sip oke kalau gitu"
Danisa langsung berlari menuju ke Zaki dan meninggalkan Mira.
"Zaki teriakan Danisa"
"Ia Danisa bagaimana apakah Mira mau aku ajak jalan?"
"Sip lah pokoknya, kalau dengan aku oke aja beres pokoknya urusannya"
"Makasih banyak atas bantuan mu"
"Jangan hanya terima kasih saja, jangan lupa traktirannya, ku tunggu pokoknya"
"Ia beres pokoknya"
"Tuh perkuliahan sudah di mulai kita kuliah dulu, pokoknya terima kasih banyak"
Perkulihan akhirnya di mulai semua mahasiswa dan mahasiswi masuk ke dalam kelas dan Dosen pun sudah mulai menjelaskan mata perkuliahan, Namun Mira merasa tak tenang harus menjawab apa bila nanti Zaki menembaknya apakah dia harus menerima cinta Zaki atau tidak, dia merasa tidak suci lagi sdr am tak pantas menerima Zaki.
__ADS_1
Tiba-tiba di saat Mira melamun dosen bertanya padanya tentang materi yang dijelaskan tadi dan Mira tidak bisa menjawabnya karena dia tak fokus dalam menerima pelajaran.
"Mira apa yang kau lamunkan, baru kali ini kamu tidak menjawab pertanyaan bapak, kamu mahasiswi pintar tapi kenapa hari ini tidak fokus, ucap Dosen"
Mahasiswa dan mahasiswi lain tertawa dengan kencang Haaaaaa.
"Pak Mira lagi jatuh cinta jadi tak fokus"
"Ah kalian bicara apa, aku tidak apa-apa kok"
"Lain kali jangan begitu ya Mira"
"Ia pak"
Tak terasa perkuliahan sudah selesai dan Zaki menghampiri Mira"
"Ayo Mira pulang bareng aku"
Mira menatap wajah Zaki dengan bingung, dan Danisa berkata.
"Sudah ikut saja sana gak usah pikir apa-apa lagi"
Mira merasa canggung sekali dan bingung di dalam mobil, dan Zaki mengendarai mobilnya sampai dia tiba di sebuah, cafe yang sudah dia pesan, sebuah privat cafe yang dia khusus kan untuk menembak Mira.
"Ayo Mira turun"
"Kita mau apa Zaki"
"Sudah ayo turun saja"
Akhirnya Mira mengikuti Zaki dan dia kaget sekali, ada segerombolan orang yang memberi nya bunga mawar dan dia tetap berjalan bersama zaki dan tiba-tiba ada tulisan yang bertuliskan "Mira mau kah kamu jadi pacarku, dan diiringi sebuah lagu yang indah sekali"
Dengar, dengarlah cintaku
Dengan hatimu yang tulus
Lelap, lelapkan tidurmu
Sampai kau datang padaku
__ADS_1
Aku akan bernyanyi
Sebuah lagu tentang cinta
Yang berakhir bahagia
Seperti pertama aku cinta kepadamu
Dengar, ku dengar cintaku
Dengan hatiku yang tulus
Lelap, ku lelapkan tidurku
Sampai kau datang padaku
Aku akan bernyanyi
Sebuah lagu tentang cinta
Yang berakhir bahagia
Seperti pertama aku cinta kepadamu
Aku akan bernyanyi
Sebuah lagu tentang cinta
Yang berakhir bahagia
Seperti pertama aku cinta kepadamu
Aku cinta kepadamu
Zaki bersujud di kaki Mira dan berkata.
"Mira apakah kamu menerima cintaku aku tulus mencintamu, terimalah aku Mira"
"Zaki.....
__ADS_1
bersambung