Simpanan Lelaki Tua

Simpanan Lelaki Tua
Hari wisuda


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang sangat aku tunggu-tunggu tak terasa, 3,5 tahun sudah berlalu dan impianku menjadi wisudawati akhirnya akan terjadi.


Semilir aingin menyapa siangku seolah mengucapkan salam pada ku, burung-burung berkicau ria menandakan hari telah beranjak naik, Aku berdiri di lantai empat di universitas yang sangat kucintai ini, mataku yang sayu tak henti melihat para mahasiswa yang sedang asyik bercanda-tawa di plaza lantai satu kampus, seolah-oleh tiada beban dalam diri mereka yang ada hanyalah kesenangan yang ada dalam dunia mereka. Wajah yang selalu ceria saat orang lain bersamaku kini berubah menjadi wajah haru, saat tiada orang seperti inilah aku dapat mengekspresikan diriku yang sebenarnya.


Aku mencoba meyakinkan diriku bahwa besok adalah hari yang ku tunggu hari terindah dimana aku dapat mewujudkan keinginan orang tuaku, dan cita-citaku juga tercapai.


Hari dimana perjuangan seseorang akan membuahkan hasil, ya besok adalah hari dimana aku akan dilantik menjadi seorang wisuda.


Betapa lengkapnya ke bahagian ku, mendapatkan pacar seperti Rico yang selalu sayang padaku, dan menerimaku apa adanya, serta aku juga bisa bertemu anakku yang telah lama aku nantikan.


‘Ahhhhhh’ tarikan nafas panjangku


Seolah aku tak percaya bahwa besoklah saatnya wisuda itu akan dilaksanakan, aku meyakinkan diriku kemudian perlahan-lahan aku meninggalkan lantai empat sepi itu, langkah kakiku terfokus ke lantai dua disana adalah tempat pengambilan undangan dan Toga wisuda. Seperti yang kukira lantai dua dipenuhi oleh mahasiswa yang akan mengambil toga dan undangan wisuda, diantara  mereka adalah teman-teman seangkatanku dan yang lain adalah mahasiswa dari jurusan lain.


Aku sedikit bersedih, saat orang lain di temani kedua orang tuanya namun aku hanya di temani oleh Rico, namun setidaknya aku lega semua harapanku setidaknya akan terwujud.


Dari kejauhan ada orang yang menghampiri aku, tidak lain itu adalah Anita teman sekelasku sejak semester tiga aku kuliah


"Hey Mira bagaimana kabarmu?" ucap Anita.

__ADS_1


"Kabar ku baik Anita, bagaimana dengan?"


"Kabar ku juga baik"


"Mira, ngomomg-omomg besok undanganmu buat aku aja ya soalnya,Kakek aku mau ikut masuk?"


"Ia ini, tapi cuma 1 soalnya yang satu itu untuk mbok ijah yang akan menemaniku"


"Ia tak apa-apa"


Rico menghampiriku.


"Sudah sayang, cuma mbok ijah yang akan datang, adik-adikku kebetulan lagi ujian di asrama jadi mereka tidak bisa untuk datang"


"Ia tidak apa-apa sayang, aku juga cuma ibu yang datang, lagian aku kan cuma ada ibu, yang penting akhirnya kita akan wisuda, dan impian kita akan menikah akan segera tercapai, aku tak ingin kita lama-lama untuk menjalin ke hubungan yang sangat serius"


"Ia sayang, aku juga, tapi kita berdua harus mencari pekerjaan terlebih dahulu, baru menikah. Karna kamu tau kan setelah aku lulus kuliah, semua asupan dana dari om Amir semua akan di cabut, dan kamu tau aku harys membiyayai ke dua adikku untuk sekolah dan biaya hidup mereka"


"Ia sayang aku mengerti, sekarang kamu semangat saja, pasti semuanya akan di permudah sama Tuhan"

__ADS_1


"Ia mas, ayo kita pulang untuk mempersiapkan buat besok"


"Sayang aku akan membawamu ke suatu tempat"


"Di bawa kemana mas?"


"Ayolah, ikut aku"


Akhirnya Mira mau di ajak Roni, dan Roni mengendarai mobilnya ke suatu tempat dan tempat itu adalah sebuah butiq baju kebaya.


"Ayo sayang pilih bajunya yang kamu suka, buat wisuda besok"


"Mas gak perlu repot-repot gini"


"Tak apa, setelah wisuda aku dan ibu ku berencana akan melamarmu langsung"


"Apa mas, aku belum ada persiapan"


bersambung

__ADS_1


__ADS_2