
Hari ini adalah hari pertama ku kuliah, banyak harapan yang aku panjatkan agar kuliah ku berjalan dengan lancar dan dapat selesai kuliah tepat waktu, sebelum berangkat kuliah ku pandangi adik adikku yang yatim piatu, ku pandang wajah polos adikku dalam hatiku berkata.
"Adik-adikku semoga kita sukses dan membuat orang tua kita bahagia di syurga"
"Kakak-kakak sekarang kan kakak tidak kerja lagi terus sekolah kami bagaimana kak"
"Tenang aja dek tugas mu adalah belajar dan kakak masih punya tabungan jadi buat kalian sekolah ada dek, dan doain kuliah kakak lancar dan kakak bisa kerja dan membayai kalian sampai kalian kuliah nanti, kalian punya cita-cita apa dek? "
"Aku mau jadi dokter kak adiknya yang satu bilang aku mau jadi pengusaha sukses aja kak"
"Kalau kalian punya cita-cita itu jadi kalian harus rajin belajar dan semangat dalam mengejar cita-citaya, ya sudah ayo kita berangkat"
Mira mengantar adiknya sekolah dengan motor nya, dan setelah tiba di sekolah adiknya dia berhenti sejenak melihat seorang ibu yang menggendong anaknya yang masih kecil.
"Andai anakku masih ada mungkin anakku sebesar itu"
Mira tak terasa meneteskan air matanya,
"Tuhan aku ingin sekali menggendong anakku"
Di sisi lain, om Amir dan istrinya nyonya Anita sangat bahagia dengan anak laki-laki nya, nyonya Anita menggendong anak laki-laki nya yang di namakan Bima.
__ADS_1
"Halo Bima sayang anak ibu dan ayah, ibu sangat sayang sekali sama kamu dan tak ingin jauh dari kamu nak semoga kamu tumbuh dengan sehat selalu ya"
Bima adalah anak kecil yang suka senyum dan tidak rewel keluarga pak Amir tinggal di malaysia karna ada kerjaan disana.
Pak Amir pulang dari tempat kerjanya. Langsung menggendong Bima
"Halo anak ayah bagaimana kabar mu hari ini sayang, ayah sangat sayang sekali sama kamu nak"
"Sudah sayang makan dulu baru sampai kok langsung gendong Bima"
"Aku masih kangen sama anak kita biarkan aku menggendongnya dulu bu"
"Ia terserah mas saja aku masuk dulu"
Kembali lagi ke Mira, dia sudah sampai ke kampus, dia disana langsung bertemu Danisa teman barunya.
"Danisa teriakan Mira"
"Ia Mira"
Mereka berdua sekarang berteman sangat baik sekali dan mulai masuk kedalam kampus dan Dosen juga mulai menjelaskan materi pelajaran dan Mira tidak sadar ada seorang laki-laki yang memandanginya terus.
__ADS_1
"Mira liat zaki mandangimu terus"
"Ah kamu apa ia"
"Ia lihat aja itu, kamu terlalu fokus sama penjelasan Dosen coba liat dulu"
"ia danisa sayang"
Mira menoleh dan melihat seseorang laki-laki benar sedang memandanginya dengan serius, nama laki-laki itu Zaki teman satu kelasnya yang menaruh hati padanya, Zaki adalah lelaki tampan, tinggi putih dan baik hati dia sangat sederhana dan ramah sama teman-temanya.
"Benarkan Mira Zaki ada rasa sama kamu"
"Apakah mau Zaki sama aku, aku loh wanita biasa aja cantik juga gak"
"Ah kamu merendah aja, liat tuh tatapan matanya sangat menandakan dia ada rasa sama kamu"
"Kalau dia bilang sayang sama kamu apa kamu trima"
"Aku mau fokus kuliah dulu ucap Mira"
Mira dan Danisa kalau mau ribut di luar dengarkan dulu penjelasan bapak.
__ADS_1
bersambung