Simpanan Lelaki Tua

Simpanan Lelaki Tua
Rico melamarku


__ADS_3

Hari ini adalah hari bahagiaku, dimana aku dan Rico akan bertunangan, aku sangat bahagia sekali melihat orang yang aku cintai akan melamarku, jantungku berdenyut dengan kencangnya, menanti sang kekasih untuk datang melamarku.


"Non kok jadi risau begitu, jangan gerogi deh non, semua akan baik-baik aja"


"Ah mbok, bisa aja, bagaimana aku tidak gerogi akhirnya aku di lamar kekasih heeeee"


"Ah non bisa aja"


"Mbok sudah siapkan semuakan, makanan dan lain-lainnya"


"Ia non, sudah siap semuanya"


"Makasih banyak ya mbok"


"Sama-sama non ku yang cantik yang sebentar lagi jadi milik orang"

__ADS_1


Tak lama rombongan dari Rico datang, dia membawa sebuah hantaran dan buah-buahan, mereka masuk ke dalam rumah, jantungku berdetak semakin kencang aku sangat gerogi saat ini, saat Rico masuk ke dalam rumah dan bersiap-siap untuk melamarku, Rico berdiri dan bersujud di kaki Mira. dan mengatakan.


Aku di sini bukan untuk diriku sendiri. Aku di sini karena ketakutanku pada Tuhan. Seraya menjalankan titah Tuhan.


Aku di sini bukan tentang diriku sendiri. Hanya berharap tergolong dalam naungan sang Baginda Rasul dengan menjalankan sunnah-Nya.


Aku di sini bukanlah untuk diriku sendiri. Melainkan untuk dirimu, yang suatu saat nanti akan menjadi prioritas dalam hidupku setelah Tuhan dan Nabi.


Aku ingin Kau menjadi perhiasan terindahku, yang kelak kan bersama mengarungi titian menuju Surga, menggapai ridho-Nya.


Aku hanya ingin menjagamu hingga halal bagiku menyentuhmu. Dan malam ini, aku ingin mengatakan dengan segenap kerinduanku. “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Jadilah pendamping hidupku.”


Sudah banyak tahun kita lewati menjadi seorang sahabat. Berbagi suka dan duka bersama. Selama bertahun-tahun itulah aku menyaksikanmu bersama beberapa laki-laki lain. Mereka datang dan pergi, menyakitimu dan meninggalkanmu.


Ah, aku tahu hari-hari berat untukmu dan aku selalu ada di sampingmu. Ya, itu karena aku sahabatmu. Hingga aku sadar, Kamu tidak butuh mereka. Kamu butuh aku menjadi sahabatmu. Untuk itu, hari ini, aku akan tetap memintamu jadi sahabatku. Sehidup semati, kini dan nanti hingga selamanya.

__ADS_1


Mengarungi derasnya waktu. Jika selama ini aku mampu, ragukah Kamu untuk menjadikan kebersamaan ini jadi selamanya? Aku mencintaimu, itulah alasannya. Be my wife, sahabatku!


Mira meneteskan air mata kebahagiannya, dia tak menyangka Rico seromantis ini, dia juga tidak membayangkan Rico bisa berkata-kata seindah ini yang membuat hati Mira bertekuk lutut pada Rico.


"Ia sayang aku menerimamu menjadi calon imamku, dan sahabatku yang akan menemaniku dalam setiap hari-hariku, kita akan lalui hari bersama, dan aku berjanji aku akan menjadi makmum mu yang baik"


Rico langsung memakaikan cincin di jari manis Mira dan Mira pun memakaikan cincin di jari Manis Rico, dan sah lah mereka menjadi sebuah pasangan tinggal menunggu jenjang yang lebih tinggi lagi yaitu pernikahan.


"Non selamat ya atas lamaran ini, semoga non bahagia selalu?"


"Ia mbok terimakasih juga sudah menemani saya selama ini"


"Ia non sama-sama"


"Selamat ya Mira dan Rico ucap ibunya Rico. Semoga kalian bahagia dan semua dapat di lancarkan hingga jenjang pernikahan"

__ADS_1


bersambung


__ADS_2