Simpanan Lelaki Tua

Simpanan Lelaki Tua
jujur


__ADS_3

"Ah pengantin baru sudah keluar kamar. Ucap mbok ijah"


"Ah mbok, bisa aja godain kami"


Mbok Ijah, melihat ke arah kasur dan langsung tersenyum-senyum melihat kasur yang roboh.


"Ada apa mbok, kok senyum-senyum sendiri"


"Heeee tidak apa-apa non"


"Hayo ada apa mbok, kok senyum terus. Ucap Rico"


"Heeee gak kok, cuma saya liat kasur nya roboh heeee, mas Rico kuat sekali sehingga bisa roboh gitu"


"Bukan mbok, kasurnya tak kuat karna yang tadinya yang tidur hanya Mira sekarang ditambah aku heeee"


"Ayo non dan mas sarapan"


Dibawah sudah ada Adrian dan adik-adiknya Mira.


Mira dan Rico sangat bahagia sekali karna mereka sekarang sudah sah menjadi suami dan istri.


"Kakak, adik sangat bahagia liat kakak dan mas rico bahagia"


"Adrian juga akhirnya sekarang om Rico bisa bareng tinggal di sini jadi Adrian punya teman baru"

__ADS_1


"Ia ayo kita makan dulu, ucap mbok Ijah"


Akhirnya mereka makan bersama, serasa mimpi sekarang Mira sah menjadi istrinya Rico.


Adik-adiknya Mira hari ini akan pulang ke asrama lagi, mungkin rumah akan terasa sangat sepi karna mereka akan pergi.


"Kakak kami berdua akan pulang lagi ke asrama, kakak jaga diri baik-baik ya dan ingat jika kami pulang, anggota keluarga kita sudah bertambah ya kak"


"Haaaa, ia ucap Rico nanti bertambahnya 11 niar biar bisa jadi ke sebelasan olah. raga"


"Ah kamu mas rico, bisa aja kalau bercanda"


"ia kakak, Adrian biar ada teman bermain"


Merekapun selesai sarapan, Adrian langsung saja bahagia. sekali bermain dengan Rico, sedangkan ke dua adiknya langsung menarik Mira untuk duduk di taman depan rumah.


"Kakak ada yang akan kami tanyakan, ayo ikut kami ke taman kak!!!"


"Oke ayo kalau gitu"


Mereka duduk di taman bersama-sama.


"Ada apa kalian mengajak kakak kemari?"


"Sebenarnya mungkin ini waktunya kurang tepat kak, tapi kami masih bingung sekali, bila kami tidak bertanya kami akan penasaran sekali"

__ADS_1


"Emang kalian mau tanya apa, coba katakan pelan-pelan, kalau kakak bisa jawab pasti akan kakak jawab pertanyaan kalian"


"Kakak sebenarnya siapa Adrian itu, kami masih bingung semenjak kami pulang dari asrama dia ada di sini, terus kakak sayang sekali padanya, kata mbok ijah juga ayahnya juga kasih warisan ke kakak, dan kakak juga di suruh mengasuh Adrian, kami bingung kak sebenarnya ada apa, jawab yang jujur kak jangan ada yang kakak tutupi, kami sudah besar kak"


"Kalian mau tau sejujurnya"


"Pasti kak, sebenarnya ada apa"


"Begini dik, kalau kakak jujur mungkin kalian akan benci kakak, tapi mungkin ini waktunya kakak untuk jujur"


"Ia kakak kami akan mendengarkan"


"Kalian tau kan ayah meninggal, itu meninggalkan banyak hutang"


"Ia kak, kami tau"


"Untuk melunasinya kakak harus jadi simpanan dari om Amir, dan Adrian itu anak kakak dari om Amir. kalian tau kan dulu kita tak punya apa-apa dan kalian masih sekolah dan membutuhkan biaya yang banyak, terus kita dari keluarga yang kurang mampu, jadi kakak harus melakukan itu semua, kalian marah ya sama kakak"


"Tidak kakak, kami malah tambah sayang sama kakak, kakak rela mengorbankan segalanya demi kami. terimakasih ya kakak untuk semuanya"


"Ia adik-adikku"


Mereka semua berpelukan.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2