Simpanan Lelaki Tua

Simpanan Lelaki Tua
hari pertama masuk kerja


__ADS_3

Hari pertama, rasanya begitu bangga karena akhirnya Mira bisa bekerja juga dan rasanya satu beban hidup Mira sudah terangkat. Mira begitu bersemangat. apalagi di kantor tempat Mira bekerja, dituntut mengenakan pakaian Business atau khas kantoran (dulu pas masih kuliah kayaknya keren). begitu gembiranya pada saat itu. Mira mulai bersiap-siap se cantik mungkin dan dia memandang tubuhnya yang sedang memakai pakaian kemeja baru khas kantor yang baru ia beli, ia terlihat berbeda dan cantik sekali. Setelah itu Mira langsung meluncur ke kantor dengan mood yang sangat bagus dan rasa percaya diri tinggi.


Akhirnya tiba juga di parkiran gedung kantor, disitu saya mulai merasa grogi, gugup, dan pesimis. Mira mulai membayangkan orang-orang yang akan bekerja bersama Mira nanti seperti apa? Apa ada yang galak atau sensitif, apa mereka komunikatif? Yaa.. seperti itulah, kalau udah berfikiran negatif pasti mikirnya kemana-mana. Begitu sudah masuk ke kantor, jantung Mira berdebar debar dan bingung seperti anak SD yang baru pertama kali masuk seven eleven mau beli Slurppy. Disana saya bertanya dan diarahkan oleh pak satpam yang sangat sopan.


"mba Mira untuk ke lantai 4 bertemu dengan mba Wulan salah satu rekan kerja di divisi saya"


“selamat pagi…. mba wulan yaa ? saya karyawan baru disini tadi diarahkan bapak satpam di bawah untuk ketemu sama embak,” ucap saya dengan nada lembut dan malu-malu.


“ooh iya selamat bergabung ya mba Mira saya Wulan,”.

__ADS_1


Setelah perkenalan singkat, saya diantar ke meja tempat saya akan menghabiskan hari-hari saya di dunia (tapi saya senang kok). Kemudian tidak lama setelah itu Mira berkenalan dengan seluruh staff yang ada di ruangan saya. Ada banyak sekali sekitar 20-30 orang dan saya bingung hafalin namanya satu-satu jadi hafal seadanya aja dulu.


Setelah perkenalan, Mira kembali ke meja dan bingung harus melakukan apa karena atasan saya pada saat itu belum tiba di kantor. Karena bingung dan tidak enak, saya modus iseng baca-baca buku yang ada di atas meja. Sekitar 45 menit membaca (waktu berasa lama banget), akhirnya saya bertemu dengan atasan saya. Saya begitu bersemangat karena saya akan mulai diberikan tugas pertama (pikir saya begitu). Eh… ternyata, beliau sedang sibuk dan belum bisa di ganggu untuk saat ini. Karena Mira tidak ingin menunggu terus seperti tadi, maka saya menawarkan diri untuk membantu dengan urusan apapun (maklum masih baru). lalu akhirnya saya diberikan tugas pertama. At Last... walaupun tidak sesuai ekspektasi tapi yaa.. tidak apa-apalah daripada berdiam diri kan nggak enak dilihat yang lain.


Jam-jam menegangkan akhirnya dimulai yaitu, istirahat. Karena disana hanya saya yang masih karyawan baru, saya merasa bingung mau mengobrol atau mengajak makan dengan siapa, dan kalihatannya mereka sepertinya juga belum tertarik untuk membuka pembicaraan dengan saya (Sedih sekali). Tapi saya cuek aja dan memberanikan diri untuk basa-basi dengan salah satu staff disana


Setelah pekerjaan Mira selesai sebenarnya Mira bingung harus berbuat apa lagi sampai tiba waktunya untuk pulang, karena atasan Mira tidak terlihat batang hidungnya di ruangan pada saat itu. Daripada Mira berdiam diri tidak jelas Mira memberanikan diri membuka perbincangan dengan rekan kerja di belakang meja saya namanya, mas Gatot. Disitu saya bertanya mengenai bagaimana pekerjaan disini,


"apa yang akan saya handle nantinya dan tugas setiap tim di divisi ini seperti apa"

__ADS_1


yang bersangkutan dengan perusahaan lah. Setelah mengobrol cukup lama, akhirnya mas Gatot harus kembali menjalankan tugasnya lagi, untuk mengirimkan dokumen dan mengechek pengeluaran untuk vendor (bete lagi deh nggak ada kerjaan). Tapi untungnya dari obrolan tadi, saya mendapat knowledge (walaupun sedikit) mengenai apa yang sedang dikerjakan divisi saya saat ini, jadi setidaknya Pede naik sedikit.


Tidak berselang lama setelah itu atasan saya akhirnya menampakan dirinya kembali dan saya diajak meeting (sedapp.. keren juga nih meeting. untuk pertama kali seumur hidup). Oke saya segera menyusul ke lantai 5. Begitu tiba disana ternyata meeting belum dimulai. Waktu kosong ini saya manfaatkan untuk bertanya dengan atasan saya mengenai apa yang akan dihadapi dalam waktu dekat ini.


Mira diberi informasi mengenai klien yang akan dihadapi dan permasalahannya. Tidak lama akhirnya klien datang dan meeting langsung dibuka. Pertama kali meeting, jujur saya tidak bisa berkomentar apa-apa, rasanya saya seperti seekor rusa yang dikelilingi oleh kerumunan serigala. Hufff… saya sangat grogi pada saat itu, tidak bisa berkomentar apapun karena takut untuk salah bicara dan dibilang sok tahu. Sampai akhir meeting, hanya saya yang tidak berbicara apapun dan saya sangat malu pada diri saya sendiri pada saat itu. tetapi untungnya atasan saya memaklumi saya dan dengan baik hati memperkenalkan saya dengan para klien (terima kasih banayak pak).


Akhirnya meeting selesai, waktu sudah menunjukan pukul 6 sore, saatnya pulang. Dengan penuh semangat (karena sudah pulang :D ) saya langsung membereskan seluruh perlengkapan perang saya dan bergegas ke luar kantor tidak lupa menyapa dan izin kepada atasan saya untuk pulang. Akhirnya saya diizinkan pulang dan berakhir sudah hari pertama Mira di Kantor sebagai seorang karyawan baru yang sangat-sangat bodoh dan culun.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2