Simpanan Lelaki Tua

Simpanan Lelaki Tua
bangkit


__ADS_3

"Tuhan apakah aku tidak ditakdirkan untuk bahagia, aku hanya ingin laki-laki yang mencintai ku dengan tulus dan tak melihat masa laluku, aku melakukan ini juga agar keluarga ku bahagia, mungkin yang ku lakukan salah tapi aku tak ada pilihan lagi tapi aku janji akan menjadi manusia yang lebih baik lagi ungkapan hati Mira karna ditinggalkan Hasan"


"Tok..... tok, non ini mbok buka pintunya, mbok ijah tau pasti setelah tau semuanya Mira akan sedih sekali makanya dia masuk ke dalam kamar Mira"


"Ia mbok masuk saja pintu tidak aku kunci mbok"


Mbok ijah masuk ke kamar dan langsung menemui Mira dan memeluk Mira.


"Jangan nangis Mira sayang ada mbok disini, Hasan adalah anak mbok tapi mbok juga tidak bisa memaksa Hasan untuk tetap sama non, kamu harus sabar untuk hadapi semua, berarti Hasan itu bukan jodoh non jadi yang tegar ya, tatap masa depan, sini peluk mbok dan nangis yang kencang biar non lega"


"Ia mbok, Mira menangis di pelukan mbok ijah"


Mira menghapus air matanya dan berjanji akan hidup mandiri dan menatap masa depan.


"Mbok hari ini aku mau daftar kuliah dulu ya mbok aku titip adik-adik"


"oke non tetap tersenyum ya, dan gapai masa depan mu"


Mira mendaftar kuliah di tempat kuliah yang sama dimana tempat Hasan kuliah karna memang itu universitas yang dia impikan dan jurusan yang dia sukai ada di situ yaitu jurusan akuntansi dia ingin sekali kerja sebagai akuntan di sebuah perusahaan dan mendapatkan rezeki dan sukses.

__ADS_1


Saat Mira datang ke fakultas itu tak di sangka dia bertabrakan dengan seseorang cewek yang cantik sekali mungil dan rambutnya terurai panjang.


"Aduh maaf mba aku tak sengaja aku tadi terburu-buru sekali karna mau pergi menemui pacarku"


"Ia mba aku juga tadi maaf tak melihat ada mba"


"Ia mba sama-sama kenalkan namaku Nia"


"Oh ia namaku Mira"


Terdengar dari kejauhan seorang laki-laki yang berteriak Nia ayo cepat keburu deson pergi, suaranya sungguh sangat tak asing sekali aku sangat penasaran siapa laki-laki yang memanggil itu.


"Ia mba"


Aku menoleh ke belakang karna penasaran siapa laki-laki yang memanggil tadi, ternyata benar saja ku lihat itu adalah Hasan, aku sangat terkejut sekali ternyata itu perempuan yang membuat hasan berpaling dariku dia terlihat sangat mesra sekali, ku lihat hasan membantu Nia membawakan bukunya, hasan tak tau bahwa aku juga kuliah disini sama dengan dirinya.


Aku lihat Hasan menggonceng Nia tapi dalam hatiku berkata.


"Semoga kamu selalu bahagia Hasan dan aku juga akan bahagia dengan hidup ku yang sekarang"

__ADS_1


Aku masuk dan mendaftarkan diriku, ku lihat banyak mahasiswa dan mahasiswi baru yang mendaftar juga, aku di datangi seorang gadis yang tiba-tiba mengajak untuk berkenalan.


"Mba sendirian ya"


"Ia ni aku sendirian"


"Boleh kenalan mba siapa tau kita bisa jadi sahabat, karna aku dari bandung dan tak punya sahabat aku kos disini"


"Ia boleh aja namaku Mira"


"Aku danisa mba, kita sama mendaftar akuntansi"


"Ia kita sama, minta no HP nya mba"


"Ini danisa, aku senang sekali akhirnya aku dapat sahabat juga, semoga kita bisa berteman baik"


"Ia oke pokoknya"


bersambung

__ADS_1


__ADS_2