Simpanan Lelaki Tua

Simpanan Lelaki Tua
aku menolak Hasan


__ADS_3

Aku bahagia sekali akhirnya ada seseorang laki-laki yang mencintai aku dan menyayangi aku dan menerima ku apa adanya, tapi aku merasa tak pantas sekali untuk Hasan.


"Hasan maafkan aku, karna aku wanita kotor dan tak pantas untuk mu"


"Mira aku akan menunggumu, aku janji akan menjadi orang sukses dan bekerja keras demi bisa mengambil mu dari pak Amir"


"Kamu berhak bahagia Hasan, jika kau sudah lelah menunggu ku, kamu bisa memilih wanita orang lain, jadi jangan fokus menungguku, kejar cita-cita mu dan bahagiakan mbok Ijah"


"Ia Mira aku mengerti"


"Ayo istirahat sudah malam, besok kita harus pulang lagi ke villa, jangan bahas hal ini lagi kita tutup sampai disini saja Hasan, kalau om Amir tau, bisa-bisa dia marah besar dan biaya kuliahmu dan mbok ijah juga bisa di pecat jadi kita tutup masalah ini sampai disini"


"Ia Mira yang penting kamu tau kalau aku sangat menyayangimu itu saja aku sudah lega sekali"


Dalam hati Hasan berkata.


Cinta tak harus memiliki


Dulu...


Kupikir cinta itu semanis madu


Selembut benang sutra


Yang membuat semua dimabuk cinta 


Ternyata dibalik manisnya madu ada dusta yang meraja


Menghancurkan helai demi helai benang sutra cinta yg dijalin bersama

__ADS_1


Lamanya jalinan cinta


Tak bisa menggambarkan


Hidup harus bersama


Terkadang cinta yang tulus


Akan menjadi hampa jika dusta menghampiri


Cinta....


Cinta.... 


Yang bilang cinta itu buta


Saat semua berakhir terkadang


Nyawapun terasa tak berharga


Cintailah seadanya


Ciantailah apa ada


Jangan mencintai ada apanya


Karena cinta tak harus memiliki


Hasan sadar bahwa cinta tak harus memiliki, jadi dia mempasrahkan semua pada Tuhan.

__ADS_1


Mereka pun akhirnya beristirahat....


Ayam berkokok. kokkkkk kokkkk menandakan waktu sudah pagi hari dan saatnya Mira berpamitan dengan ibunya.


"Ibu Mira pamit pulang dulu, Mira tak tau kapan aku bisa pulang lagi ke rumah ini, karna kalau aku hamil aku tidak mungkin bisa pulang bu"


"Ia nak, hati-hati ingat jaga kesehatan baik-baik"


"Kakak...... adik-adik Mira berlari kakak jangan pergi lagi, aku masih rindu kak"


"Kakak harus kerja sayang agar kalian bisa sekolah semua dan kita tidak kesusahan lagi"


"Ia kakak kami mengerti, kakak sehat-sehat di tempat kerja ya, kami janji disini akan belajar yang baik dan buat kakak bangga dan tidak akan menyia-nyiakan kerja keras kakak"


Mira memeluk adik-adiknya dan berkata dalam hatinya.


"Andai kalian tau dik, pekerjaan kakak mungkin kalian akan kecewa sekali, tapi kakak bahagia bila nanti kalian bisa sukses dan tidak seperti kakak cukup kakak saja yang begini"


Akhirnya Mira dan Hasan pergi ke villa, di perjalanan Hasan memandang Mira tak ikhlas harus menyerahkan dia kembali pada om Amir.


Mereka berdua sampai di villa dan ternyata om Amir sudah menunggunya, Mira langsung sakit hatinya karena dia harus melayani kembali om Amir.


"Hasan kenapa om Amir harus datang ya, aku kira dia datang sore, aku malas sekali Hasan harus melayani om Amir"


"Ia Mira aku juga sakit hati sekali bila kamu harus tidur sama om Amir, sakit hatiku Mira"


"Apalagi aku Hasan, harus melayani laki-laki yang tidak aku sayangi Hasan, rasanya pahit sekali"


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2