Simpanan Lelaki Tua

Simpanan Lelaki Tua
malam berdua


__ADS_3

Mira duduk di atas kasur dengan penuh dengan riasan di wajahnya, betapa geroginya malam ini, munkin ini bukan malam pertama buat Mira berhubungan dengan seorang laki-laki namun hari ini adalah malam dimana dia bersatu dalam cinta bersama orang yang sangat ia cintai dan kasihi. Mira sangat bingung sekali apa yang harus pertama ia perbuat di malam pertama ini, dia sangat gugup sekali.


Rico masuk ke dalam kamar, dengan pakaian jas nya , khas sekali dengan pria yang menikah.


"Rico kenapa kau memandangku begitu"


"Tidak sayang kau begitu cantik sekali"


"Ah kamu sayang bisa saja"


Tok..... tok. "Assalamualaikum mba Mira"


"Itu sayang buka dulu pintunya"


"Ah siapa sih yang mengganggu kita"


"Sayang acara kan baru selesai, dan riasan wajahku saja belum di hapus"


"Ia sayangku"


Cekrekkkkk. ...... cekreeekkk. Rico membuka pintu. Benar saja itu perias pengantin, yang akan menghapus riasan wajah mira.


"Maaf mas dan mba, saya ganggu, saya hanya mau membantu menghapus riasan wajah mba Mira, tahan dulu ya mas saya hapus dulu riasan wajahnya?"


"Ah mba, bisa saja kalau bercanda. Saya masih tahan kok mba, masih lama juga malamnya"


"Aduh mas, saya jadi malu jadinya mas barkata seperti itu"


"Mba sudah menikah belum"


"Belum mas"

__ADS_1


"Cepat menikah mba, karna menikah itu ibadah dan menyenangkan loh heeeee"


"Ah mas. biaa aja, mas saja belum merasakan menyenangkan kok bisa bilang menyenangkan herrr"


"Ya sudah cepat bersihin riasan istriku, aku mau rasakan senangnya menikah"


"Siaplah kalau begitu"


Mira hanya senyum-senyum manis, atas apa yang mereka bicarakan.


Perias mulai menghapus riasan di wajah Mira, Setelah Mira berganti pakaian dan selesai menghapus riasannya, perias itu pun keluar kamar.


"Sudah mas, dah siap istrinya dan mas sudah bisa tuh memulai merasakan enaknya haaaa"


"Ya sudah keluar sana, jangan mengganggu lagi"


"Oke lah"


Perias itu keluar kamar, dan Rico mulai mendekati Mira.


"Ia sayang bekerja demi kelangsungan, kita dalam berkembang biak"


"apa mas berkembang biak, kamu itu ada-ada saja"


Ya sudah aku ganti baju dulu, Rico mencari pakaiannya.


"Sayang pakaian ku mana?"


"Ya aku tidak tau, kamu bawa tidak"


Rico mulai mengingatnya dan ternyata Rico lupa membawa pakaian ganti.

__ADS_1


"Sayang bagaimana ini aku lupa bawa baju ganti"


"Haaaaa, tawa mira. Kamu ini bagaimana sayang baru menikah saja sudah pelupa begini"


"Ia aku begitu semangat sampai lupa bawa baju ganti"


"Ya sudah pakai, baju ku saja"


"Haaaa ada tidak yang warna pink, biar keren"


"Ada, kamu ini memang pandai menghiburku"


"Ia lah, istri itu di sayang dan di hibur jangan disakiti"


"Yup benar sekali mas"


"Ya sudah pakai ini"


"Siap bos"


Akhirnya Rico memakai pakaian Mira.


"Terus celananya bagaimana sayang"


"Haduh mas pakai celana pendekku saja, apa perlu tidak usah pakai sekalian, lagian malam juga di lepas haaaaaa"


"Waduh istriku, sudah bilang begitu saja, sudah tak tahan ya haaaaa"


"Emmmm bagaimana ya, cuma penasaran saja"


"Penasaran apa sudah tak tahan sudah jujur saja sayang, jangan malu. Begitu saja kok repot"

__ADS_1


"Kamu itu bilang apa mas"


bersambung


__ADS_2