
Rombongan pengantin laki-laki sudah tiba di rumah pengantin, terlihat jelas dekorasi yang sangat indah sekali, bunga-bunga yang di susun sangat rapi sekali, sungguh indah. Serta ada karangan bunga yang bertuliskan "Selamat menempuh hidup baru, kepada Rico dan Mira semoga sakinah mawadah warohmah".
Jantung Rico semakin berdetak kencang tak karuan, entah apa yang di fikirkan Rico, mungkin karna sangat gerogi, sampai-sampai dia terjatuh.
Gubrak...... gubrak.
Semua mata tertuju padanya, dan mereka yang ada disana menahan tawa semuanya.
Rico yang terjatuh terlihat sangat pucat sekali wajahnya, mungkin karna dia sedang menahan malu, atas kejadian ini.
"Ayo Rico bangun jangan tidur disini, ucap salah satu saudara"
Rico bangun dari jatuhnya dan mencoba menahan malu.
"Rico jangan gerogi seperti itu, anggap ni biasa saja"
"Ia ibu"
"Ucapkan bismillallah, dan mari melangkah ke depan"
Mungkin hal tadi, hal yang sangat memalukan yang di lakukan Rico, namun kelak itu dapat menjadi cerita yang sangat lucu yang dapat diceritakan nantinya.
Di kamar pengantin ada Mira yang sedang sangat gerogi karna sebentar lagi, akad akan segera di mulai.
"Kakak Mira, pengantin laki-laki sudah tiba, kakak di panggil ke luar untuk duduk di kursi akad, ucap adiknya"
Mira sangat gerogi sekali, apakah keputusannya untuk menikah adalah tepat.
"Ayo mb mira masuk ke ruangan akad pak penghulu sudah datang"
__ADS_1
Jantungku berdetak kencang waktu itu, akhirnya penghulu datang dan aku akan resmi menyandang nama baru yaitu istri dari rico.
Aku masuk ke acara akad, semua mata tertuju padaku.
"Wah mira cantik sekali, sudah orangnya cantik di rias tambah cantik sekali terlihat pangling sekali, beruntung sekali orang yang mendapatkan mira cantik dan ramah. Ucap para tetangga"
Mereka tidak tau, padahal yang sangat beruntung adalah aku mendapatkan rico, rico laki-laki yang tulus menerimaku dari masa laluku.
Aku masuk ke dalam ruang akad, ku lihat sahabat ku Kira dan teman-temanku yang lain ada disana termasuk zaki, entah siapa yang mengundang zaki, aku tak mau hari bahagiaku di hancurkan oleh zaki, Ku lihat wajah rico yang sangat tampan duduk di samping pak penghulu memakai jas hitam dia terlihat sangat tampan itu sekali, aku duduk di samping rico. Rico berkata pada ku dengan berbisik.
"Sayang kau terlihat sangat cantik sekali hari ini, Mira calon istriku aku sangat mencintaimu"
"Ia sayang aku juga cinta padamu"
Pak penghulu menggoda kami.
"Rico dan Mira menikah atau bisik-bisik saja"
"Udah gak tahan mau belah duren heeee, celotehan salah satu teman"
"Ya kita mulai saja acara akad nikah ini, keburu sang calon pengantin tidak sabar belah duren"
Semua tamu kembali tertawa selain zaki yang berada di pojok ruangan.
"Saya rasa sudah siap semuanya"
Pak penghulu menjabat tangan rico seraya berkata. rico saya nikahkan engkau dengan Anggun dengan mas kawin seperangkat alat sholat dibayar tunai"
"rico pun menjawab saya terima nikahnya Mira bin.... dengan maskawin tersebut di bayar tunai"
__ADS_1
"Sah para saksi"
Sah....... sah... sah, nah sekarang dah boleh belah durennya.
"Ah pak penghulu bisa saja"
Mira mencium tangan rico dan berkata, suamiku aku akan menjadi makmum mu yang baik"
#'Ia sayang aku akan menjadi imam untukmu#'
Para tamu menyalamiku dan mengucapkan selamat padaku, termasuk zaki. Sebenarnya aku malas berjabat tangan dengan dia tapi dia memberiku ucapan selamat dan tiba-tiba mengacaukan suasana hatiku..
"rico selamat ya atas pernikahanmu ini, harusnya aku yang ada disini bukan kamu.
Sontak kata itu membuat rico marah.
"Pergi kau dari sini tak ada yang mengundangmu disini#"
Semua mata tertuju pada mereka Berdua, sebenarnya ada keributan apa.
"Sudah sayang jangan marah sabar ya"
"Bagaimana aku marah dia berkata seperti itu dihadapanku aku tak terima"
mira mencium kening suaminya rico itu pertama kali mereka berciuman.
"Sayang aku mencintaimu jangan marah lagi ya tahan emosi"
"rico merasa senang Anggun mencium nya dan kemarahannya mereda dan dia kembali tersenyum"
__ADS_1
zaki pergi dari acara itu dan mira merasa lega zaki meninggalkan acara itu. Banyak sekali tamu yang datang dan mengucapkan selamat pada mereka.
bersambung