Simpanan Lelaki Tua

Simpanan Lelaki Tua
melamar kerja


__ADS_3

Mira dan Rico telah sepakat untuk mencari pekerjaan karna Rico ingin cepat meminang Mira menjadi istrinya. Ingin menjadikan Mira ratu dalam hidupnya.


“Sayang ada lowongan di sebuah perusahan besar, apakah kamu akan ikut memasukkan lamaran pekerjaan dengan ku”


“Aku masih sangat bingung sayang kalau aku bekerja Adrian bagaimana”


“Adrian kan kalau pagi sekolah pulang juga sudah jam 16.00, nanti kalau pulang sekolah Adrian bisa pulang ke rumah ibu, kita sudah kuliah dan kita harus bekerja juga, tidak mau kan kamu Mira hanya mengandalkan warisan dari om Amir saja, kita harus mandiri Mira Andai kita dapat warisan itu semua adalah bonus, bagaimana kamu mau ikut masukan lamaran pekerjaan”


“Ia sayang, nanti aku coba bilang ke Adrian”


Tak lama Mira menemui Adrian untuk membicarakan soal dia mau bekerja.


“Adrian kakak mau bicara dengan mu dengan serius”


“bagaimana kakak”


“Kakak kan mau berencana untuk bekerja, Adrian juga sudah mulai sekolah mulai besok, bagaimana kalau Adrian pulang sekolah di jemput terus Adrian di rumah ibunya om Rico dulu”


“Oh tidak apa-apa kakak, Adrian mau kak, kakak juga harus kejar cita-cita kakak, sebelumnya trimakasih kakak sudah mau bersama Adrian, aku sudah sangat senang kak, aku tak sendirian lagi di dunia ini , aku sudah bertemu dengan keluarga baru yang sayang sama Adrian kak, dan Adrian juga mendapatkan kasih sayang seorang ibu dari kakak dan kasih sayang seorang ayah dari om Rico serta kasih sayang seorang nenek dari mbok Ijah dan dari ibunya om Rico, kurang bersyukur apalagi Adrian ini kak, kalau kaka mau kerja tidak apa-apa Adrian juga”


“Ia sayang sama-sama, kakak sayang sekali sama Adrian, kalau adrian anggap kakak seperti ibu sendiri kakak senang sekali”


Dalam hati Mira merintih, “Nak aku ini adalah ibu kandungmu, tapi kalau sekarang kamu menganggapku seperti ibu kandungmu aku terimakasih banyak nak, begini saja aku sudah bahagia sekali”

__ADS_1


Mira langsung menemui Rico.


“Sayang aku sudah bicara dengan Adrian dan dia mau dan memperbolehkan aku bekerja”


“Syukur sayang, sekarang kita buat lamaran pekerjaan dulu, besok kit a tinggal masukan lamaran saja”


“Ia sayang”


Akhirnya mereka berdua membuat lamaran pekerjaan bersama-sama, mereka coba mengukir impian mereka berdua, menggapai asa dan cita_cita.


Tok …….tok…..tok, suara tukang bakso lewat.


Adrian berlari untuk membeli bakso itu, Mira melihat Adrian berlari.


“Aku mau beli bakso kak”


“Biar kakak saja kamu sama om Rico saja disini”


Mira berjalan menemui tukang bakso itu.


“Pak baksonya 4” Mira melihat bakso itu berbentuk love “wah pak baksonya bisa berbentuk love gitu”


“Ia bu, anak-anak suka yang begini, alay-alay gitu”

__ADS_1


‘haaaaa ia pak memang anak muda suka yang bentuk yang unik”


“Ini bu baksonya sudah siap, 4 buah bakso love”


“ia pak terima kasih”


Mira membawa 4 bungkus bakso itu ke dalam rumah.


“Rico dan Adrian ini bakso spesial cinta buat kalian, bakso yang berbentuk cinta dan mengungkapkan cinta kakak ke Adrian dan cintaku padamu Rico”


“Haaaa calon istriku sekarang mulai merayu sepertinya, mana aku mau lihat cintamu padaku”


“Wah kalau ini adalah bakso yang berbentuk cinta, tapi kalau kamu mau lihat cintaku, kamu lihatlah luas samudra dan belahlah dadaku, kamu akan lihat seberapa luasnya cintaku padamu”


“Haduh tambah tak tahan makan bakso ini, biar cintamu aku simpan di perytku”


“haaaaaaa, tawa Adrian dengan kerasnya. Kakak semua lucu ya, cinta kok di makan, kata Ayah cinta itu di rasakan di hati”


“Sudah-sudah, ayo makan ucap mbok ijah, mbok udah lapar sekali ini, sudah tidak sabar untuk makan”


Mereka semua makan dengan lahapnya bakso itu.


Bahagia itu sangatlah sederhana, bisa tertawa lepas seperti sekarang ini dan bisa bersama orang yang terkasih adalah bahagia yang sebenarnya, tak perlu mewah. Cukup dengan kebersamaan yang sederhana. Adrian terima kasih sudah melengkapi kebahagiaanku.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2