SISTEM DEWA KEKAYAAN.

SISTEM DEWA KEKAYAAN.
Bab 100. Masalalu Jiang Meng, Pengorbanan Ying Mei.


__ADS_3

Bab 100. Masalalu Jiang Meng, Pengorbanan Ying Mei.


Dengan wajah sedih Jiang Meng menceritakan masalalunya, masalalu yang membuat kekasih hatinya terbaring tak berdaya diranjangnya, nada penyesalan terdengar lirih saat Jiang Meng memulai ceritanya.


Flashback Jiang Meng.


25 tahun yang lalu.


Jiang Meng bersama dengan Ying Mei sedang berbaring bersama diatas rumput dihalaman panti asuhan mereka," Mei'er, setelah kita lulus sekolah dan keluar dari panti ini, hiduplah bersamaku, aku ingin Mei'er bersamaku selamanya, Aku berjanji akan menjadi kaya raya dan akan membuat mei'er bahagia," kata Jinag Meng dengan pandangan cinta, dia memegang tangan Ying mei dengan erat.


Ying Mei mengangguk," kak Jiang, Mei'er akan hidup dengan kak Jiang selamanya, Mei'er sangat mencintai kak Jiang, Mei'er tidak memerlukan hidup yang kaya, asalkan Kak Jiang bersama Mei'er, Mei'er akan selalu bahagia," kata Ying Mei dengan ketulusan dimatanya.


Jiang Meng menjawab dengan tegas," tidak ada kebahagiaan tanpa uang Mei'er, aku akan menjadi kaya raya dan akan membuat Mei'er bahagia secara bersamaan, percaya kepadaku Mei'er," kata Jiang Meng kepada Ying Mei, dia merasa harta merupakan pondasi dasar dari kebahagiaan.


Setelah mereka berumur 18 tahun dan sudah lulus sekolah, mereka berdua keluar dari panti asuhan karena umur mereka sudah tidak bisa lagi berada didalam panti.


Ying Mei langsung bekerja disebuah minimarket, dia menghidupi mereka berdua karena Jiang Meng belum mendapatkan pekerjaan, Ying Mei bekerja dan menghidupi mereka berdua dengan ketulusan, membuat Jiang Meng merasa dirinya sebagai pria menjadi tidak berguna.


Disaat keputusasaan mendera Jiang Meng, seseorang menawarinya pekerjaan sebagai preman, dia menerima pekerjaan itu, dia bekerja dari satu bos kebos lain, Jiang Meng merasa pekerjaannya sekarang bisa mejadi peluang bisnis baginya.


Jiang Meng keluar dari pekerjaannya sebagai preman, Jiang Meng mulai merekrut setiap temannya untuk membentuk geng mafia kecil, dia mulai membuka bisnis dengan sangat kejam, dia menghancurkan bisnis dari mantan bos miliknya, dia mendapatkan semua bisnis mantan bosnya dengan kelicikan dan tipu muslihat.

__ADS_1


Tanpa disadari oleh Jiang Meng, dendam mengalir dihati setiap orang yang dihancurkan olehnya, mereka merencanakan sebuah hal yang akan membuat Jiang Meng merasakan apa itu rasa sakit.


Bisnis Jiang Meng semakin besar tanpa disadarinya, dia mulai melupakan semua pengorbanan Ying Mei kekasihnya, dia mulai bermain wanita dan melupakan Janjinya untuk membahagiakan Ying Mei.


Jiang Meng dan Ying Mei tetap tinggal bersama walaupun Jiang Meng merasa dia sudah tidak lagi mencintai Ying Mei.


Tibalah saat yang paling disesali oleh Jiang Meng, saat itu Jiang Meng pulang kerumahnya dengan keadaan mabuk, dia mengetuk pintu rumahnya dengan sangat keras," buka pintunya sialan, aku pusing, cepat buka," teriak Jiang Meng dengan kesal dari luar pintu rumahnya.


Seketika itu juga pintu terbuka, Ying Mei melihat keadaan Jiang Meng dengan air mata yang berlinang," kak ayo masuk, maaf tadi Mei'er ketiduran menunggu kak Jiang pulang," kata Ying Mei kepada Jiang Meng, Ying Mei memeluk Jiang Meng dan mencoba memapah Jiang Meng untuk masuk kerumah mereka.


Tanpa diduga oleh Ying Mei, Jiang meng mendorong Ying Mei yang mencoba memapahnya," jangan sentuh aku, tidakkah kamu tahu, aku sudah tidak mencintaimu lagi, aku sudah memiliki kekasih lain selain dirimu, dia sangat cantik tidak sepertimu yang tidak menarik lagi, aku sekarang sangat kaya sekarang, wanita sepertimu tidak pantas bersamaku," kata Jiang Meng membuat hati Ying Mei hancur, tapi cinta Ying Mei mengalahkan perasaan sakit dihatinya.


Ying Mei kembali mencoba memapah Jiang Meng dan akhirnya Ying Mei berhasil memapah Jiang Meng, walaupun cacian dan makian Jiang Meng senantiasa tetap terucap dari mulut Jiang Meng.


Jiang Meng membuka matanya, dia melihat kearah Ying Mei yang berbaring membelakangi dirinya, dengan tubuh bergetar menahan tangisannya.


Sebenarnya Jiang Meng hanya berpura-pura mabuk, dia hanya ingin Ying Mei pergi dari hidupnya, dia menggunakan cara ini untuk membuang Ying Mei, dia merasa terganggu dengan kehadiran Ying Mei disisinya.


Dia memang brengsek, menghianati Ying Mei yang sangat mencintainya, tapi Jiang Meng merasa ini benar, dia sekarang sangat kaya dan berkuasa sekarang, jadi wanita seperti Ying Mei hanya akan mengganggu hidupnya.


Tapi entah kenapa mendengar perkataan dan tangisan Ying Mei, Jiang Meng merasa seperti ribuan pedang menebas hatinya, Jiang Meng berusaha tidak memikirkan tangisan Ying Mei lagi, dia tertidur dengan perasaan tidak menentu.

__ADS_1


Setelah hari berlalu, kembali sifat Jiang Meng menjadi semakin kejam terhadap Ying Mei, bahkan cacian dan hinaan semakin sering dikeluarkan membuat hayi Ying Mei semakin hancur, tapi entah kenapa Ying Mei masih tetap mencintai Jiang Meng.


Diluar, Jiang Meng menjadi semakin kejam, dia menghancurkan setiap saingannya, dia bahkan menjadi pemimpin mafia dimacau setelah menghancurkan banyak mafia dimacau dengan kekuatan dan kepintarannya.


Semua perbuatannya membuat dendam dihati para mafia dan saingan bisnisnya, tanpa diduga oleh Jiang Meng, musibah akan segera menghampiri hidupnya, musibah yang akan membuat penyesalan dan kesedihan selalu menghantui dirinya.


Hari valentine, hari dimana Jiang Meng mengutarakan perasaannya dulu kepada Ying Mei, tepat hari ini sudah 8 tahun Jiang Meng dan Ying Mei menjalin hubungan.


Ying Mei sedang sibuk didapur mempersiapkan hari jadinya dengan Jiang Meng, dia selesai memasak tepat pukul 7 malam, dia segera mandi dan menunggu kepulangan Jiang Meng, Ying Mei berdandan dengan sangat cantik, dia ingin hari ini menjadi hari bahagianya bersama Jiang Meng, walaupun dia tahu Jiang Meng sudah tidak mencintainya lagi.


Waktu dengan cepat berlalu, tanpa terasa waktu sudah menunjukan pukul 12 malam, makanan sudah menjadi dingin begitupun hatinya, perasaan Ying Mei menjadi sangat hancur, Jiang Meng melupakan hari bahagia mereka, tanpa terasa airmata Ying Mei kembali mengalir.


Tanpa memakan makanan tang dibuat olehnya, dia menuju kekamar tidurnya, tanpa diduga seseorang mendobrak pintu rumahnya, Ying Mei merasa ketakutan, dia melihat 5 orang membawa pistol ditangan mereka.


Penyusup pertama berkata," cepat cari dan bunuh Jiang Meng, berani sekali dia menghancurkan bisnisku, dia tidak tahu dengan siapa dia berurusan," kata sang penyusup pertama, Ying Mei ketakutan mendengar seseorang mencoba membunuh Jiang Meng, orang yang dicintainya.


Penyusup kedua berbicara," dia tidak ada disini, kemana dia, mari tunggu dia datang, kita harus bisa membunuhnya, dia juga sangat berani menghancurkan geng mafia mikikku, dia harus dihabisi," kata peyusup kedua yang ternyata seorang ketua geng mafia.


Mendengar mereka menunggu Jiang Meng pulang, Ying Mei segera menelpon Jiang Meng untuk tidak pulang kerumah,setelah dihubungi, ternyata nomor telepon Jiang Meng tidak aktif, dia segera mengirim pesan singkat kepada Jiang Meng, setelah pesan dikirim, Ying Mei segera keluar dari kamarnya dan menemui para penyusup itu.


Langkah kaki terdengar dari dalam kamar, para penyusup melihat kearah kamar dan melihat Ying Mei keluar dengan wajah tenang," apakah kalian mencari suamiku, dia tidak ada dirumah, kalau kalian ingin balas dendam, bunuhlah aku, maka suamiku Jiang Meng akan hancur," kata Ying Mei dengan tenang, dia mengaku sebagai istri dari Jiang Meng agar mereka membunuhnya.

__ADS_1


Para penyusup segera menodongkan pistol mereka kearah kepala Ying Mei," oh, ternyata bedebah itu memiliki istri, tapi dia masih bermain wanita diluar, ayo kita bawa wanita ini, kita akan menyiksanya dan mengirimkan mayatnya kepada Jiang Meng itu," mereka segera membawa Ying Mei, mereka berencana menganiaya Ying Mei untuk membalaskan dendam mereka.


Ying Mei menangis dalam diam, dia merasa lega, akhirnya bisa menyelamatkan kekasih hatinya, walaupun dia tahu bahwa sang kekasih tidak lagi mencintainya.


__ADS_2