
Bab 112. Pingsan ketakutan, Raja Ling diracun.
Suara tawa dan canda terdengar sebelum keheningan terjadi saat kedatangan Liang Dong dengan menyeret Qian Zang yang babak belur ditangannya.
Dengan sangat tergesa-gesa Liang Dong menuju kearah meja milik Jono, dengan sangat terkejut Liang Dong bertanya," tuan Jono, tuan Jiang, pak Bing, kalian bertiga saling mengenal?," tanya Liang Dong dengan wajah penuh tanda tanya.
Jono dengan santai menjawab," pak Liang, kami memang saling mengenal, lebih spesifiknya, tanyakan saja kepada pak Jiang dan pak Bing," Jono sangat malas menjelaskan semuanya secara mendetail kepada Liang Dong.
Mendengar perkataan Jono, Jiang Meng dan Bing Sun berinisiatif menjelaskan semua, agr kebingungan Liang Dong menghilang.
Jiang Meng menjelaskan hubungannya dengan Jono," pak Jiang, tuan Jono merupakan dermawan terbesar saya, tuan Jono sekarang menjadi atasan saya, tuan Jonolah yang sekarang menjadi pemimpin seluruh mafia dimacau, sekarang saya hanya sebagai pemimpin bayangan yang bekerja dibawah perintah tuan Jono," penjelasan Jiang Meng membuat Liang Dong ketakutan, seorang semuda Jono bisa memimpin seluruh mafia dimacau.
Giliran Bing Sun menjelaskan hubungannya dengan Jono," pak Jiang, tuan Jono merupakan pemilik saham terbesar dari Macau Exlusive Group, jadi tuan Jono pemimpin mutlak diperusaaan kami, saya hanya bekerja kepada tuan Jono, lalu apakah pak Jiang mengenal tuan Jono?," tanya Bing Sun menanyakan hubungan Liang Dong dengan Jono.
Liang Dong sangat terkejut mendengar penjelasan Jiang Meng dan Bing Sun, seberapa kaya Jono bisa membeli saham perusahaan tempat Bing Sun dan dirinya bekerja sebagai Ceo.
Setelah menenangkan hatinya, Liang Dong menjawab pertanyaan Bing Sun," pak Bing, saya juga sama seperti anda, tuan Jono merupakan pemilik saham terbesar Macau Entertaiment Public, jadi saya bekerja kepada tuan Jono sama seperti anda," penjelasan Liang Dong membuat Bing Sun terkejut.
__ADS_1
Bing Sun melihat kearah Jono dengan sangat hormat, bukan hanya menjadi pemimpin mafia yang sangat berkuasa, Jono bahkan dapat membeli dua saham mayoritas perusahaan terbesar dimacau,Kekayaan, kekuasaan dan koneksi Jono pasti sangat menakutkan, karena uang saja tidak akan cukup membeli saham dua perusahaan terbesar dimacau, ini menunjukan identitas Jono pasti sangat mengerikan.
Semua tamu undangan mendengar perkataan Jiang Meng, Bing Sun dan Liang Dong, mereka semua sangat terkejut karena Jono sangat mengerikan dimata mereka, semua orang yang ingin mengenal Joni mengurungkan niatnya, karena mereka merasa indentitas mereka tidak pantas untuk mengenal orang seberkuasa seperti Jono.
Liang Dong mengingat perintah Jono membawa Qian Zang untuk menghadap Jono, Liang Dong melihat kearah Qian Zang, seketika dia terkejut, dia melihat Qian Zang pingsan dilantai dengan mulut berbusa dengan air kencing bercucuran dicelananya.
Qian Zang sangat ketakutan sampai menjadi epilepsi, Qian Zang ketakutan dengan identitas sebenarnya dari Jono, tekanan mental membuatnya seketika jatuh pingsan.
Jono berkata kepada Liang Dong," pak Liang, bawa orang ini keluar, jangan mengotori tempat ini, dia sebelumnya mengancam saya, selidiki semua tentang orang ini secara mendetail , kalau dia melakukan kecurangan diperusahaan, anda harus tahu apa yang harus dilakukan, kalau anda tidak bisa melakukan perintah saya, sebaiknya anda mengundurkan diri dari posisi anda, apa anda mengerti pak Liang?," perintah Jono dengan tegas,tanpa ada kesempatan untuk dibantah oleh Liang Dong.
Loang Dong berkeringat dingin mendengar perkataan Jono, karena Jono memberinya prrintah untuk mengurus masalah ini secara mendetail, dia tahu, Jono pasti mengetahui sesuatu tentang kecurangan Qian Zang, Liang Dong semakin marah menatap Qian Zang yang sedang pingsan dilantai.
Waktu berlalu dengan cepat, pesta kerajaan segera dimulai, raja dan ratu macau memasuki aula pesta dengan mengandeng anak mereka Ling Mu'er, aura mereka menunjukan kebahagiaan, karena kesembuhan anak mereka.
Semua orang berdiri dan menunduk hormat kepada sang raja dan ratu macau tapi tidak dengan Jono, dia tetap berdiri tegak tanpa niat untuk menundukan kepalanya, tidak ada yang bisa membuatnya menunduk selain kepada tuhan dan keluarganya, itulah prinsip Jono selama ini.
Semua tamu terbelalak kaget melihat keberanian Jono, karena sangat berani tidak tunduk didepan pemimpin sebenarnya dari negara macau, Jono hanya berdiri dengan santai, tanpa menunjukan dia terganggu oleh tatapan kaget dari semua orang kepadanya.
__ADS_1
Sang raja melihat kearah Jono, dia belum pernah melihat orang seberani Jono sebelumnya, dia sedikit penasaran, siapa Jono sebenarnya, berbeda dengan sang ratu dia sangat bersemangat melihat Jono, apalagi anaknya bisa sembuh dengan krim milik Jono, dia berhutang budi teramat besar kapada Jono.
Ratu Ling menggandeng tangan raja Ling menuju kearah Jono," tuan Jono, anda sudah datang, maafkan saya tidak bisa menyambut anda secara pribadi, ini suami saya Ling Yuan, raja dari macau, anda bisa memanggilnya raja Ling," Ratu Ling memperkenalkan Jono kepada suaminya.
Jono menyambut dengan hangat perkataan Ratu Ling," tidak apa-apa ratu Ling, saya juga mendadak datang kesini, ini kekasih saya Tari, saya belum mengenalkan kekasih saya secara resmi kepada anda, karena anda pulang dari pameran krim dengan tergesa-gesa, salam kenal raja Ling, nama saya Jono," kata Jono memperkenalkan dirinya kepada raja Ling, tangan Jono tetulur kearah Raja Ling.
Raja Ling akhirnya tahu siapa Jono, dialah yang menyembuhkan anaknya dari luka bakar yang dialami Ling Mu'er, raja Ling membalas menjabat tangan Jono," uhuk,uhuk, tuan Jono, terima kasih atas kebaikan anda kepada kepada keluarga saya, kami sangat berhutang budi kepada anda, maafkan saya tidak menyambut anda secara pribadi, dikarenakan saya harus selalu berada dikamar karena saya memiliki penyakit yang aneh," kata raja Ling diselingi batuk, saat batuk, raja Ling mengeluarkan darah dari mulutnya, menandakan racun sudah memasuki bagian jantung dari raja Ling.
Jono melihat raja Ling bukanlah sakit, melainkan raja Ling diracuni oleh seseorang, racun ini sangat berbahaya, ini merupakan racun kuno yang tidak diketahui bagaimana cara mengeluarkan racun ini dari tubuh seseorang, racun ini menyebabkan kematian setelah dua tahun memasuki tubuh seseorang, racun ini sangat sulit dideteksi bahkan oleh alat kedokteran canggih dijaman sekarang.
Tari berkenalan dengan raja dan datu Ling, dia sedikit khawatir dengan keadaan raja macau," Raja Ling, apakah anda baik-baik saja, anda sebaiknya beristirahat agar penyakit anda tidak bertambah parah," melihat Raja Ling mengingatkan dia dengan keadaan ibunya dulu.
Raja Ling menggeleng," ini tidak apa-apa, umur saya diperkirakan oleh dokter hanya tersisa satu bulan lagi, karena kekhawatiran terbesar saya tentang anak saya sudah hilang, saya sudah ikhlas untuk meninggalkan dunia ini, ini pesta terakhir saya untuk anak saya sebelum saya meninggalkan dunia ini," kata raja Ling dengan senyuman diwajahnya, raja Ling mengungkapkan fakta mencengangkan tentang keadaannya kepada semua tamu.
Jono berkata kepada raja Ling," tidak ada yang tidak mungkin raja Ling, umur manusia hanya tuhanlah yang tahu, manusia hanya bisa berdoa, tuhanlah yang akan menentukan semuanya," kata Jono kepada raja Ling, dia tahu raja Ling tidak ingin mati, karena tidak ada satupun manusia siap meninggalkan orang yang dicintainya, raja Ling tidak siap meninggalkan istri dan juga anaknya.
Tari dan Jiang Meng tidak terkejut mendengar perkataan Jono kepada raja Ling, karena mereka tahu seberapa hebat kemampuan medis yang dimiliki Jono, selama masih ada nafas tersisa, orang itu pasti bisa disembuhkan oleh Jono.
__ADS_1
Semua tamu terkejut mendengar perkataan raja Ling, ini merupakan berita besar yang akan mengguncang macau dan dunia, raja macau ternyata memiliki penyakit yang akan membunuhnya.