SISTEM DEWA KEKAYAAN.

SISTEM DEWA KEKAYAAN.
Bab 43. Menggunakan Kemampuan komputer super, mencari bukti.


__ADS_3

Bab 43. Menggunakan Kemampuan komputer super, mencari bukti.


Jono berjalan diikuti oleh Surya menuju sebuah lift untuk menuju kelantai paling atas, lantai 50, Segera Jono menaiki lift, akhirnya setelah beberapa saat menaiki lift, Jono sampai dilantai teratas dari gedung perkantoran Golden Street.


Ketika Jono melihat keluar, dia melihat dekorasi dari lantai 50 sangat mewah, lantai dari marmer terbaik, dinding dihiasi lukisan yang terlihat sangat mahal," Tuan Jono mari saya tunjukan ruangan pribadi anda," Surya membawa Jono menuju ruangan dari pemilik Gedung.


Jono berjalan bersama Surya, mereka tiba disebuah pintu," Tuan Jono ini kartu pemilik dari pemilik Gedung, hanya tuan yang diperbolehkan menggunakan kartu ini," Surya meberikan sebuah kartu kepada Jono, segera Jono menggesekan kartu kemesin yang terdapat didepan pintu.


Seketika pinyu terbuka, Jono masuk kedalam ruangan itu, Jono melihat isi didalamnya, Jono terkejut didalam ruangan terdapat ruangan seperti kamar president suite sebuah hotel bintang 5, ada sebuah bioskop pribadi, dan bar untuk menyimpan wine langka disana, semua fasilitas untuk kenyamanan sebuah hunian berada disini.


Jono segera menuju ruangan kerja yang berada diruangan itu," pak Surya, silakan lanjutkan pekerjaan anda, saya akan keruangan kerja, ada yang harus saya kerjakan," Jono meminta Surya meninggalkan ruangannya, Jono tidak ingin kegiatannya diganggu oleh Surya.


Surya mengangguk," baik tuan Jono, kalau ada yang tuan butuhkan, silakan hubungi saya, saya permisi," Surya berfikir Jono akan bekerja didalam ruangan itu, jadi dia tidak curiga mengenai apa yang dilakukan Jono.


Setelah Surya meninggalkan ruangannya, Jono mengunci ruangannya supaya aman menggunakan kemampuan komputer supernya.


Jono segera duduk didepan kompuer, dia mengetik dengan sangat cepat, dia membobol keamanan dari komputer perusahaan Bumi Perkasa, perusahaan tempat dulu ayah dari Tari bekerja.


Perusahaan Bumi Perkasa menyewa lantai ke 25 dari gedung perkantoran Golden Street, perusahaan yang cukup besar, karena biaya sewa digedung ini sangat mahal, bisa mencapai 15 miliar pertahun.


Jono menggunakan kemampuan hackernya untuk melihat aliran dana dari 2 tahun lalu saat ayah Tari difitnah menggelapkan Dana, dia melihat aliran dana aneh dari perusahaan Bumi Perkasa menuju sebuah rekening dari orang yang bernama Bento Prawija, dengan Jumlah 10 miliar rupiah.

__ADS_1


Jono mengecek data karyawan dari perusahaan Bumi Perkasa, dia melihat ada orang bernama Bento Prawija, dia merupakan wakil direktur yang mengurus masalah keuangan diperusahaan Bumi Perkasa.


Semua data yang didapat oleh Jono merupakan data yang dihapus oleh Bento menggunakan kekuasaannya diperusahaan, apalagi dia yang mengurus keuangan disana.


Jono kembali melihat laporan keuangan perusahaan Bumi perkasa, dia melihat hal yang lebih janggal, Bento merubah aliran dana yang masuk keakun rekeningnya dengan nama ayah Tari yang bernama Adi Gunawan.


Jono mengcopy laporan itu dan menyimpannya kedalam handphonenya, dia segera bangun dari tempat duduknya.


Jono merenggangkan tubuhnya," akhirnya, aku sudah memiliki bukti untuk membebaskan ayah Tari, nanti aku harus menyerahkan bukti ini kepada polisi," batin Jono berkata, dia ingin keluarga Tari secepatnya kembali utuh.


Jono ingin segera menyerahkan bukti yang dimilikinya, tapi karena dia memiliki banyak urusan, jadi harus ditunda dalam beberapa hari, dia juga belum bertemu calon ayah mertuanya, Jadi nanti Jono akan mengajak Tari menemui dan membebaskan Adi, ayah dari Tari.


Tari berkata," Mas Jono, besok kita menemui papa ya mas, benarkah mas sudah memiliki buktinya?, makasi mas, mas Jono sangat baik kepadaku dan keluargaku, Tari sangat bahagia mas," Tari berkata dengan menahan suara tangisnya.


Jono dengan lembut berkata," mas akan melakukan apapun untuk Tari, mas sudah memegang buktinya, mas akan menyeret orang yang memfitnah papa Adi kedalam penjara, mas janji," Jono selalu menepati janjinya, karena dia seorang laki-laki.


Tari mengangguk mengiyakan perkataan Jono,"terima kasih mas, besok siang kita temui papa di tahanan, Tari juga sudah sangat rindu dengan papa, Tari juga mau mengenalkan mas sebagai pacar Tari," kata Tari kemudian.


Jono mengangguk," iya Tari, mas juga akan meminta restu kepada papa Adi, tinggal restu papa Adi yang mas belum dapatkan," Jono ingin mengenal calon papa mertuanya, dia ingin menjadikan Tari istrinya kelak.


Jono dan Tari mengakhiri panggilan telepon mereka, Saat Jono akan memasukan handphonenya, hadphone jono kembali berdering, tertera nomor dari negara lain tertera di layarnya.

__ADS_1


(Anggap percakapan bahasa inggris).


Jono mengangkat panggilan itu," halo dengan siapa saya berbicara," kata Jono ditelepon.


Sang penelpon segera menjawab," Halo tuan Jono, saya Albert, ceo dari Skynet airline, saya mendapatkan nomor tuan Jono dari surat pemindahan saham perusahaan, maaf mengganggu tuan Jono, saya baru menghubungi tuan Jono sekarang, saya sedang dalam perjalanan dinas dan baru mengetahui perpindahan saham kepada tuan Jono, mohon maafkan kelalaian saya," kata Albert meperkenalkan diri dan meminta maaf atas kelalaiannya.


Jono segera menanggapi perkataan Albert," tidak apa-apa pak Albert, saya tidak mempermasalahkannya, saya hampir lupa telah membeli saham Skyjet Airline, apakah ada masalah dengan perusahaan, sampai pak Albert sendiri yang menghubungi saya.


Albert terkejut mendengar perkataan Jono," dikira membeli saham seperti membeli sayuran dipasar ya, sampai tuan Jono lupa dia membeli saham Skyjet Airline, sekaya apa bos baruku ini?," kata Albert dalam batinnya.


Albert kembali berbicara," tidak tuan Jono, tidak ada masalah diperusahaan, saya cuma ingin menyampaikan apakah tuan Jono memiliki pengaturan untuk perusahaan, tuan Jono merupakan pemilik saham terbesar, jadi tuan Jono memiliki hak penuh dalam pengambilan keputusan dari perusahaan," Albert takut perusahaan yang dibuatnya dirusak oleh Jono, dia terkejut saham perusahaan bisa dibeli Jono tanpa sepengetahuannya.


Jono hanya tersenyum mendengar perkataan Albert, dia sangat tau arti dari perkataan albert," saya tidak akan mengganggu perusahaan, saya hanya akan mengambil deviden setiap tahunnya, pak Albert adalah pendiri sekaligus yang mengembangkan perusahaan sampai maju seperti ini, jadi saya sangat mempercayai pak Albert sebagai pemimpin di perusahaan, kalau ada urusan pengambil keputusan penting saja, baru hubungi saya pak Albert," Jono tidak mau berurusan dengan perusahaan, bisa pecah kepalanya nanti.


Albert sangat gembira mendengar kat-kata dari Jono," baik tuan Jono saya mengerti, sebagai permintaan maaf saya, perusahaan sudah menyiapkan pesawat jet pribadi mewah kepada tuan Jono, pesawat akan dikirim besok dan akan sampai dijakarta sekitar 3 hari kemudian," kata Albert meberitahu Jono, dia dikirimkan pesawat jet pribadi oleh perusahaan.


Albert kembali berkata," tuan Jono, deviden saham anda akan dikirim dalam 2 hari karena sedang diaudit, silakan cek kembali laporannya keuangan dan kinerja perusahaan, semua akan dikirim ke email tuan Jono," kata Albert memberitahu Jono deviden akan dikirim 2 hari kemudian.


Jono mengangguk," baik pak Albert saya menerima hadiahnya, saya juga akan memeriksa laporan yang dikirim, terima kasih atas kerja kerasnya, kita akhiri panggilan ini pak Albert, saya ada urusan yang harus saya selesaikan," Jono lelah berbicara bahasa inggris, otaknya serasa mau meledak, maka dari itu dia berusaha mengakhiri panggilan teleponnya.


Albert berkata," baik tuan Jono kita akhiri panggilannya, maaf mengganggu waktu dari tuan Jono," panggilanpun berakhir.

__ADS_1


__ADS_2