SISTEM DEWA KEKAYAAN.

SISTEM DEWA KEKAYAAN.
Bab 94. Harta terakhir dibatu rongsokan, Lelang dimulai.


__ADS_3

Bab 94. Harta terakhir dibatu rongsokan, Lelang dimulai.


Jono kembali melakukan pencarian dengan mata super mesumnya, dia merasakan firasat bahwa ada harta paling berharga ditumpukan batu sampah ini, dia dengan sangat teliti melakukan pencarian, berharap firasatnya benar, bahwa ada harta yang tersimpan disini.


Jono melihat kearah batu ke 1790 yang berada ditumpukan batu paling atas, dia melihat batu itu dengan sangat teliti, dia tercengang melihat deskripsi dari batu yang dilihatnya.


Batu ke 1790:


Kualitas batu: sangat buruk.


Berat batu: 30 kg.


Isi didalam batu: giok murni sempurna hijau cerah, kualitas super.


Berat giok: 100 gram.


Harga pergram: 10 juta pataca macau/ 18 miliar rupiah.


Total harga giok: 1 miliar pataca macau/ 1,8 triliun rupiah.


Jono sangat senang melihat isi batu yang di depannya, giok ini akan menjadi perhiasan yang baik untuk orang-orang yang disayanginya, Jono kemudian mengambil batu nomor 1790 dan menatuhnya ditrolly dengan santai.


Jono melihat-lihat kembali, tapi sisa dari semua batu rongsokan itu hanyalah sampah, memang benar hanya sedikit batu yang bisa membuat untung dijudi ini, dari 2000 lebih batu rongsokan, hanya empat batu yang membuatnya bisa mendapatkan kekayaan, sisanya hanyalah sampah yang bisa membuat seseorang bangkrut.


Jono berjalan menuju pemikik stan dan menyerahkan batu yang dipilihnya untuk ditimbang, Jono segera menemui pemilik stan dan menyerahkan batu yang dipilih olehnya.


Jono berkata kepada pemilik stan," pak, ini batu yang saya pilih, bisakah ditimbang sekarang, saya akan membayar secara cash," Jono menyerahkan 20 batu yang dipilihnya, dia tahu hanya 4 batu yang terbaik yang berisi giok murni, 16 yang lain merupakan pengecoh agar orang lain tidak curiga kepadanya.


Pemilik stan melihat Jono membeli banyak batu miliknya, dia sangat bersemangat," baik tuan, saya akan menimbang sekarang, apa anda memerlukan orang untuk memotong batu ini, saya juga menyediakan jasa pemotongan batu disini," kata sang pemilik stan dengan sangat senang.


Jono mengangguk," saya akan memotong sebagian disini dan sebagian lagi ditepat saya sendiri, jadi saya akan memotong 10 batu disini, bisakah sisa batu saya dikirim ketempat saya tinggal," kata Jono bertanya kepada pemilik stan.


Sang pemilik stan menjawab pertanyaan Jono," bisa tuan, saya akan mengirimkan batu pilihan anda kempat yang anda pilih, ayo tuan, kita hitung dahulu berapa berat dari semua batu ini," kata pemilik stan yang bernama Brando.


Brando membawa batu ketempat penimbangan, dia meletakan batu dipenimbangan, berat batu sangat berfariasi, mukia dari 30 kg, 50 kg, bahkan sampai 300 kg.

__ADS_1


Setelah melakukan penimbangan total berat batu mencapai 2100 kg, berarti harga yang harus dibayar oleh Jono adalah 21 juta pataca macau atau sekitar 37 miliar rupiah, angka yang cukup besar hanya dari 20 batu saja.


Andai orang lain membeli semua batu ini dan mendapatkan 4 batu terbaik, mungkin mereka akan tetap bangkrut, karena berat dari semua batu yang ada disini mungkin mencapai jutaan ton kalau digabung, Jono merasa beruntung memiliki kemampuan mata super mesumnya.


Brando telah selesai menghitung berat dari batu pilihan Jono," tuan, berat semua dari batu pikihan anda 2100 kg, total semua pembayaran adalah 21 juta pataca macau, tuan ingin transfer atau menggunakan cek karena jumlah ini cukup besar," kata Brando dengan semangat.


Jono menjawab," saya akan menggunakan transfer agar lebih efisien, saya akan menitipkan dahulu batu saya disini, saya akan mengikuti pelelangan didalam, saya akan menambahkan 30 juta pataca macau sebagai imbalan kepada anda untuk pemotongan batu dan biaya pengiriman batu saya nanti ketempat yang saya tuju nanti," kata Jono dengan murah hati.


Brando sangat senang, dia hanyalah pemilik stan tapi bukanlah pemilik semua batu disini, dia hanyalah sebagai makelar yang menjadi perantara penjualan setiap batu rongsokan disini, uang yang ditawarkan oleh Jono sangat menggiurkan baginya.


Brando menepuk dadanya dengan semangat," tenang tuan, saya akan menjaga batu anda disini, saya akan mengirimkan batu anda dengan selamat sampai ditujuan," kata Brando dengan percaya diri.


Jono mengangguk, dia menyerahkan 21 juta patca macau sebagai biaya batu dan menyerahkan 15 juta lagi sebagai biaya untuk jasa Brando, sisa 15 juta pataca macau akan dibayar Jono setelah pekerjaan Franco selesai.


Tanpa terasa sudah dua jam jono melakukan pencarian harta karun giok ditempat rongsokan batu, tanpa terasa waktu sudah menunjukan pukul 1 siang, sudah waktunya pelelangan batu akan segera dimulai.


Mereka semua segera masuk ketempat pelelangan, karena Macau Exlusive Group merupakan perusahaan yang besar , mereka mendapatkan tempat yang cukup strategis yang disiapkan oleh rumah judi batu, meteka menempati ruangan Vip no. 4 disana.


Lelang batu akhirnya dimulai, Jono, Steve ,dan Bing Sun duduk dimeja no.4, Jono hanya fokus untuk pelelangan, dia ingin mencari giok terbaik untuk membuat hadiah untuk orang yang disayanginya.


Franco kembali berbicara," tuan dan nyonya yang terhormat, untuk mempersingkat waktu, saya akan menunjukan batu pertama, silakan lihat batu ini," kata Franco membuka kain yang menutupi batu pertama yang lelang.


Semua orang melihat kearah batu yang dilelang, mereka melihat batu yang lumayan besar diatas panggung, memiliki bentuk lingkaran sempurna, tanpa cacat sama sekali, semua peneliti batu master menilai pasti ada giok yang bagus didalam batu pertama ini.


Franco kembali memanasi lelang," batu ini merupakan batu yang digali dari kedalaman tanah 10 km disebuah kawah tempat penambangan batu giok, berat batu ini adalah 200 kg, kalau tuan tertarik dengan batu ini, kami menawarkan harga awal dari batu ini 20 juta pataca macau, setiap kenaikan tawaran minimal 1 juta pataca macau, penawaran dimulai dari sekarang," kata Franco penuh semangat.


Tawaran datang dari meja no,5," saya menawar 22 juta pataca macau," kata seseorang dari meja nomor 5.


Tawaran kembali terdengar, sekarang dari meja nomor 3," saya menawar 24 pataca macau," kata dari seseorang dimeja nomor 24.


Tawaran terus berdatangan, sampai harga dari batu sudah mencapai 50 juta pataca macau/ 90 miliar rupiah, harga yang lumayan untuk sebuah batu yang belum terbukti berisi giok, Jono penasaran apakah batu ini berisi giok yang bagus, Jono segera menggunakan mata super mesumnya.


Batu lelang pertama:


Kualitas batu: sangat baik, bulat sempurna, tanpa cacat diluar.

__ADS_1


Berat batu: 200 kg.


Isi didalam batu: giok kualitas tinggi, belum mencapai kemurnian tinggi.


Berat giok: 300 gram.


Harga pergram: 100 ribu pataca macau/ 180 juta rupiah.


Harga total giok: 30 juta pataca macau/ 54 miliar rupiah.


Melihat deskripsi dari batu lelang pertama, Jono kehilangan minat dengan batu itu, memang ada giok didalamnya, hanya saja akan rugi kalau membeli batu giok ini, Jono tidak melakukan penawaran untuk batu pertama ini.


Tanoa diduga harga batu sudah mencapai 60 juta pataca macau, tidak ada yang berani lagi menaikan harga, harga yang ditawar oleh tamu yang lain sudah dua kali lipat dari harga sebenarnya dari isi didalam batu lelang pertama.


Jono menggelengkan kepalanya, dia merasa beruntung memiliki mata super mesumnya, kalau dia membabi buta ikut menawar, mungkin hartanya akan habis tak bersisa disini.


Franco berkata setelah keheningan terjadi," karena sudah tidak ada penawaran, saya akan menghitung mulai sekarang, Satu, dua ,tiga, selamat untuk meja Vip nomor dua mendapatkan batu lelang pertama," kata Franco dengan penuh semangat, dia akan mendapatkan 5 persen dari hasil lelang hari ini.


NB: kualitas giok dinovel ini dari terendah sampai tertinggi.


- giok kualitas rendah.


-giok kualitas sedang.


-giok kualitas tinggi.


-giok kualitas super.


-giok murni hijau biasa, kualitas super.


-giok murni hijau jamrud, kualitas super.


-giok murni sempurna hijau cerah, kualitas super.


-giok murni hijau kekaisaran, kualitas super.

__ADS_1


__ADS_2