
Bab 45. Akting memukau, Balas dendam dengan elegan.
Angle menatap Wawan dengan ppandangan meremehkan," apa yang kurang darimu?, apakah kamu tidak sadar dengan kekuranganmu sendiri, kamu tidak bisa memberiku apapun yang aku mau, lihatlah mobil dari pacarku, ini mercy seharga 800 juta, dia Juga membelikanku baju dan tas branded, bisakah kamu memberiku semua itu, kamu hanya pria miskin," Kata Angle menghina Wawan.
Wawan memang pria miskin, sama seperti Jono, dia mendapatkan Beasiswa saat bersekolah di SMA Nusa Bangsa, bedanya Jono mendapat beasiswa kurang mampu sedangkan Wawan mendapatkan beasiswa karena kepintarannya.
Wawan menatap Angle kecewa," Apakah hanya karena aku miskin, kamu mengkhianatiku Angle, tidakkah ada sedikitpun rasa dihatimu kepadaku, aku sudah berencana melamarmu sekarang, aku sudah menyiapkan bunga dan cincin untuk melamarmu," Wawan masih menaruh harapan dimatanya, 3 tahun tidaklah waktu yang sebentar untuk menjalin hubungan.
Angle hanya mencemooh Wawan," Wawan oh Wawan, kasihan sekali kamu, Aku sudah berselingkuh 2 tahun yang lalu, aku bersama denganmu karena, kalau misalnya aku hamil dengan Brandon, kamu akan menjadi tameng buatku, supaya kamu menjadi ayah dari anakku dan brandon, itulah kenapa aku tidak memutuskanmu selama ini," Kata Angle mengungkapkan kenapa dia tidak memutuskan Wawan selama ini.
Brandon, selingkuhan Angle menatap Wawan dengan hina," Angle, inikah tameng yang kamu katakan itu, hei bung, kasihan sekali kamu, Angle hanya menjadikanmu kambing hitam, kalau dia hamil denganku," Brandon menghina Wawan dengan sangat brutal.
Brandon kembali menghina Wawan," kamu tahu, kenapa Angle sampai mengkhianatimu, itu karena kamu miskin, lihat pakaian dan tas yang dipakai Angle, semua merk branded, aku membelikannya sekitar 50 juta,Tahukah kamu, aku sudah punya anak dan istri, tapi kenapa Angle memilihku, kamu tahu?, itu karena aku lebih kaya darimu," Kata Brandon menghina Wawan miskin.
Wawan kehilangan seuruh cinta dihatinya untuk Angle, dia menatap kedua orang itu dengan hina," inikah alasan kamu mengkhianatiku Angle, sepenting itukah harta bagimu, baik kalau memang dia pilihanmu, lebih baik kita akhiri hubungan kita, terima kasih karena membuatku mengetahuinya sebelum terlambat," Wawan memutuskan Angle memang tidak layak untuk cintanya.
Angle memeluk Brandon, dan melihat Wawan dengan jijik," itulah yang aku inginkan dari dulu, kita akhiri hubungan ini, aku lebih memilih Brandon daripada dirimu, jangan pernah menemuiku lagi mulai sekarang," Angle semakin erat memeluk Brandon.
__ADS_1
Brandon kembali mencemooh Wawan," lihatlah kenyataannya, Angle lebih memilihku yang kaya daripada dirimu yang miskin, pergilah dari sini, wajahmu membuatku jijik," Brandon mengusir Wawan seperti mengusir anjing Jalanan.
Jono mendengar percakapan mereka bertiga, seketika dia marah, tapi dia memiliki rencana dengan Wawan ,dia akan melakukan rencana itu sekarang.
Jono keluar dari persembunyiannya, dia berlari membawa bunga yang dibeli olehnya, dia berlari menuju kearah Wawan dengan sangat cepat.
Sesampainya didepan Wawan, Jono memulai aktingnya," hah,hah,hah, maaf tuan Wawan, saya terlambat membeli bunga yang anda pesan, saya baru pulang dari Trisula Grup, perusahaan milik tuan Wawan, mohon maafkan saya," Jono berakting menjadi pegawai dari perusahaan milik Wawan.
Jono sudah menghubungi Johan, Ceo dari Trisula Grup untuk melancarkan rencananya, dia akan menghubungi Johan kalau mereka tidak percaya Wawan adalah pemilik dari Trisula Grup.
Angle dan Brandon terkejut mendengar perkataan Jono,tidak mungkin Wawan memiliki perusahaan, apalagi perusahaan sebesar Trisula Grup, Angle sangat mengenal latar belakang Wawan.
Brandon juga tidak mempercayai Jono dan Wawan," Aku tidak percaya kepada kalian berdua, kalian berdua tahu, ayahku bernama Bara, wakil direktur dari Trisula Grup, aku mengetahui Pak Johan adalah Ceo dan pemilik dari Trisula Grup," Brandon mengetahui Johan merupakan Ceo dari Trisula Grup, Tapi tidak mengetahui Jono merupakan pemilik saham terbesar disana, ini hanya diketahui oleh Johan, Ceo dari Trisula Grup.
Seketika handphone Wawan berdering, nomor asing memanggil dari handphonenya, Jono mengangkat Handphonenya.
"Halo Pak Wawan, saya Johan, saya Ceo dari Trisula Grup, saya mendapatkan perintah dari tuan Jono, pemilik saham terbesar perusahaan untuk bekerjasama dalam akting ini, mohon kerjasamanya," Johan berkata pelan, Wawan tidak mengaktifkan Loudspeaker di handphonenya.
__ADS_1
Seketika Wawan mengerti Jono merupakan pemilik dari Trisula Grup, dia menyalakan Luodspeaker handphonenya agar didengar oleh semua orang.
Wawan memulai aktingnya," Halo juga Pak Johan, saya memiliki masalah dengan seseorang, tolong pecat dengan tidak hormat orang yang bernama Bara, dia wakil direktur dari Trisula Grup, aku tidak ingin dia berada diperusahaan milikku,kalau dia bertanya kenapa kamu memecatnya, katakan saja, dia memiliki anak yang sangat berbakti, apa kamu mengerti pak Johan," Kata Wawan dengan tegas.
Johan segera menjawab," baik tuan Wawan, saya akan memecatnya, dan saya akan mengatakan kepadanya alasan pemecatannya, baik tuan Wawan saya akan memecatnya sekarang, tunggu kabarnya segera tuan Wawan," Kata Johan, mereka segera mengakhiri panggilan teleponnya.
Brandon yang mendengar percakapan Wawan dan Johan seketika tertawa terbahak-bahak," bwahahahahaha, itu sangat lucu, dimana kamu menyewa aktor seperti itu, dia sangat ahli memerankan suara yang mirip dengan tuan Johan, bwahahahaha" Brandon sampai sakit perut karena tertawa begitu kerasnya.
Sebelum tawanya selesai, handphonenya berbunyi,dia melihat panggilan itu dari ayahnya," Halo ayah, kenapa menghubungiku, aku bertemu orang yang mengaku pemilik dari Trisula Grup dan dia meminta tuan Johan memecatmu, ini sangat lucu ayah, mana mungkin dia menjadi pemilik dari Trisula Grup," kata Brandon setelah mendapatkan telepon dari ayahnya.
Bara ayah dari Brandon seketika menjadi murka mendengar perkataan anaknya," dasar anak tidak tahu diri, jadi benar, itu semua karenamu aku dipecat dari pekerjaanku, apa yang kau perbuat sampai aku dipecat dari pekerjaanku," Bara membentak Brandon dan bertanya apa yang diperbuat Brandon sampai dia dipecat.
Brandon yang ketakutan segera menceritakan kejadia yang sebenarnya kepad Bara, mukai dari dia mencuri Angle dari Wawan, menghina Wawan, dan berujung Wawan memerintahkan Johan memecat Bara.
Setelah mengetahui masalahnya Bara bertambah murka," segera bersujut, dan meminta maaf kepada Tuan Wawan, bila perlu cium kaki tuan Wawan sampai tuan Wawan memaafkanmu, cepat lakukan," perintah Bara mutlak.
Setelah mendengar perintah dari ayahnya, Brandon ketakutan saat melihat Wawan, dia segera merangkak menuju wawan, Brandon berlutut dan bersujut dihadapan Wawan.
__ADS_1
Melihat Brandon bersujut dan berlutut dihadaoan Wawan, wajah Angle menjadi pucat," bagaimana semua ini menjadi seperti ini, apakah benar Wawan pemilik dari Trisula Grup," Batin Angle penuh penyesalan.
Wawan melihat Brandon yang bersujut didepannya dengan dingin," inilah yang pantas kamu dapatkan, selamat telah mendapatkan Angle, inilah hadiahku kepadamu, sekarang kamu lebih miskin dariku, bagaimana rasanya menjadi miskin, Brandon," Wawan menatap Brandon dengan penuh kepuasan, inilah balas dendam paling elegan yang direncanakan Jono dan Wawan.