SISTEM DEWA KEKAYAAN.

SISTEM DEWA KEKAYAAN.
Bab 106. Kesembuhan Ling Mu'er, Bagaikan harta karun.


__ADS_3

Bab 106. Kesembuhan Ling Mu'er, Bagaikan harta karun.


Dengan perasaan bahagia, ratu Ling menemui Ling Mu'er, dia menatap Ling Mu'er dengan cinta," Mu'er sayang, penderitaan Mu'er akan segera berakhir, ayo kita kewastafel untuk menggunakan krim ini," Ratu Ling menggandeng tangan Ling Mu'er menuju kearah wastafel.


Ling Mu'er mengangguk, dia tidak mengingat kejadian saat dirinya dibakar didalam rumah, tapi dia masih ingat bagaimana sakitnya saat api melahap wajahnya, rasa sakit yang masih bisa dirasakannya sampai sekarang.


Apalagi disaat semua kejadian buruk itu berakhir, dia masih merasakan apa itu neraka diusia mudanya, dia mendapatkan hinaan dan makian dari setiap orang yang melihatnya.


mereka semua takut kepada keorang tuanya, jadi didepan orang taunya mereka menghormati dirinya, tapi saat dia sendirian, maka hinaan selalu hadir dari siapapun yang melihat wajahnya.


Teman?, Mu'er tidak memilikinya, setiap anak menjauhi dirinya, bahkan tidak ada yang berani memandang wajahnya, inilah hal yang membuatnya menjadi pribadi yang tertutup, hal yang paling diinginkan olehnya bukanlah kekayaan atau kekuasaan, tapi memiliki teman adalah keinginan terbesarnya, tidak ada yang ingin hidup sendiri didunia ini.


Ling Mu'er berkata kepada ratu Ling," ma, apakah ini akan berhasil, Mu'er sudah menerima takdir ini, jangan memberikan harapan lagi ma, harapan hanya akan membuat Mu'er semakin terpuruk," kata Mu'er dengan sedih, dia sudah menjadi dewasa sebelum waktunya, keadaan yang memaksanya menjadi seperti ini.


Ratu Ling berhenti membawa berjalan, dia melihat kearah Mu'er," ini semua kesalahan mama, mama tidak bisa bersama Mu'er saat itu, sampai semua musibah itu terjadi, mama mohon, biarkan mama menebus semua kesalahan mama, kalaupun ini tidak akan berhasil, mama akan berkeliling keseluruh dunia untuk mencari cara menyembuhkan Mu'er, ini janji mama, Janji seorang ibu untuk anaknya," kata ratu Ling dengan airmata dipipinya.


Kata dari ratu Ling membuat Ling Mu'er tidak kuasa menahan tangisnya," ma, ayo kita pakai krimnya, Mu'er pasti akan sembuh," dia tahu seberapa besar cinta ratu Ling kepadanya, walaupun krim ini akan gagal, dia tidak akan merasa kecewa, karena mama dan papa akan selalu mencintainya, bagaimanapun rupa dari dirinya.


Ling Mu'er menggandeng tangan ratu Ling menuju kewastafel," ma, Mu'er mau mama yang mengoleskan krim kewajah Mu'er, tangan mama selalu sangat lembut saat menyentuh wajah Mu'er," Ling Mu'er ingin ratu Ling yang mengoleskan krim kewajahnya.

__ADS_1


Ratu Ling mengangguk, ratu Ling membasuh wajah Ling Mu'er dengan air, setelah itu dia mengolehkan krim secara merata diseluruh wajah Ling Mu'er, setelah itu dia memijat wajah Ling Mu'er dengan sangat lembut, dan penuh kasih sayang.


Rasa yang sangat gatal dirasakan dari wajah Ling Mu'er, karena lukanya sangatlah parah jadi gatal yang dirasakan akan sangat kuat, Ling Mu'er berusaha menahan setiap rasa gatal yang menghampirinya, rasanya bagaikan jutaan ulat bulu berdiam diatas wajahnya.


Melihat Ling Mu'er merasakan rasa yangsangat gatal diwajahnya, ratu Ling segera meniup wajah Ling Mu'er dengan nafasnya, dia melakukan semuanya selama 5 menit penuh, dengan tiupan ratu Ling, rasa gatal diwajah Ling Mu'er sedikit berkurang.


Lima menit akhirnya berlalu, ratu Ling segera membasuh wajah Ling Mu'er, setelah krim dibersihkan, ratu Ling seketika menangis, dia memeluk Ling Mu'er dengan erat.


Ling Mu'er bingung, dia bertanya kepada ratu Ling," ma, apakah wajahku belum sembuh, tidak apa-apa ma, Mu'er sudah biasa dengan semuanya, asalkan mama dan papa tetap mencintai Mu'er, Mu'er akan tetap selalu bahagia," Kata Ling Mu'er kepada ratu Ling.


Ratu Ling berbicara dengan sesenggukan," tidak Mu'er, Mu'er sudah sembuh, mama bahagia, mama sangat bahagia sekarang, akhirnya Mu'er mama sudah sembuh, papa pasti juga sangat bahagia mendengar berita ini," kata ratu Ling dipenuhi dengan tangisan bahagia.


Seketika tangisan Ling Mu'er pecah, dia menangis dipelukan ratu Ling," hua,hua, ma, Mu'er sudah sembuh, Mu'er tidak akan dijauhi oleh orang lagi, sekarang Mu'er bisa bersekolah dan memiliki teman seperti orang lain ma," ya, selama ini Ling Mu'er menjalani homeschooling, dia tidak ingin menakuti orang lain dengan wajahnya, padahal didalam hatinya, dia ingin bersekolah di sekolah biasa seperti anak yang lain, dapat berteman dengan teman sebaya dirinya.


Semua orang melihat keajaiban didepan mereka dengan takjub, krim ini bahkan bisa menyembuhkan sebuah luka bakar yang sangat parah, para wanita bertambah semangat melihat krim yang dimiliki oleh Beautiful Face, berarti semua jenis kerusakan wajah wanita bisa disembuhkan oleh krim milik Jono, hal yang paling ditakutkan oleh wanita adalah kerusakan diwajah mereka, kalau mereka memiliki krim ini, mereka tidak akan takut dengan kerusakan diwajah mereka lagi.


Setelah momen mengharukan itu, ratu Ling mendatangi Jono dengan Menggandeng tanga Ling Mu'er," tuan Jono, terima kasih atas semuanya, hutang budi ini akan saya pegang selamanya," kata ratu Ling dengan penuh rasa terima kasih.


Jono tersenyum dan berkata," ratu Ling, melihat betapa sayangnya anda kepada putri anda, saya harus membantu anda, saya mengerti bagaimana sakitnya perasaan anda melihat keadaan anak anda,saya hanya melakukan apa yang bisa saya lakukan untuk membantu anda," Kata Jono dengan rendah hati.

__ADS_1


Mendengar betapa rendah hatinya Jono, ratu Ling menjadi sangat menghormati Jono, Jono sangat baik kepada siapapun.


Ratu Ling melihat kearah kerumunan orang," krim milik perusahaan tuan Jono akan dijadikan krim legal dimacau, krim ini akan diedarkan tanpa menanggung pajak, bahkan krim ini akan menjadi krim satu-satunya yang akan digunakan oleh anggota kerajaan macau," kata ratu Ling memberikan pengumuman.


Tari, Adrian dan staff Beautiful Face sangat bahagia mendengar pengumuman sang ratu, mereka tahu sangat sulit mendapatkan izin untuk menjual produk dimacau, bahkan krim mereka akan menjadi krim khusus kerajaan, berita ini akan tersebar dan akan membuat krim mereka memasuki pasar dunia, semua orang akan membicarakan krim milik mereka.


Sang ratu kembali melihat kearah Jono," tuan Jono, saya mengundang anda keacara kerajaan kami, ini surat undanganya, saya harap anda bisa datang besok malam, kalau begitu saya permisi, saya harus mengabarkan berita bahagia ini kepada suami saya," kata ratu Ling kepada Jono.


Jono mengangguk," baik ratu Ling, saya akan datang keistana anda besok malam, memang sebaiknya kabar bahagia kesembuhan anak anda diberitahu secara pribadi, ini bawalah 10 krim ini sebagai hadiah dariku, berhati-hatilah diperjalanan, sampai Jumpa lagi ratu Ling," kata Jono kepada sang ratu, dia berncana membangun jaringan bisnisnya dimacau.


Semua hampir terpenuhi, dunia bawah sudah dikuasai, sekarang dia hampir mendapatkan dukungan dari penguasa pemerintahan, maka kerajaan bisnisnya akan menjadi aman di macau.


Sang ratu segera pergi bersama anaknya, mereka diikuti oleh pengawal dibelakang mereka, Jono segera melihat kearah kerumunan didepannya yang berjumlah lebih dari 1000 orang.


Jono segera berkata," kami hanya membawa 2000 krim kesini, satu orang hanya akan mendapatkan 1 krim, kami hanya akan menjual satu krim kepada satu orang, karena stok pertahun krim kami hanya 10 ribu saja, kalau tidak ada yang setuju lebih baik jangan membeli krim milik perusahaan kami," kata Jono dengan tegas.


Semua orang mengangguk, Jono sudah memiliki koneksi dengan kerajaan macau, mereka tidak ada yang berani membuat masalah, semua mengantri dengan tertib, setiap orang mendapatkan satu krim, semua orang kabur setelah mendapatkan krim, mereka takut krimnya akan dirampok oleh orang, krim ini bagaikan harta karun bagi mereka.


Segera krim yang dimiliki oleh perusahaan Beautiful Face, akan mengguncang dunia, setiap satu krim akan mencapai harga yang tidak masuk akal, ketenaran dari krim Beauty Plus Cream akan mencapai langit, bahkan tidak akan bisa disaingin oleh krim kecantikan apapun didunia ini.

__ADS_1


__ADS_2