
Bab 103. Obat regenerasi syaraf, Ying Mei sadar.
Waktu berlalu dengan ceoat, Jono sudah merasa tekanan mentalnya sudah mulai pulih, dia segera membuka matanya, menyelesaikan meditasinya.
Jono segera berdiri, dia berjalan menuju kearah Jiang Meng," pak Jiang, saya akan membuat obatnya sekarang, apakah herbalnya sudah ada, saya akan meracik obatnya sekarang," Kata Jono kepada Jiang Meng.
Jiang meng segera menjawab pertanyaan Jono," tuan Jono, tunggu sebentar, saya akan keluar mengecek apakah bawahan saya sudah mendapatkan semua herbal yang dibutuhkan," Jiang Meng segera berlari keluar dari ruangan rahasianya.
Setelah Jiang Meng keluar, Jono mengambil semua alat untuk meracik obat didalam inventorinya, segera Jiang Meng kembali memasuki ruangan, dia membawa semua herbal yang dibutuhkan untuk menyembuhkan Ying Mei.
Dengan nafas memburu Jiang Meng berkata kepada Jono," hah,hah,hah, tuan Jono, ini semua herbal yang anda butuhkan, semua herbal sudah lengkap dan semua herbak berada didalam kotak ini," Jiang Meng menyerahkan kotak berisi seluruh herbal yang dibutuhkan Jono, Jono segera menagmbil kotak tersebut dari tangan Jiang Meng.
Jono berencana membuat obat regenerasi syaraf, karena kerusakan syaraf ditubuh Ying Mei sudah sangat parah, sangat beruntung Ying Me masih hidup, karena luka yang diderita olehnya akan menyebabkan kematian bagi sebagian besar orang.
Jono segera meletakan semua herbal diatas meja, Jono segera memotong semua herbal menjadi sangat tipis, lalu memasukan semua herbal dengan takaran yang sempurna kedalam sebuah kuali.
Kuali dipanaskan dengan suhu yang pas, karena kesalahan sedikit saja, akan mengakibatkan obat tidak bisa menjadi sempurna, dengan perlahan, semua herbal menyatu dan mengental menjadi sebuah cairan yang kental dan lengket.
Setelah satu Jam obat sudah menjadi sebuah cairan yang sangat kental, Jono memasukan cairan obat yang sangat kental kedalam sebuah kuali, cairan perlahan dipanaskan dengan suhu yang rendah, setelah satu jam cairan akhirnya berubah menjadi sebuah pil yang tampak berkilau, pil regenerasi syaraf telah selesai dibuat.
__ADS_1
Jono segera mengambil pil obat, dia segera mendatangi Ying Mei," bangunlah, raihlah kebahagiaanmu, wanita seperti dirimu sangat pantas berbahagia, biarkan kekasihmu menebus segala kesalahannya, bangunlah dari tidur panjangmu," kata Jono kepada Ying Mei, walaupun Ying Mei koma, Jono tahu Ying Mei pasti mendengar perkataannya, dia melihat airmata menetes dari mata Ying Mei yang tertutup.
Jiang Meng melihat airmata Ying Mei menetes, dia hanya bisa menahan airmatanya, dia meyesal dengan segala perbuatannya dimasa lalu, dia hanya ingin Ying Mei bangun dan dia berjanji akan menebus semua kesalahan yang dilakukannya dimasa lalu.
Jono segera memasukan pil regenerasi syaraf kedalam mulut Ying Mei, segera pil meleleh didalam mulut Ying Mei, pil segera beredar menuju keseluruh bagian tubuh Ying Mei.
Keajaiban terjadi seketika, tubuh kurus kering Ying Mei perlahan tapi pasti kembali terisi, kulit pucatnya perlahan menjadi kemerahan, menandakan peredaran darahnya mulai kembali normal, karena syaraf ditubuh Ying Mei kembali terhubung.
Rambut Ying Mei yang botak, perlahan tumbuh sampai menyentuh punggungnya ,wajahnya kembali menjadi cerah, Ying Mei sudah sembuh seperti sedia kala.
Jiang Meng meneteskan airmatanya, dia melihat keajaiban didepan matanya," tuan Jono, terima kasih atas kebaikan anda kepada saya, saya akan menjadi pengikut anda yang paling setia, nyawa saya akan menjadi milik tuan Jono mulai sekarang," kata Jiang Meng dengan berlutut didepan Jono, menunjukan kesetiaannnya kepada Jono.
Jono kembali berkata," saya tidak akan memperbudak anda, tapi Jadilah tangan kanan saya dimacau, saya memiliki berbagai bisnis dimacau, saya akan menyerahkan semuanya untuk diawasi oleh anda, dan saya hanya meminta anda memimpin mafia dimacau agar usaha saya bisa berjalan dengan lancar disini," Jono berencana meninggalkan macau, dia hanya bisa mempercayakan semua usahanya disini untuk diawasi oleh Jiang Meng.
Jiang Meng segera mengangguk," tuan Jono, saya akan melaksanakan segala perintah anda, tuan Jono sekarang akan menjadi pemimpin yang sebenarnya dari setiap mafia disini, saya akan menjadi pemimpin bayangan, tidak akan ada yang bisa merusak segala bisnis anda dimacau selama saya masih hidup," Jiang Meng sebenarnya ingin selesai menjadi seorang pemimpin mafia, tapi perintah Jono tidak akan dia lawan, dia akan melakukan apapun perintah dari Jono, dia sudah mengganggap Jono sebagai dermawan terbesarnya.
Sepuluh menit segera berlalu, kelopak mata Ying Mei bergetar, perlahan kelopak mata Ying Mei terbuka, memperlihatkan Mata coklat indah didalam kelopak matanya.
Jiang Meng segera menghampiri Ying Mei dan segera memeluknya," Mei'er, akhirnya Mei'er sadar, maafkan Kak Jiang, Mei'er," kata Jiang Meng dengan berurai airmata, dia sangat menrindukan Ying Mei.
__ADS_1
Ying Mei melihat Jiang Meng yang sedang Memeluk dirinya," Kak Jiang, apakah kita sudah berada diakhirat, Mei'er sangat merindukan kak Jiang, Mei'er minta maaf kak, selama ini Mei'er selalu menjadi beban kak Jiang," kata Ying Mei kepada Jiang Meng, Ying Mei mengira di sudah berada diakhirat bersama dengan Jiang Meng.
Jiang Meng bertambah erat memekuk Ying Mei," Mei'er, selama ini Mei'er sedang koma, ini sudah 15 tahun dari saat pertama kali Mei'er koma, semua ini kesalahanku Mei'er, aku sangat merindukanmu Mei'er, kak Jiang sangat mencintai Mei'er," Jiang Meng mengungkapkan kerinduan dan cintanya kepada Mei'er.
Ying Mei hanya tersenyum sedih," kak Jiang, Mei'er tidak apa-apa asalkan Kak Jiang selalu bersama Mei'er, Mei'er akan tetap bahagia, jangan berbohong Kak Jiang, Mei'er tahu, kak Jiang tidak pernah mencintai Mei'er selama ini, cukup berada disisi kak Jiang, Mei'er sudah bahagia," kata Ying Mei dengan ketulusan.
Jiang Meng melepaskan pelukannya, dia segera meraih tangan Ying Mei dan mencium punggung tangannya," Mei'er, kak Jiang sangat mencintai Mei'er, tolong beri kak Jiang kesempatan menunjukan seberapa besar cinta kak Jiang kepada Mei'er, kak Jiang akan menebus semua kesalahan kak Jiang selama ini," kata Jiang Meng dipenuhi dengan cinta disetiap ucapannya.
Ying Mei melihat tatapan penuh cinta dari Jiang Meng, seketika Ying Mei megangguk, dia memberikan kesempatan kedua untuk Jiang Meng, mereka brdua segera menutup mata, wajah mereka saling mendekat, mereka berencana melepaskan kerinduan dengan berciuman.
sebelum ciuman terjadi suara seseorang mengagetkan mereka berdua," kalau cinta mendekat, tahi kucingpun terasa seperti coklat, oh cinta, dunia seperti milik berdua, yang lain cuma bisa mengontrak," Jono berkata dengan kesal, dia akhirnya tahu bagaimana rasanya menjadi obat nyamuk.
Wajah Jiang Meng dan Ying Mei memerah, Jiang Meng sampai lupa masih ada Jono didalam ruangan," tuan Jono, maafkan saya, saya lupa masih ada tuan Jono disini, Mei'er ini tuan Jono, dialah yang menyembuhkan Mei'er dari koma, tuan Jono ini kekasih Saya Ying Mei," kata Jiang Meng memperkenalkan Ying Mei kepada Jono.
Ying Mei melihat kearah Jono," tuan Jono salam kenal, saya Ying Mei, saya mengucapkan terima kasih atas semua kebaikan tuan Jono kepada saya," kata Ying Mei kepada Jono.
Jono mengangguk," salam kenal Nona Ying Mei, nama saya Jono Prajana, terima kasih kembali, kalau begitu saya pulang sekarang karena ada urusan yang harus saya selesaikan, pak Jiang nanti saya akan menghubungi anda, ini nomor telepon saya," kata Jono menyerahkan nomor teleponnya, Jiang Meng segera menyimpan nomor Jono, Jiang mengpun mengirimkan nomor teleponnya kepada Jono.
Jono berpamitan kepada mereka berdua, Jono tidak mau mengganggu reuni mereka, dia juga sudah kapok menjadi obat nyamuk bagi mereka berdua.
__ADS_1