SISTEM DEWA KEKAYAAN.

SISTEM DEWA KEKAYAAN.
Bab 32. Jani mengakui cintanya, menaiki bianglala.


__ADS_3

Bab 32. Jani mengakui cintanya, menaiki bianglala.


Jono melirik Burhan," lalu kenapa orang ini berani sekali ingin menyentuh badan Janiku, jelaskan semua masalah ini dengan sejujurnya atau kau akan menerima akibatnya," ancaman Jono membuat Parto sangat takut.


Burhan seketika melihat ada mawar disana," Mawar, jelaskan apa yang terjadi, kenapa bukan kamu yang memeriksa wanita dari Tuan Jono," Parto menyuruh Mawar menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya.


Mawar menceritakan semuanya," Pak Parto begini ceritanya, saat Burhan melihat wanita tuan Jono, Burhan ingin memeriksa wanita tuan Jono sendiri, dia mengancam saya akan meminta Pak Parto untuk memecat saya, maafkan saya tuan Jono, saya tidak bisa menolak, hanya saya saja yang bisa menjadi tulang punggung keluarga saya, jangan memecat saya," Mawar menceritakan dengan airmata yang menetes.


Jono melihat mata Mawar sangat jujur, airmata wanita memang adalah kelemahannya, dia hanya bisa memaafkan mawar, karena dia terpaksa melakukannya, mawar melakukannya demi keluarganya, kalau dia berada diposisi itu, dia akan melakukan hal yang sama.


Jono kembali melihat Parto," beginikah caramu mendidik keluargamu, aku tidak ingin melihatnya disini lagi, pecat dia, dan hancurkan dia, karena dia sangat berani ingin menyentuh wanitaku, dan membuatnya meneteskan airmata, lakukan perintahku atau kau akan bernasib lebih buruk darinya,"setelah berkata seperti itu, Jono pergi dengan membawa Jani digendongannya.


Burhan sangat takut melihat Parto," kakak ipar, jangan pecat aku, aku adik istri keduamu, kakakku pasti marah kalau kakak ipar memecatku," Burhan hanya berharap Parto akan takut dengan kakaknya.


Parto dengan marah membentak Burhan," apa kau pikir aku takut dengan kakakmu, aku sebenarnya sudah bosan dengan kakakmu, sebentar lagi aku akan menggugat cerai kakakmu, kakakmu tidak akan mendapatkn apapun dariku, karena semua hartaku masih atas namaku," Parto ingin berpisah dari Kakak Burhan, dia sangat takut dengan amarah Jono.


Burhan terkejut mendengar perkataan Parto," kakak ipar, jangan lakukan itu, aku dan kakakku tidak ingin hidup miskin dan menderita, ampuni kami,kakak ipar," Burhan memohon belas kasihan Parto.


Parto hanya menyeringai," apa kau tau siapa orang tadi, dia pemilik saham terbesar dari Malang properti, pergilah sejauh mungkin sebelum dia mencarimu dan menghancurkanmu berkeping-keping, ini nasehat terakhirku kepadamu, satpam seret orang ini keluar dari sini," Parto memanggil satpam dan menyeret Burhan dari sana.

__ADS_1


Burhan sangat takut dengan identitas dari Jono, dia segera berlari kerumah kakaknya dan mengajaknya kabur dari Malang, agar tidak ditemukan oleh Jono, Burhan takut Jono bisa membuat dirinya menghilang dari dunia ini.


Sedangkan Jono menggendong Jani dengan gaya bridal style, Jani masih sangat takut dengan Burhan, segera Jono melihat bangku didepannya, Jono mendudukan Jani dibangku dan segera memeluknya.


Jono memeluk Jani dengan erat," Jani, kakak sudah membuat orang yang membuat Jani menangis dihukum, Jani jangan menangis lagi, ada kakak disini bersama Jani," Jono mengusap mata Jani dan mencium keningnya.


Jani memeluk Jono dengan erat," Kak, Jani takut disentuh oleh orang itu, Jani takut kakak menganggap Jani kotor karena disentuh oleh orang lain, Jani takut kakak membenci Jani," Jani mengutarakan apa yang dia takutkan.


Jono bingung apa yang dikatakan oleh Jani," Jani apa maksudmu, kakak tidak mengerti apa maksud Jani sebenarnya," Jono bertanya kepada Jani apa yang diucapkan oleh Jani.


Jani menjelaskan maksud ucapannya," kak, Jani takut kakak menganggap Jani kotor karena disentuh oleh orang itu, Jani hanya ingin disentuh oleh kakak seorang, Jani mencintai kakak selama ini, Jani tau ini terlarang kak, kakak boleh membenci Jani tapi jangan menjauhi Jani kak," Jani mengutarakan perasaan cintanya kepada Jono.


Jono bahagia Jani juga memiliki perasaan cinta kepadannya," sejak kapan Jani mencintai kakak," Jono bertanya dengan lembut.


Jono membelai wajah Jani dengan kembut," Jani maafkan kakak, harusnya kakak yang mengutarakan perasaan duluan kepada Jani, kakak pengecut karena takut Jani menjauhi kakak, Kakak juga mencintai Jani, Tidak ada cinta yang terlarang Jani, karena cinta itu murni, tuhanlah yang menciptakan perasaan itu," Jono mencium kening Jani sebagai ungkapan cintanya.


Jani Bahagia perasaan cintanya terbalas," benarkah kak, kakak Juga mencitai Jani?, Ibu dan bapak gimana kak, aku takut mereka menentang hubungan terlarang ini, Jani takut jauh dari kakak, Jani takut akan membuat bapak dan ibu Kecewa dengan Jani,'" Jani memikirkan Dahlia dan Joko membenci Dia dan Jono, karena perasaan terlarang mereka, menurut Jani mereka adalah saudara kandung.


Jono mengingat orang tuanya mengatakan akan memberitahu Jani sendiri kebenaran Jani adalah anak angkat mereka," Jani lihat kakak, kita hadapi ibu dan bapak bersama saat pulang nanti, kita tidak akan berpisah, Jani percaya kakak kan," Jono menatap mata Jani dengan lembut dan tegas.

__ADS_1


Jani mengangguk," Jani percaya sama mas Jono, kak izinkan Jani memanggil kakak mas Jono, Dari dulu Jani ingin memanggil Kakak dengan sebutan mas," Jani memerah menyebut Jono, mas untuk pertama kalinya.


Jono menganggukan kepalanya," Baik Jani, mas izinkan, mas sangat senang Jani mau memanggil kakak sebagai mas mulai sekarang," Jono sangat senang Jani memiliki perasaan yang sama dengannya.


Jono mengajak Jani untuk bermain ditaman bermain Malang untuk menghilangkan kekhwatiran Jani, mereka bersenang-senang ditaman bermain sampai menjelang sore hari.


Jani segera melupakan ketakutannya kepada Burhan, apalagi Jani sangat senang bermain roller coaster, dia berteriak dengan bahagianya, Jono melihat Jani sangat bahagia," tidak akan aku biarkan siapapun merebut kebahagiaan dari wajahmu Jani," Janji Jono dihatinya.


Mereka menaiki bianglala untuk menutup permainan mereka disana, mereka berdua menaiki bianglala, setelah bianglala berjalan, saat mereka berada dipuncak tertinggi, bianglala berhenti bergerak.


Jono segera memegang tangan Jani," Jani, mas sangat mencintaimu, tapi mas ada rahasia yang mas sembunyikan dari Jani, mas memiliki 2 kekasih yang mas cintai juga, mas tidak ingin menyakiti Jani maupun kedua wanita yang mas cintai, Jani boleh memukul atau mencaci maki mas, mas serakah karena tidak bisa melepaskan salah satu dari kalian," Jono tidak ingin Jani sakit hati kalau dia tidak berkata sejujurnya dari sekarang.


Jani segera memeluk Jono," mas Jono, Jani mengerti, pria sebaik mas pasti diinginkan oleh setiap wanita, Jani ikhlas mas Jono memiliki banyak kekasih, tapi ingat mas harus bertanggung jawab untuk membahagiakan semuanya, harus adil dan mencintai semuanya sama besarnya, harus menikahi semuanya, sejak pertama Jani jatuh cinta kepada mas, Jani sudah menyerahkan seluruh jiwa dan raga Jani hanya untukmu mas," Jani berkata dengan perasaan sayang kepada Jono, dia sangat mengerti pria sebaik Jono pasti dicintai oleh banyak wanita.


Jono tiba-tiba mencium bibir merah Jani," mas berjanji Jani, mas akan membahagiakan kalian, mas tidak akan pernah menyakiti kalian," kata Jono setelah selesai mencium bibir merah Jani.


Wajah Jani semerah tomat, dan hati berdebar bahagia," mas, kenalkan aku kepada seluruh wanita mas, Jani ingin berteman dengan mereka, apa mas sudah mengatakan hal ini kepada mereka," Tanya Jani dengan menunduk malu.


Jono menggelengkan kepalnya," baru kepada Jessica mas berbicara, Tari belum tau mas punya wanita lain yang mas cintai, mas akan jujur kepada kalian semua," Jono berkata kepada Jani, dia tidak mau membohongi wanitanya.

__ADS_1


Jani mengangguk," mas, Jani mengerti mas sangat lembut dan sangat menghargai wanita, wajar wanita sangat mencintai mas, Jani sudah tahu dari dulu,mas akan memiliki wanita lebih dari satu, Jani berharap dari dulu salah satu wanita itu adalah Jani, Jadi Jani sangat gembira mas Juga mencintai Jani," Jani memeluk mesra Jono, perasaan Jani sangat bahagia sekarang.


Biaglala bergerak kembali, mereka mengakhiri bermain di sana, Jono dan Jani keluar dari taman hiburan malang dengan perasaan bahagia dan penuh cinta.


__ADS_2