
Bab 88. Hadiah besar, Rencana pergi ke Macau.
Setelah menyembuhkan Yulia dan Steve, Jono meninggalkan rumah sakit sendirian, dia meyuruh Burhan dan Steve untuk menjaga Yulia, Jono segera pergi dari rumah sakit dan mengeluarkan mobilnya dari inventori, dia segera mengendarai mobilnya dan segera pulang karena dia sudah sangat lelah, membutuhkan banyak kekuatan untuk membuat dua obat sekaligus, biarpun tenanganya kuat, tapi mentalnya sangat lelah.
Jono sampai dirumah kostnya, dia segera masuk dan segera tidur untuk mengistirahatkan tubuh dan pikirannya, segera Jono tertidur dengan sangat lelap.
Ayam berkokok menandakan pagi sudah menjelang, Jono segera membuka matanya, Jono melihat kearah jam dindingnya, Jam sudah menunjukan pukul 7 pagi.
Jono segera mandi, tidak butuh waktu lama, 30 menit kemudian Jono sudah selesai mandi, Jono segera berpakaian dan ingin memulai aktifitas misinya kembali.
Jono keluar dari rumah kostnya, dia melihat kedua pengawalnya sudah berada didepan pintunya, mereka melihat Jono dengan pandangan sangat hormat.
Jono berkata kepada Burhan," pak Burhan, kenapa anda disini, temanilah anak anda Yulia, dia pasti membutuhkan anda disisinya," kata Jono kepada Burhan.
Burhan segera menjawab," tuan Jono, Yulia sudah sehat dan dia sudah bisa pulang nanti siang, Yulia sudah diurus oleh perawat terbaik, tugas saya adalah melindungi tuan Jono, saya sangat berterima kasih atas semua kebaikan tuan Jono, hanya inilah yang bisa saya lakukan sekarang, melindungi tuan Jono sebaik mungkin dari sekarang," Burhan sudah bersumpah dihatinya, akan mengabdi untuk Jono selamanya.
Steve juga berkata," tuan Jono, kami akan melindungi keselamatan tuan Jono, kami akan menggunakam nyawa kami untuk melindungi tuan Jono mulai sekarang," kata Steve dengan perkataan yang sangat tulus.
Jono hanya bisa menghela nafasnya," baiklah kalau itu yang kalian inginkan, ayo kita berangkat sekarang, pelanggan tidak bisa menunggu," Jono berjalan menuju kearah mobilnya diseberang Jalan, Jono mendengar semua wanita membicarakan sebuah krim yang sangat ajaib, Jono segera tahu bahwa krim yang dibicarakan para wanita itu merupakan krim dari serep miliknya.
__ADS_1
Wanita yang bernama Munaroh berkata," apakah kamu tahu, krim penambah kecantikan sudah habis, padahal aku sudah menjual semua barangku untuk membelinya, tapi tidak ada stok lagi, ini sudah 7 hari stok krim ajaib itu selalu habis," kata Munaroh kepada temannya.
Juleha menimpali perkataan Munaroh," benar, akupun mengambil semua tabunganku untuk membelinya, tapi bahkan aku tidak bisa mendapatkan krim ajaib itu, walaupun harganya sangat mahal mencapai 50 juta, tapi khasiat dari krim ini sungguh luar biasa, bahkan seluruh wanita konglomerat diindonesia berlomba-lomba untuk membeli krim ini, tapi hanya sedikit stok yang tersedia, sekarang harga dari krim ini semakin meroket tajam," kata Juleha kepada sahabatnya Munaroh , dia sangat menginginkan krim penambah kecantikan itu.
Jono segera melewati kerumunan wanita yang sedang bergosip tentang krim miliknya, Jono bahkan tidak menyangka bahwa krimnya menjadi sangat populer, sampai menjadi rebutan dari seluruh konglomerat wanita diindonesia, Jono segera memasuki mobil Lykan Hypersportnya, Sebelum berangkat, Jono melakukan check-in hariannya.
"Kira, buka check-in ku hari ini" kataJono kepada Kira.
[[Selamat tuan rumah, anda mendapatkan 70% saham Macau Exclusive Group, surat-surat saham berada diinventori sistem, silakan diperiksa tuan rumah]], pemberitahian Sistem bergema dipikiran Jono.
Jono belum pernah mendengar nama grup ini, Jono membuka aplikasi mbah Google dan segera mencari Macau Exclusive Group di halaman pencarian, Jono seketika terkejut, hadiah dari Check-in hari ini sungguh gila.
Jono memiliki 70% saham dari grup ini, ini senilai 140 bilion us dollar atau sekitar 126 triliun rupiah, dan deviden tahunan dari saham yang dimiliki Jono sekitar 15 triliun rupiah setahun, angka yang sungguh menakutkan.
Jono sedikit bingung, kenapa saham yang dimiliki bukan berada diindonesia, Jono penasaran apakah Kira bisa memprediksi masa depan dirinya, karena setiap hadiah yang didapatkannya selalu berhubungan dengannya, dan sangat membantunya disetiap saat.
Jono segera mengemudikan mobilnya menuju kejalan raya, diapun menghidupkan aplikasi Babufoodsnya.
Sejam berlalu dengan cepat, tidak ada satupun pesanan yang diterima oleh Jono, Tiba-tiba handphone miliknya berbunyi, ternyata Tari yang menghubunginya, Jono segera mengangkat panggilan Tari.
__ADS_1
Setelah panggilan terhubung, Jono segera berbicara," Halo Tari, mas sangat merindukanmu, ada apa Tari menghubungi mas, apakah ada masalah, mas akan segera kesana," Jono sangat merindukan Tari dan semua kekasihnya, dia setiap malam menelpon mereka semua, semua kekasihnya sangat sibuk, Jono tidak bisa memaksa mereka untuk meninggalkan semua kesibukan mereka hanya demi keegoisannya.
Tari segera membalas perkataan Jono," Halo juga mas Jono, Tari juga sangat merindukan mas Jono, Tari mau mengabarkan Bento yang sudah memfitnah papa sudah ditangkap, papa sudah dibebaskan dari segala tuduhan, sidang untuk Bento akan diadakan 1 mingggu kemudian, temani Tari untuk menuntut Bento atas fitnah darinya ya mas, Tari ingin mas menemani Tari," pinta Tari kepada Jono.
Jono segera menjawab," Tari, Mas sudah janji akan menangani ini secara pribadi, berani sekali dia menyakiti calon ayah mertua mas, Dia akan mas buat mendekam dipenjara dengan sangat lama, apakah ada yang lain lagi yang ingin Tari sampaikan kepada mas?," Kata Jono dengan lembut.
Tari dengan nada sedih berkata," mas, Tari akan pergi ke Macau, Tari ingin mengadakan promosi krim perusahaan disana, disana berkumpul seluruh artis papan atas diasia bahkan dunia, Tari akan disana selama 2 hari, apakah mas mengizinkan Tari pergi kesana?," Tari sangat ingin Jono menemaninya, tapi dia tahu Jono pasti sangat sibuk, dia tidak bisa memaksa Jono menuruti kemauannya.
Jono hanya tersenyum mendengar perkataan Tari," Tari mas izinkan Tari kemacau asalkan Tari pergi bersama mas, mas akan menemani Tari kesana, kapan Tadi akan berangkat, berapa orang yang akan ikut bersama Tari pergi ke Macau?," Tanya Jono kepada Tari.
Tari sangat senang Jono mau menemaninya," Tari akan berangkat pukul 12 siang ini mas, Tari akan membeli tiketnya sekarang, Tari bersama kak Adrian dan 5 staff lainnya akan pergi ke Macau," Kata Tari penuh semangat.
Jono segera menjawab perkataan Tari," Tari, jangan beli tiket, biar mas yang mengurusnya, bersiap-siaplah, Mas juga akan segera bersiap untuk segera berangkat," kata Jono kepada Tari.
Tari menuruti perkataan Jono," baik mas, Tari akan bersiap-siap sekarang, tunggu Tari dibandara mas, Tari akan kebandara bersama Kak Adrian dan staff kantor, mas Jono, Tari sangat mencintai mas Jono," Tadi sangat mencintai Jono, dia semakin mencintai Jono, karena kasih sayang dan perhatian Jono yang sangat tulus kepadanya.
Jono menjawab dengan lembut," mas juga sangat mencintai Tari, mas akhiri panggilan ini, hati-hati dijalan ya Tari, mas selalu mencintaimu," panggilanpun berakhir.
Jono akhirnya Tahu, Kira pasti bisa memprediksi masa depan, sistemnya sungguh canggih, bahkan masa depan bisa diprediksi dengan sangat akurat.
__ADS_1