
Bab 92. Pergi ketempat Judi Batu, Mencoba menggunakan mata super mesum.
Jono dan Bing Sun mengakhiri obrolan mereka, Jono dan Steve segera menuju kelantai paling atas, mereka segera menaiki lift dan segera lift sampai kelantai 30 lantai tempat president suite berada, Jono dan Steve segera menuju kamar mereka, kamar mereka bersebelahan, agar Steve bisa menjaga keamanan dan keselamatan Jono.
Steve segera berbicara," tuan Jono, saya akan berjaga didepan kamar tuan Jono, untuk menjaga keselamatan anda dari bahaya apapun," kata Steve penuh hormat.
Jono menggelengkan kepalanya, menolak perkataan Steve," pak Steve, istirahatlah sekarang, tidak akan ada yang mengancam keselamatan saya disini, hotel ini memiliki standar keamanan tinggi, nanti saat kita pergi ke Judi batu, baru anda harus menjaga saya, anda harus beristirahat agar anda fresh dan siap untuk menjaga saya," kata Jono dengan logis, setelah berfikir sebentar, Steve menganggukkan kepalanya, dia berfikir semua perkataan Jono memang benar.
Steve segera meminta izin untuk beristirahat, Dia memasuki kamar miliknya, Jono juga ingin beristirahat, karena jam baru menunjukan pukul 6 pagi, dia masih bisa beristirahat 4 jam lagi, untuk mengurangi efek Jetlagnya saat berangkat dari jakarta.
Jono memasukan kunci dan memutarnya, setelah pintu terbuka, Jono segera masuk, dia melihat Tari masih duduk menunggu dirinya, Jono segera datang dan memeluk Tari.
Tari memblas pelukan Jono," Tari, nanti jam berapa pameran promosi diadakan, mas akan kesana menemani Tari, saat promosi," kata Jono sambil memeluk Tari.
Tari menjawab dalam pelukan Jono," mas, pameran krim akan diadakan nanti malam, pukul 8 malam, tim kami akan memulai persiapan pukul 6 sore, acara akan diadakan di Mal terbesar di macau yaitu Macau Brilliant Mall, kenapa mas menanyakan itu semua?," kata Tari kepada Jono.
Jono menjawab dengan Jujur," mas akan pergi nanti ketempat judi batu bernama Dragon Scale Rock, mas akan kesana bersama Steve, mas tahu Tari pasti tidak bisa ikut dengan mas, karena persiapan dan rapat dengan kak Adrian dan para staff perusahaan, jadi mas akan kesana sendiri," kata Jono penuh pengertian, dia tahu Tari pasti tidak akan bisa ikut dengannya.
Tari merasa bersalah dengan Jono," maafkan Tari mas, Tari terlalu sibuk dengan pekerjaan Tari, apakah mas membenci pekerjaan Tari, Tari akan berhenti bekerja mas," kata Tari dengan nada sedih, dia memang senang bekerja tapi demi Jono, Tari akan meninggalkan segalanya.
Jono membelai rambut Tari," Tari, mas tidak marah apalagi membenci Tari bekerja, mas akan mendukung segala sesuatu yang Tari sukai, mas selalu mensupport pekerjaan Tari, jadi biarkan mas kesana sendiri, juga tidak baik perempuan datang ketempat Judi batu, ayo kita istirahat, untuk memulihkan jetlag karena perjalanan jauh kita," Kata Jono dengan lembut, dia mengajak Tari untuk beristirahat.
Tari sangat terharu, dia tahu Jono sangat mengerti dirinya, dia hanya tidak ingin merepotkan Jono kedepannya, dia ingin membut Jono bangga dengan dirinya, Tari merasa dirinya belum sempurna untuk pria sesempurna Jono, dia ikut berbaring bersama Jono, mereka berpelukan saat tidur, perasaan nyaman membuat mereka terlelap didalam tidurnya.
__ADS_1
Jono terbangun saat jam menunjukan pukul 10 pagi, dia melihat Tari masih tertidur, Jono mengecup kening Tari sesaat sebelum pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri.
Selesai mandi, Jono berpakaian, Jono berfikir dia belum melakukan check-innya hari ini," Kira buka check-inku hari ini," kata Jono kepada Kira.
[[Ding....selamat tuan rumah mendapatkan Macau Brilliant Mall, surat-surat kepemilikan berada diinventori sistem, silakan diperiksa]], pemberitahuan Sistem bergema dikepala Jono.
Jono merasa ini sangat kebetulan, apakah Kira selalu membantunya dalam setiap kesempatan," Kira kenapa hadiahmu selalu terasa kebetulan untuk membantuku," kata Jono kebingungan.
Kira segera menjawab,[[ tuan rumah, Kira adalah sistem dewa kekayaan, tidak akan ada hal yang bisa mepersulit kehidupan tuan rumah, Kira akan malu kalau tuan rumah dipermalukan oleh orang lain, jadi Kira mempermudah setiap perjalanan tuan rumah menjadi Dewa kekayaan]], kata Kira menjelaskan tujuannya.
Jono merasa sangat senang, berarti tidak akan ada yang bisa meghancurkannya, karena Kira akan selalu membantunya untuk mencapai puncak dunia.
Jono segera keluar, dia melihat Steve sudah menunggunya didepan kamar hotelnya," ayo pak Steve kita berangkat," kata Jono kepada Steve, Steve mengangguk dan mengikuti Jono dari belakang.
Mereka turun menuju kelobi hotel, mereka melihat Bing Sun turun dari mobil rolls Royce phantom mewah, dia segera menghampiri Jono," tuan Jono mari kita berangkat, saya sudah menyiapkan mobil untuk kita kesana," kata Bing Sun kepada Jono.
Mereka segera masuk kedaam mobil, supir sudah berdiri membukakan pintu untuk Jono, Jono segera masuk kedaam mobil, segera mobil berangkat menuju ke Dragon Scale Rock, tempat judi batu terbesar dimacau.
30 menit perjalanan berlalu dengan cepat, mereka akhirnya sampai di tempat perjudian batu, mereka melihat banyak sekali mobil mewah yang terparkir didepan rumah judi batu, mereka segera turun setelah mobil berhenti didepan lobi Dragon Scale Rock, mereka masuk bersama, mereka melihat aula yang sangat megah dipenuhi banyak sekali batu alam kasar diperdagangkan didalamnya.
Jono bertanya kepada Bing Sun," pak Bing Sun, bagaimana cara membeli batu disini, apakah dilelang atau dibeli secara pribadi dari penjualnya," kata Jono mnanyakan cara membeli batu disini.
Bing Sun menjawab pertanyaan Jono," batu yang dijual pedagang disini boleh dibeli secara langsung, tapi kebayakan isinya kosong atau kurang bagus, hanya keberuntungan yang bisa membuat kita memenangkan sesuatu dari batu itu, batu terbaik akan dilelang didalam aula, nanti lelang akan dimulai pukul 1 siang dibagian dalam, orang yang bisa masuk adalah orang yang memiliki surat undangan dari Dragon Scale Rock," kata Bing Sun menjelaskan cara pembelian batu dan pelelangan yang akan diadakan pukul 1 siang nanti.
__ADS_1
Jono megerti dengan peraturan ini, mereka yang berjualan diluar merupakan penjual batu berkualitas buruk, mungkin keberhasilan Judi hanya 2%, artinya dari 100 batu mungkin hanya 2 batu yang bisa memiliki batu giok kualitas baik, Jono penasaran ,dia mencoba melihat apakah mata super mesumnya bisa melihat kedalam batu yang dijual ini.
Melihat Jono berjalan menuju kearah penjual batu diluar, Steve dan Bing Sun mengikuti Jono, Jono segera mengeluarkan kemampuan mata super mesumnya.
Deskripsi Batu pertama:
Kualitas batu: bagus, tanpa retakan sama sekali.
Isi didalam: tidak ada.
Harga jual batu: 1 juta pataca Macau/1,8 miliar rupiah.
Harga isi didalam batu: 0
Deskripsi Batu ke2:
Kualitas batu: buruk, orang biasa tidak bisa melihat isi didalam batu.
Isi didalam: giok kualita baik.
Harga jual batu: 500 ribu petaca Macau/ 900 juta rupiah.
Harga isi didalam batu: 100 ribu pataca macau/ 180 juta rupiah.
__ADS_1
Jono melihat-lihat lebih dari selusin batu yang dijual, tapi tidak ada yang menguntungkan, mungkin memang batu disini sangat buruk untuk dibeli.
Tapi mata Jono melihat sebuah batu disudut ruangan, terlihat banyak retakan dari kuar batu, dia seperti melihat sebuah harta karun tersembunyi ditempat rongsokan batu yang tidak terpakai, harga dari batu itu juga sangat murah, Jono segera menuju kearah batu rongsokan dijual.