
Bab 24. Membantu Jessica, balapan mobil.
Jessica mendengar dia dikatakan lambat, dia mengeles," owh, kemarin mesin mobilku rusak mas, maklum gak pernah diservis," alasan tidak masuk akal dikeluarkan oleh Jessica.
Jono mengangguk percaya," hati-hati mbak, cepat diservis nanti jebol mesinnya," Jono percaya dengan bodohnya.
Jessica meberitahu rencananya," Mas Jono, kalau nanti keluar dan panggil aku beb didepan Jonathan, berapa persen keberhasilan mas Joni untuk menang dari Jonathan, dia pembalap profesional," Jessica tau Jono sangat Jago dalam balapan, tapi menang dari Jonathan Sangat sulit.
Jono dengan percaya diri berkata," 100% saya bisa mengalahkannya, aku belum pernah kalah sekalipun bahkan dari pembalap profesional," Jono berbohong kepada Jessica jangankan melawan pembalap profesional, lawan anak sd naik sepeda saja dulu dia kalah.
Entah kenapa Jessica sangat percaya dengan perkataan Jono," baik mas Jono aku percaya dengan Mas, sekarang kita keluar, ingat mas Jono, jangan lupa aktingnya," Jono melepas pakaian babufoodnya dan mengenakan kaos santai, Jessica berbalik badan karena malu, setelah itu Jessica keluar dari mobil dan disusul oleh Jono, Jessica memegang tangan Jono saat sudah diluar.
Saat berjalan Jono melihat sekeliling," beb, mana yang kamu bilang ada orang jelek yang menyukaimu," Jono memulai aktingnya.
Jessica menunjuk Jonathan," dia mas, dia yang menyatakan cinta padaku padahal aku sudah menolaknya," Jessica menunjuk Jonathan yang berdiri didepannya.
Jono melihat wajah Jonathan," beb, sejak kapan kamu berbohong kepadaku, orang ini tidak jelek beb tetapi buruk rupa, jangan memujinya jelek beb, dia akan kegeeran, karena wajahnya kau naikkan nilainya".
Jonathan mendengar pembicaraan Jono dan Jessica wajahnya merah terbakar, dia malu dan marah, apalagi Jono mengatakannya didepan Jessica dan teman-temannya.
Jonathan berusaha bersikap tenang," oh, jadi kamu pacarnya Jessica, Jessica mengatakan kau Jago dalam balapan mobil, beranikah kamu bertanding denganku," Jonathan menantang Jono untuk balapan.
__ADS_1
Jono menatap Jonathan," aku tidak terlalu Jago balapan, tapi mengalahkanmu itu tidak masalah," Jono sangat percaya diri dengan perkataannya.
Jonathan menyeringai senang," baik kalau kamu memang sejago itu, kita balapan, tapi tidak seru kalau tidak ada taruhannya," Jonathan menantang Jono balapan dengan ada taruhan didalamnya.
Jono melihat Jonathan sangat percaya diri dengan kemampuannya," bagaimana kalau kita taruhan 20 miliar, kita buktikan siapa yang menjadi raja balapan disini," Jonathan menantang Jono balapan disini.
Jono terkejut mendengar taruhan balapan," Apa taruhannya 20 miliar apa kamu gila," Jono berteriak karena sangat terkejut.
Jonathan semakin bersemangat melihat Jono terkejut," kalau kamu tidak punya uang sebanyak itu, bagaimana kalau kamu kalah putuskan Jessica dan biarkan dia menjadi pacarku, apakah kamu berani," dengan percaya diri Jonathan menganggap Jono miskin, mungkin mobil yang dibawa Jono dipinjam dari temannya.
Setelah terkejut sesaat, dia memandang Jonathan dengan kasihan," bro, kamu tidak hanya buruk rupa, tetapi juga tidak punya uang, sampai menggunakan uang receh seperti itu untuk taruhan," Jono prihatin dengan kehidupan Jonathan.
Mendengar seluruh uangnya dibilang receh, Jonathan malu," berapa kamu berani bertaruh, ini hanya alasanmu kan untuk membatalkan balapan kita, dasar pengecut," Jonathan menganggap Jono hanya mencari alasan untuk membatalkan balapan.
Mendengar jumlah astronomi yang dikatakan Jono, Jonathan berkeringat dingin, dia hanya pembalap, asetnya tidak lebih dari 100 miliar," aku tidak punya uang sebanyak itu, gantilah dengan taruhan yang lain," Jonathan malu mengatakan dia tidak memiliki uang 200 miliar, dia merasa sangat miskin saat mengatakan itu.
Jono melihat Jonathan sangat miskin prihatin," baik begini saja, kalau aku kalah 200 miliar untukmu, tapi kalau kalau kamu kalah jauhi Jessica dari sekarang, dia pacarku yang sangat aku cintai," Jono tidak perduli dengan uang receh Jonathan, dia melanjutkan aktingnya menjadi pacar yang sangat mencintai Jessica.
Walaupun Jono merasakan getaran rasa suka kepada Jessica, dia berusaha menepisnya, dia tidak mau menyakiti Tari dan Jani karena kelakuannya.
Jessica memandang Jono, dia juga merasakan getaran aneh dihatinya, Jono sangat tampan, baik dan gentlemen, bahkan rela melindunginya dari Jonathan, mereka baru pertama bertatap muka tapi Jono adalah pria paling baik yang pernah dilihat Jessica.
__ADS_1
Jonathan melihat Jono," baik, jangan menyesal karena kehilangan uangmu, kita balapan mengelilingi jalan ini, siapa yang sampai kembali disini duluan dia yang akan menang," Jonathan menunjukan peraturan dan jalan yang harus dilewati, jono mengangguk setuju dan mereka akan memulai balapan.
Jono memasuki mobilnya dan Jonathan juga memasuki mobilnya, mobil Jonathan bugatti Cyron, mobil tercepat didunia, dia meminjamnya dari sahabatnya yang seorang sultan.
Jessica ikut memasuki mobil Jono dan duduk dikursi penumpang," aku ikut, aku ingin menemanimu balapan, aku ingin merasakan adrenalinnya," Jessica berkata kepada Jono, padahal dia hanya ingin bersama dengan Jono berduaan saja.
Jono mengangguk kepada Jessica," baik pakai sabuk pengamannya, aku tidak mau terjadi sesuatu kepadamu," Jono meberitahu Jessica untuk keselamatannya, Jessica salah mengartikamnya, dia merasa Jono memperhatikan keselamatannya dan tidak ingin terjadi sesuatu kepadanya.
Segera Jono dan Jonathan menghidupkan mesin mobillnya, mereka melajukan mobilnya menuju garis start," kalian siap, 1,2,3 go," kata gadis yang memegang selendang memberi arahan untuk memulai balapan.
Segera bugatti chiron Jonathan melesat sangat cepat, sedangkan mobil Jono masih berada digaris start, para penonton bengong melihat kejadian itu.
Sedangkan didalam mobil Jono mengambil burger dari dashboard mobilnya, karena dia sangat lapar," mas Jono apa yang kamu lakukan, Jonathan sudah 100 meter didepan kita," sedangkan Jono yang ditanyai oleh Jessica dengan santai memakan burgernya.
Setelah jarak mencapai 200 meter jono menginjak gas dengan penuh, Jono menggemudi dengan tangan satu tangan, tangan satunya digunakan memegang burger, dengan segera jarak mobil menjadi hanya 100 meter, setiap tikungan dilahap oleh Jono dengan mudah, berkat kemampuan Mengemudi super.
Saat balapan baru saja dimulai, dia berfikir mobil mobil Jono mengalami kerusakan, dia sangat senang karena dia akan mendapatkan uang dari taruhan ini, ya, Jonathan sangat membutuhkan uang tersebut.
Sejujurnya Jonathan tidak menyukai Jessica, dia hanya ingin Jessica menjadi pacarnya untuk membantu perusahaan ayahnya yang terkena masalah, biarpun Jessica sangat cantik, tapi sudah ada wanita yang mengisi hati Jonathan, wanita yang ditawan oleh ayahnya.
Bagaimanapun caranya Jonathan harus memenangkan balapan ini, dia akan mendapatkan uang untuk perusahaan ayahnya, dan menyelamatkan wanita yang dicintainya bagaimanapun caranya.
__ADS_1
Jonathan tidak harus berpura-pura menyukai Jessica lagi, tapi saat melihat Mobil Jono mendekati mobilnya dalam kecepatan yang sangat cepat, dengan putus asa dia menginjak gas untuk menjauhi kejaran dari mobil Jono.