
Bab 44. Misi selanjutnya, Membantu Wawan.
Setelah panggilan selesai Jono kembali mengecek statusnya karena bosan.
"Kita buka statusku", kata Jono kepada kira.
Nama : Jono Prajana
Umur : 23
Jenis kelamin : laki-laki
Kekuatan : 1030
Kesehatan : 1050
Kecepatan : 1040
Kepintaran : 75
Ketampatan : 95
dana : Rp.1.425.098.010.000
Aset : Villa Pondok Indah, Hennesey Venom Gt, 3000 perumahan Nusa Bangsa, Gedung Perkantoran Golden Street, Lamborghini Alpha.
Saham : 51% Trisula Group,100% saham RS.Diamond Medical,70% saham Malang Properti,65% saham Skyjet Airline.
Kemampuan : Skill mengemudi super, skill medis super, kemampuan pengacara super, kemampuan komputer super,kemampuan mata mesum super.
Misi: menjadi babufoods, dan mendapatkan 30 bintang 5(8/30).
__ADS_1
Jono meliht statusnya, misinya sudah 1 minggu berjalan tapi baru selesai 8 saja misinya, Jono sangat sulit menyelesaikan misinya karena banyak sekali urusan yang harus diselesaikan.
Jono berfikir sebaiknya dia melakukn misi sekarang, apalagi di ingat, kira mengatakan mungkin saja dia akan mendapatakan setum kepintaran super, hal yag sangat dia inginkan.
Jono keluar dari gedung Golden Street tanpa memberi tatu siaoapun, dia segera menuju kebasement untuk mengambil mobilnya.
Diperjalanan jono membuka aplikasi Babufoods, dia sedang menunggu pesanan dari pelanggan, Setelah berkendara selama satu jam akhirnya ada yang memesan makanan keoada Jono.
**ding**, bunyi dari aplikasi babufood,
**Wawan : tolong belikan saya bunga mawar terindah ditoko bunga, kirimkan kealamat yang ada diaplikasi**
**Terima/tidak** Jono segera mengklik tombol **Terima**.
Biarpun ini mungkin hanya pesanan biasa, ini tidak menyurutkan keinginan Jono untuk menerima pesanan, karena dapat menambah poin misinya.
Jono menukar mobilnya Dengan mobil Venom Gtnya, dia hampir kembali lupa membeli bensin, Jadi sebelum kejadian memalukan itu terjadi lagi, Jono memakai mobil paling murahnya, agar tidak mencolok dijalan.
Sesampainya dialamat yang ada diaplikasi, Jono melihat seorang laki-laki sedang menunggu dipinggir jalan, dia merasa sangat familiar dengan wajahnya.
Jono mendekati laki-laki itu," maaf, apakah anda orang yang bernama Wawan?,saya membawakan pesanan anda," Tanya Jono kepada lelaki itu.
Sang laki-laki melihat kearah Jono," benar saya Wawan, wah, bunganya sangat bagus dan indah, terima kasih mas sudah memilihkan bunga yang sangat bagus, apakah nama mas adalah Jono Prajana?," tanya Wawan karena dia sangat familiar dengan wajah Jono, Wawan merupakansahabat Jono saat di SMA.
Jono melihat Wawan kembali, akhirnya dia ingat siapa Wawan," Kamu Wawan hermawan kan, bro wan, lama tidak bertemu, gimana kabarmu," Jono segera memelik sang sahabat.
Wawan balas memeluk Jono," Baik bro Jono, kabarku baik, makasi bro sudah beliin aku bunganya, gimana kabarmu bro, sudah lama tidak ketemu," Kata wawan setelah selesai berpelukan dengan Jono.
Dengan wajah bahagia Jono menjawab," Baik bro Wan, kabarku juga baik, ini bunga buat siapa bro, buat pacarmu ya," Jono bertanya.
Wawan mengangguk semangat," Benar bro Jono, aku menunggu pacarku disini, dia sedang keluar bersama temannya, jadi aku menunggu dia disini," Wawan berkata dengan bahagia, dia sudah berpacaran dengan pacarnya selama 3 tahun.
__ADS_1
Jono memberi selamat kepada Wawan," selamat bro wan, nanti kalau mau diresmiin undang aku ya," Jono sangat senang bertemu Wawan, saat diSMA, dia selalu dibully, hanya Tari dan Wawan yang mau berteman dengannya yang miskin.
Saat Jono akan dibully, Wawan selalu menolongnya, Wawan akan menghajar orang yang ingin membully Jono, bagi Jono, Wawan sudah seperti kakaknya Sendiri, karena badan wawan sangat besar dan tinggi.
Setelah mengobrol beberapa saat, Jono melihat mobil mercy berhenti didepan pintu gerbang rumah dari pacar Wawan, Wawan segera ingin menghampiri mobil itu sebelum kakinya menjadi kaku karena melihat sesuatu yang sangat mengejutkan.
Wawan melihat pacarnya keluar dari mobil bersama pria lain, mereka berciuman didepan gerbang rumah pacar Wawan, sebelum Wawan menghampiri mereka Jono menarik tangan wawan.
Melihat wajah sedih dan kecewa Wawan, Jono berucap," Bro wan, aku mengerti perasaanmu, tapi datsng dan menghajar pria itu tidaklah elegan,aku ada ide yang lebih baik," Jono mengatakan cara membalas yang lebih elegan.
Jono memberikan kunci mobil Venom Gtnya," ambillah mobil ini sebagai hadiah pertemuan kita, aku tidak pernah bisa membalas kebaikanmu kepadaku selama ini, gunakan ini untuk membalas pacarmu," kata Jono menyemangati Wawan.
Jono berencana menjadikan Wawan tanga kanannya, untuk mengurusi semua saham dan Bangunan miliknya, inilah cara Jono membalas kebaikan Wawan kepadanya selama ini.
Wawan menolak kunci itu dengan tangannya," bro Jono, aku tidak bisa menerima ini, ini terlalu mahal, aku tidak pantas mengendarai mobil seperti ini," Melihat mobil Jono dipinggir Jalan, Wawan hampir ketakutan, mobil Jono merupakan mobil Venom Gt, Wawan sangat tahu merk mobil ini, Wawan sangat menyukai membaca majalah Otomotif.
Jono meletakan kunci mobil sisaku Wawan," ambil bro Wan, ini hadiah dariku, semua kebaikanmu kepadaku akan aku balas mulai sekarang, aku sudah menyiapkan pekerjaan untukmu, bekerjalah untukku, menjadi tangan kananku," Jono menginginkan Wawan sebagai tangan kanannya, Wawan adalah teman yang tidak akan mengkhianatinya.
Melihat pandangan mata Jono yang sangat mempercayainya, Wawan hanya bisa menganggukan kepalanya," Baiklah bro Jono, aku akan menjadi tangan kananmu, aku tidak akan pernah mengkhianati kepercayaanmu, peganglah janjiku ini," Wawan berjanji dengan sepenuh hati, Jono melihat sorot mata Wawan penuh dengan ketulusan.
Jono melihat kearah pacar Wawan dan selingkuhannya," Bro wan, saatnya kamu membalas mereka berdua, aku akan berdiri disini tanpa mengganggu rencana kita," Jono berkata penuh semangat.
Wawan mengangguk," oke bro jono," Wawan berjalan menemui Angle, kekekasihnya, dan juga selingkuhannya, wajah Wawan tidak menampakan rasa cemburu sedikitpun, walaupun hatinya Penuh dengan amarah.
Angle melihat Wawan datang, wajahnya menunjukan raut wajah panik," sayang, apa yang kamu lakukan disini, ini temanku Brandon, dia mengantarku pulang dari kampus," Kata Angle mencari alasan.
Wawan memandang Angle dengan dingin," apakah teman harus berpelukan dan berciuman bibir dijalan, apakah itu yang kamu sebut hanya teman, Angle," Kata Wawan dengan datar.
Angle yang sudah ketahuan akhirnya mengatakan yang sesungguhnya," akhirnya ketahuan juga, kamu tau wawan, ini Brandon kekasihku yang sebenarnya, aku baru pulang dari rumahnya, dan memadu kasih disana, kamu hanya cadangan buatku," kata Angle mengungkapkan kebenarannya.
Perkataan Angle membuat hati Wawan hancur, dia bertanya kepada Angle," apakah selama ini kamu mepermainkanku Angle, kita sudah 3 tahun bersama, apakah itu tidak ada artinya bagimu, apa yang kurang dariku," Wawan menanyakan alasan Angle mengkhianatinya.
__ADS_1
Perasaan Wawan hancur berkeping-keping, mendengar perkataan angle dia hanya sebagai cadangan saja, Wawan memperlakukannya bagaikan ratu, dia bahkan tidak pernah mau mengambil mahkota dari angle, karena dia mencintainya tulus bukan karena nafsu belaka.