
Bab 54. 100% saham Media Entertaiment Grup, Rahasia akan diungkap.
Tanpa terasa, hari menjelang pukul 10 malam,mereka didalam mobil berbincang dengam suasana yang hangat, tidak terasa mereka akhirnya sampai dirumah Melati.
Jono berpamitan kepada Melati, dia akan kembali kekostnya, setelah berpelukan beberapa saat mereka sangat enggan untuk berpisah, tapi Jono harus segera pulang, takut tidak bisa menahan keinginannya mengklaim Melati sekarang.
Jono akhirnya pulang setelah Mereka selesai berpelukan, Jono mengendarai mobilnya dengan santai, setelah 30 menit Jono akhirnya sampai dikost bobroknya.
Selesai dari mandi Jono akhirnya tertidur setelah jam menunjukan pukul 12 malam.
Jono terbangun sangat pagi, dia mengingat janjinya kepada Tari untuk mengunjungi calon ayah mertuanya, Jono mandi setelah itu bersantai sejenak sebelum berangkat kerumah Tari.
Jono duduk dikursi reotnya degan ditemani secangkir teh, Jono membuka check-in hariannya,"kira buka check-in harianku," Jono meminta Kira membuka Check-in harian Jono.
[[Ding....Sslamat tuan rumah mendapatkan 100% saham Media Entertaiment Grup, surat-surat saham berada diinventori sistem, silakan diperiksa]], suara pemberitahuan sistem membuat Jono kebingungan.
Jono belum pernah mendengar tentang Grup ini, dia tidak pernah tahu apalagi berurusan dengan perusahaan dibidang media.
Jono membuka mbah google dan mencaritahu tentang Grup ini, Jono terkejut, karena Grup ini memiliki banyak artis papan atas kelas satu dalam naungannya, hampir 100 artis papan atas memiliki kontrak agensi dengan Media Entertaiment Grup.
Media Entertaiment Grup memiliki segala sumber daya untuk memasuki dunia hiburan tanah air, mereka mempunyai berbagai kontak dengan berbagai petinggi di dunia hiburan.
Grup ini juga memiliki penyanyi-penyanyi papan atas yang menjalin kontrak dengan Grup ini, Jono berencana untuk memasukan Melati untuk menandatangani kontrak untuk menjadi penyanyi di Media Entertaiment Grup.
Jono mengingat obrolannya dengan Melati kemarin malam didalam mobil, Jono bertanya apa cita-cita Melati sebenarnya.
Melati menceritakan Mimpinya untuk menjadi penyanyi dan membut orang bahagia mendengarkan nyanyiannya.
__ADS_1
Saat Jono mendengar tentang mimpi Melati, Jono kembali mengingat kejadian 7 tahun lalu, saat dia menjadi lumpuh karena kecelakaan, Melati selalu menemaninya dan menyanyikannya sebuah lagu saat bersamanya.
Jono masih mengingat betapa indahnya suara dari Melati, suaranya dapat membuat semua penyanyi merasa malu kalau mereka ingin beradu suara dengan Melati.
Jono sangat mendukung cita-cita dari Melati, Jono tidak akan mengekang Melati untuk selalu mengikuti semua keinginannya, Kalau Melati ingin menjadi penyanyi, Jono pasti akan mendukungnya.
Tapi sesuatu yang Jono takutkan kalau Melati kedunia hiburan adalah kejamnya kehidupan menjadi artis dan penyanyi, dia mendengar banyak artis dimanfaatkan saat mereka memulai karirnya.
Sekarang Jono tidak memiliki ketakutan itu, Karena Jono sekarang memiliki semua kepemilikan Media Entertaiment Grup, Joni tidak akan membiarkan siapapun berani menyentuh Melatinya.
Segera Jono melanjutkan meminum tehnya, Jono membuka handphonenya, Jono seketika melihat banyak permintaan pertemanan di akun Facebooknya, Jono juga melihat follower media sosialnya memiliki banyak sekali followers, padahal Jono tidak pernah menggunakan Media sosial lagi selama 1 bulan.
Followers Jono awalnya hanya berjumlah 10 orang sekarang menjadi 2 juta orang, Jono membaca dm diakun media sosialnya, Jono akhirnya mengetahui kenapa media sosialnya Memiliki banyak sekali followers.
Karena videonya saat memainkan piano membuat media sosial menjadi gila, semua orang berlomba-lomba ingin mengetahui siapa maestro yang memainkan piano tersebut.
Jono mencari videonya yang viral dan membuka komentar dikolom video.
Dara: aku jatuh cinta, sang maestro sangat tampan, siapa namanya adakah yang tahu?.
Ana: aku menangis mendengar permainan sang maestro, aku mengingat perjuangan pacarku untuk mendapatkan cintaku dulu.
Jelita si manis : sang maestro sangat mirip dengan mantanku dulu, wajahnya mengingatkanku dengan cinta pertamaku, kalau aku bertemu dengannya aku akan memeluknya.
Jono membaca komentar dari para wiewers videonya yang viral, jono penasaran dengam seseorang yang mengatakan dia mirip dengan mantan dan cinta pertama dari orang tersebut.
Tanpa sengaja Jono mengklik akun dari Jelita, Jono segera menyemburkan teh yang baru saja diminumnya.
__ADS_1
Jono bergidik ngeri melihat foto dari profilnya, ternyata dia makhluk berbatang alias banci, Jono bergidik ngeri kalau misalnya bertemu si Jelita ini.
Setelah Jono tenang dari syoknya melihat profil dari Jelita, Jono bersiap-siap menjemput Tari kerumahnya, Jono keluar dari kostnya dan berjalan menuju kemobilnya.
Mobil Jono melaju dengan santai, setelah 1 jam Jono sampai diperumahan Nusa Bangsa, dia menuju keperumahan no 1, untuk menjemput Tarinya.
Jono sampai dirumah Tari, penjaga dari gerbang segera membuka pintu untuk membiarkan mobil Jono masuk, mereka sudah mengetahui wajah Jono dari foto yang diperlihatkan Tari kepada mereka.
Jono segera memencet bel," Tari, mas sudah datang," Jono berkata setelah selesai memencet bel rumah Tari.
Selang beberapa detik pintu terbuka, Tari mebuka pintu dan segera Tari memeluk Jono dengan erat.
Tari berbisik," Mas, Tari kangen, maaf mas, Tari tidak menjawab telepon dari mas kemarin malam, kemarin Tari sangat sibuk untuk urusan Perusahaan, Tari sampai dirumah sangat kecapaian dan langsung tertidur sampai lupa mengabari mas Jono," Tari takut Jono marah kepadanya.
Jono membalas memeluk Tari dengan erat," Mas tidak marah Tari, mas tahu Tari pasti kecapaian mengurus masalah krim kemarin, kemana mama Eva dan Maha, kenap rumah sepi sekali?," Jono penasaran rumah sangat sepi.
Tari menjelaskan kemana perginya mamanya dengan Maha," mama sama Maha sedang disekolahnya Maha mas, ada pertemuan orang tua sekarang,Jadi mama kesekolah Maha sekarang," Tari menjelaskan dengan rinci kepada Jono.
Jono mengangguk," Kalau begitu sekarang kita berangkat ke penjara, Mas sudah membawa semua bukti untuk membebaskan calon ayah mertua mas ,mas akan menyeret pelaku yang memfitnah papa adi kepenjara," Jono harus membalas dendam calon ayah mertuanya, karena berani membuat Tari menderita selama ini.
Tari melepaskan pelukannya," mas terima kasih, mas selalu membantu Tari, Tari hanya bisa selalu merepotkan mas Jono, maafkan Tari mas," Tari takut Jono meninggalkannya karena selalu merepotkan Jono.
Jono merasa inilah saat yang tepat mengatakan yang sebenarnya kepada Tari tentang rahasianya," Tari tidak merepotkan mas, justru mas lah yang terlalu egois, mas menyembunyikan sesuatu dari Tari, mungkin Tari akan membenci mas setelah tahu rahasia mas ini," Jono berusaha ingin mengatakan rahasianya.
Tari menggenggam tangan Jono dengan erat," mas, mana mungkin Tari membenci mas Jono, karena Tari akan menerima apapun yang mas Jono katakan kepada Tari," Tari seakan Tahu apa yang akan dikatakn Jono kepadanya.
Jono menatap kesungguhan dari mata indah Tari," setelah ini Tari bebas memukul atau menampar mas sesuka hati Tari, Tapi jangan tinggalkan mas, mas takut Tari akan membenci dan meninggalkan mas," Jono membalas menggenggam Tangan Tari sangat erat, takut setelah ini Tari pergi darinya.
__ADS_1