
Bab 70. Roger mengetahui faktanya, Para Ceo ketakutan.
Waktu seakan berhenti bagi Roger saat Jono perlahan mendekatinya, wajahnya menjadi pucat, dia berusaha berdiri untuk kabur dari Jono, apalah daya tubuhnya sangat besar, sangat sulit baginya untuk berdiri.
Jono berdiri tepat didepan Roger yang ssdang terduduk, Riger hanya bisa menatap Jono dengan ketakutan," Roger, apakah Willy ini saja kekuatanmu, oh benar, aku ingat,kamu juga direktur dari Big England Bank kan?, kalau begitu kamu dipecat dari pekerjaanmu mulai sekarang," kata Jono kepada Roger.
Roger sangat bingung dengan perkataan Jono, walaupun dia takut, tapi Roger tidak mempercayai perkataan Jono," walaupun kamu merupakan pemilik gedung ini, kamu tidak memiliki hak untuk memecatku, aku adalah direktur dari Big England Bank, hanya Ceo dari bank saja yang bisa memecatku dari jabatanku, kamu bukanlah siapa-siapa," kata Roger penuh percaya diri.
Jono melihat Roger dengan senyum mengejek, Jono mengambil handphonenya dan mencari nomor Gustafo, Ceo dari Big England Bank, Jono mendapatkan nomornya dari surat-surat saham yang dimilikinya.
Setelah mendapatkan nomor Gustafo, Jono segera menghubunginya," Halo pak Gustafo, saya Jono Prajana, apakah di bank kita ,ada orang yang bernama Roger Antonio, pecat dia dan selidiki masalah korupsi yang dilakukannya, kalau anda tidak bisa melakukannya, lebih baik anda berhenti menjadi Ceo dari Big England Bank," kata Jono menyalahkan kinerja Gustafo sebagai Ceo dari Big England Bank, tanpa membiarkan Gustafo berkata untuk membela dirinya.
Gustafo berkeringat dingin mendengar perkataan Jono, dia tahu semua perbuatan kotor Roger saat menjabat sebagai direktur bank, tapi karena mereka berteman, Jadi Gustafo menutup mata dengan kelakuan Gustafo selama ini, dengan cepat Gustafo menjawab pertanyaan Jono.
" Tuan Jono, saya minta maaf atas semua kelalaian saya, saya akan memecat Roger Antonio sekarang, saya akan melaporkan semua masalah Roger kepada polisi secepatnya agar masalahnya diusut sampai tuntas, mohon maafkan semua kelalaian saya," kata Gustafo ketakutan.
Jono dengan dingin berkata," baik ini kesempatan terakhirmu, aku akan mengutus sessorang untuk mengawasi pekerjaanmu, kalau sampai terjadi lagi hal seperti ini lagi , kamu tanggung sendiri akibatnya, "kata Jono final, tanpa bisa dibantah, Jono segera menutup sambungan teleponnya.
Setelah panggilan diakhiri, segera telepon Roger berdering dengan keras dibalik sakunya, wajah Roger pucat saat menerima telepon dari Gustafo.
__ADS_1
Sebuah suara marah muncul dari telepon yang diangkat oleh Roger," Dasar brengsek, apa yang kamu lakukan, sampai tuan Jono Prajana bisa marah besar kepadaku, kamu dipecat, kamu akan diselidiki oleh polisi setelah ini, kalau benar kamu melakukan korupsi, kamu akan mendekam dipenjara dengam waktu yang lama, kamu dengar Roger," sebelum sempat Roger membela dirinya telepon segera dimatikan oleh Gustafo.
Roger segera sadar nama Jono sempat didengarnya saat rapat kemarin, dia akhirnya tahu, Jono merupakan pemilik 30% saham dari Big England Bank, dia berakhir mengenaskan karena menuruti keinginan anak semata wayangnya.
Roger sangat takut, dia segera merangkak kebawah kaki Jono dan memohon pengampunan," tuan Jono, saya mohon, maafkan saya, saya melakukan ini semua demi anak kandung kesayangan saya, jangam laporkan saya kekantor polisi, saya tidak ingin masuk kedalam penjara," kata Roger dengan wajah yang sangat ketakutan.
Mendengar semua yang dikatakan Roger, Jono berkata dengan dingin," Roger, aku menyelidiki semua tentangmu, apakah kamu ingin tahu sebuah rahasia?, aku akan bemberimu sedikit petinjuk, pernahkan kamu berfikir kenapa Willy selalu membantumu, pernahkah kamu berfikir kenapa wajah Willy sama dengan anakmu, apakah pernah kamu mengetes dna anakmu?, hanya itu saja yang bisa kukatakan padamu, dan untuk semua kejahatanmu selama ini, kamu harus menanggung konsekuensi atas perbuatanmu, renungkanlah semuanya didalam penjara, " kata Jono memberikan petunjuk kepada Roger.
Roger sangat terkejut mendengar perkataan Jono, dia mengingat, kalau masalah berhubungan dengan dengan Ramon, Willy dengan sigap membantu semua masalahnya, tapi kalau masalah semua berhubungan dengan dirinya, seakan Willy tutup mata akan masalahnya.
Roger melihat wajah Willy dan wajah Ramon, dia melihat kedua wajah mereka sangat mirip, apakah aku dikhianati oleh istri dan sahabatku?, Roger pingsan mendengar fakta yang baru diketahui olehnya, bahwa anaknya bukanlah anak kandungnya.
Jono melihat kearah semua Ceo yang bekerja sama dengan Willy untuk menekan Jason," kalian semua, aku akan menghapus kerja sama kontrak kita, tolong kemasin barang kalian dan segera pergi dari gedung yang saya miliki," kata Jono kepada semua Ceo yang hadir.
Semua Ceo takut mendengar perkataan Jono, kalau mereka keluar dari Gedung perkantoran Star Giant, mereka akan kehilangan kepercayaan pelanggan mereka, perusahan mereka akan segera jatuh kalau sampai ditendang dari Star Giant.
Seorang Ceo berkata," tuan Jono, apakah kamu tidak takut kehilangan uang karena mengusir kami, perusahaan Jason akan bangkrut juga kalau kami menarik semua dana yang kami investasikan," ancaman sang Ceo kepada Jono.
Jono melihat kearah Ceo yang mengancamnya," apakah kalian semua berfikir sama seperti orang ini, sangat mudah bagiku mencari penyewa gedung ini, apakah kalian berfikir aku takut dengan ancaman seperti ini, aku memiliki gedung ini dan Juga memiliki Big England Bank sebagai milikku, bagaimana bisa aku membiarkan perusahaan orag tua kekasihku sampai bangkrut, kalian segera pergi dari gedung milikku,"kata Jono dengan kejam.
__ADS_1
Semua Ceo ketakutan, mereka salah mencari musuh dalam perang kata, Jono mempunyai kekuatan absolut atas mereka, mereka menunduk, ingin mendapatkan pengampunan dari Jono.
Leon sang Ceo yang mengancam Jono menunduk dan meminta maaf kepada Jono," tuan Jono, jangan usir perusahaan kami, kami tidak akan melakukan hal seperti ini lagi, kami tidak akan menarik investasi kami, kami akan mendukung perusahaan pak Jason untuk menjadi stabil dan kokoh, mohon pertimbangkan kembali semuanya tuan Jono," Leon telah kalah dalam perang kata dengan Jono.
Semua ceo berkata mendukung perkataan Leon, mereka sangat takut tidak bisa berada di Gedung Star Giant lagi, mereka bahkan menambahkan investasi kepada perusahaan Jason untuk menyenangkan Jono.
Inilah yang diinginkan Jono, mereka berani mengusik perusahaan calon papa mertuanya, mereka semua harus ditundukan dengan kekuatan absolut.
Jono berkata," baik karena kalian sudah mengakui kesalahan kalian, saya akan memafkan kalian, mengenai perpanjangan kontrak, saya akan mengutus seseorang untuk menangani masalah ini, kalian kembalilah keperusahaan kalian, saya ada masalah yang harus ditangani dengan pak Jason," kata Jono final.
Semua Ceo lega mendengar perkataan Jono, mereka segera kembali kekantor mereka.
Jono berfikir akan meminta Wawan sahabatnya, untuk mengurus semua asetnya disini, karena hanya Wawan, sahabat yang bisa dia percaya untuk menangani masalah Star Giant dan Big England Bank.
Jono segera duduk dan kembali memasang wajah seperti biasa dan tersenyum melihat kearah Jessica," mas Jono, sejak kapan mas memiliki gedung ini dan saham di Big England Bank," Jessica bertanya dengan bingung saat Jono telah duduk di sofa.
Jono menatap Jessica dengan lembut," Mas baru membeli semuanya kemarin, saat Jessica mengatakan akan dijodohkan, mas membeli semua ini demi kebahagian Jessica, siapapun yang menyakiti dan ingin merebut Jessica harus menerima akibatnya," kata Jono melihat Jessica dengan pandangan cinta.
Mata Jessica berkaca-kaca mendengar perkataan Jono," mas pasti menghabiskan banyak uang untuk melakukan semua ini, kenapa mas selalu sangat baik kepada Jessica, Jessica selalu menyusahkan mas Jono," kata Jessica tidak bisa menahan tangisnya, dia langsung memeluk Jono dengan sangat erat.
__ADS_1
Jono membelai rambut Jessica untuk menenangkannya," uang mas tidak ada artinya kalau Jessica sampai diambil oleh orang lain, mas sudah berjanji akan melakukan apapun untuk mebahagiakan Jessica, sekarang tidak akan ada yang bisa memisahkan Jessica dari mas," kata Jono membuat Jessica semakin mencintai Jono dan takut kehilangan cinta Jono untuknya.