
Bab 39. Menjadikan Melati pacar, Menemui Tari.
Jono pingsan selama 1 Jam, setelah dia sadar dia merasa kepalanya sangat pusing efek dari mentalnya yang terkuras habis.
Saat dia akan bangun dia merasakan kepalanya tidur disebuah benda yang sangat empuk, dia melihat, keatas dia melihat wajah cantik Melati yang khawatir melihat kearahnya.
Jono bangun dari benda yag sangat empuk itu yang ternyata adalah paha dari Melati, dia memegang tangan Melati dan mencium tangannya.
Jono tersenyum lembut menatap Melati," Melati, apakah kamu mau memaafkanku atas kesalahku kepadamu, maafkan atas perkataanku yang membuatmu terluka, mas mohon maafkanlah kesalahan mas kepada Melati," Jono memberanikan diri menghapus airmata Melati yag Jatuh dipipi indahnya.
Melati tersenyum melihat kearah Jono," mas, seberapapun Mas menyakiti Melati, selama mas meminta maaf, Melati akan selalu memaafkan mas, entah kenapa melihat wajah mas Jono, melati mengingat cinta pertama Melati, maafkan Melati mas, Melati melihat mas sebagai cinta Melati dulu, cinta Melati ke mas Jono, sama seperti cinta Melati kepada cinta pertama Melati," Melati merasa bersalah melihat Jono sebagai cinta pertamanya dulu.
Jono tersenyum dan mengecup tangan melati," Melati apakah yang Melati maksud adalah lelaki yang Melati rawat dengan penuh kasih sayang dirumah sakit 7 tahun lalu," Jono memberitahukan siapa dia sebenarnya.
Melati terkejut mendengar perkataan Jono," dari mana Mas Jono tahu, Jangan-jangan, mas Jono..." sebelum melati selesai berkata, Jono menjawab kebingungan dari Melati.
" benar Melati, maafkan mas karena tidak berani memberitahu Melati mas adalah orang itu, mas hanya memberimu rasa sakit dan luka, mas tidak bisa memberi Melati kebahagiaan, Mas orang paling hina didunia Melati," Jono merasa bersalah kepada Melatinya.
Melati seketika memeluk Jono," huua, mas, kenapa mas menyembunyikan ini dari Melati, Melati sangat mencintai mas Jono, jangan tinggalkan Melati mas, mas Jono mencintai Melati Jugakan Mas," Melati sangat senang orang yang dicintainya kembali lagi.
Jono membalas lelukan Melati," mas juga mencintai Melati, tapi mas Juga memiliki 3 wanita yang mas cintai Melati, mas tidak ingin menyakiti Melati dengan keegoisan mas, melati berhak mendapatkan Pria yang lebih baik dari mas," Jono sangat sakit saat mengatakannya, tapi ini demi kebaikan Melati agar tidak menyakitinya dikemudian hari.
__ADS_1
Melati menggeleng menolak perkataan Jono," tidak mas, Melati tidak mau pria lain, hati Melati sudah untuk mas Jono, tidak bisa lagi menerima pria lain selain mas, Melati ikhlas kalau mas memiliki wanita lain, asal mas Jono juga mencintai Melati sama besarnya degan semua wanita mas Jono, Melati mau mengenal semua wanita mas Jono, Melati mau berteman dengan mereka," Melati mencintai Jono dengan sangat tulus.
Jono tidak kuasa menolak cinta tulus dari Melati karena diapun mencintai Melati sebesar dia mencintai semua wanitanya, Jono akan adil kepada semua wanitanya.
Jono mencium kening Melati," mas Jono juga mencintai Melati, mas berjanji akan adil kepada kalian semua, setelah waktu yang tepat mas akan menikahi kalian semua, mas berjanji kepada Melati," kata Jono dengan tegas dan lembut.
Mereka berdua berpelukan menyalurkan rasa cinta mereka berdua.
Nenek Atun tertidur karena dalam proses pemulihan, hari menjelang malam, Melati memasakan makanan kesukaan Jono, sayur kangkung dan ayam goreng, Melati mengambilkan Jono nasi dan lauk pauk kedalam piring Jono, Melati sudah seperti istri yang melayani suaminya.
Setelah malam hari akhirnya nenek Atun sadar dan Jono ingin pamit karena tidak enak kepada tetangga sekitar," Melati mas pulang dulu, banyak hal yang harus mas kerjakan, besok malam mas kesini mengajak Melati makan malam keluar, Melati maukan keluar dengan mas?," Jono mengajak Melati untuk dinner besok malam.
Melati mengangguk dan berkata dengan semangat," Melati sangat mau mas, besok Jemput Melati kerumah ya mas, hati-hati dijalan mas, Jangan ngebut dijalan,"Melati mencium pipi Jono, dia sangat malu saat melakukanya.
Jono mengemudi kerumah sakit Diamond Medical, dia ingin menemui Tari, Jono ingin adil dengan wanitanya, dia merindukan Tari, Jadi dia akan menemui Tari sekarang.
Sesampainya dirumah sakut, Jono memarkirkan mobilnya diparkiran, Jono menuju keruangan VVIP2, setelah dia sampai dia mengetuk pintu," Permisi," Jono masuk kedalam ruangan, dia melihat semua orang tertidur didalam, karena sudah pukul 12 malam.
Jono mendekati Tari dan menyelimutinya, dia sangat merindukan Tari.
Merasakan ada yang menyelimutinya, Tari seketika bangun dari tidurnya," mas Jono, kamu disini mas," Tari seketika bangun dan memeluk Jono.
__ADS_1
Jono membalas pelukan Tari dengan erat," maaf mengganggu istirahatnya Tari, mas kangen sama Tari, jadi mas kesini," Kata Jono.
"Tari kapan mama Eva,bisa pulang," tanya Jono kepada Tari.
Tari menjawab," besok pagi mama sudah bisa pulang mas, kenapa mas bertanya seperti itu," Taya tari kemudian.
Jono ingin Tari dan keluarganya pindah ketempat yang disiapkan oleh Jono," Tari, mas sudah menyiapkan rumah untuk Tari, rumah itu didekat sekolah nusa bangsa, agar bisa dekat dengan sekolah Maha," jelas Jono kepada Tari.
Tari mengangguk," kalau itu yang mas mau Tari akan ikut aoa yang mas mau, Tari akan pindah kesana besok bersama mama dan Maha," Tari sangat mempercayai apa yang diatur oleh Jono.
Jono memikirkan masalah ayah dari Tari," Tari, mas akan mencari bukti dari fitnah kepada ayah Tari, mas adalah pemilik gedung dimana ayah Tari dulu bekerja, mas pemilik Golden street, mas juga akan menjadi pengacara untuk ayah Tari," Jono akan menjadi pengacara untuk ayah Tari, karena dia memiliki kemampuan pengacara super.
Tari memeluk Jono dengan sangat erat," mas, kamu sangat baik kepadaku dan keluargaku, aku tidak tau bagaimana caraku membalas kebaikanmu mas," Tari sangat mencintai Jono, kebaikannya setinggi gunung kepada dia dan keluarganya.
Jono membelai pipi dari Tari," inilah yang harus mas lakukan, mas sudah berjanji untuk membebaskan ayah Tari dan mencari siapa yang menfitnah calon ayah mertua mas, dia harus dihukum seberat-beratnya," Jono berkata dengan tulus.
Mendengar perkataan Jono, Tari berkata," Mas tidakkah kamu menginginkanku seutuhnya, aku tidak bisa memberikanmu apapun selain hatiku dan tubuhku, klaim aku sebagai milikmu seutuhnya mas," Tari ingin dimiliki seutuhnya oleh Jono.
Jono menggelengkan kepalanya," Tari mas akan mengambilnya disaat yang tepat, setelah semua masalah Tari selesai, mas akan meminta hak mas terhadap Tari, Jadi tunggu ya sayang," Jono tidak bisa menolak lagi, karena kalau menolak dia akan dianggap terlalu munafik.
Tari mencium bibir Jono untuk pertama kalinya," mas, Tari sangat mencibtai mas, Jangan tinggalkan Tari ya mas," Tari menatap Jono penuh rasa cinta.
__ADS_1
Mendapat ciuman dari Tari, pikiran Jono menjadi blank," Tari, mas akan selalu bersama Tari, Mas juga sangat cinta kepada Tari," kata Jono kemudian.
Karena sudah terlalu malam merekapun tidur, disana tersedia 5 ranjang untuk penunggu pasien Jani Jonopun menginap disana.