
Bab 71. Meminta restu, Alasan sesungguhnya.
Setelah semua terselesaikan, Jono kembali menunujukan senyumnya, Jono mengulangi perkenalan dirinya dengan orang tua Jessica," om Jason, tante Monica, perkenalkan nama saya Jono Prajana, saya kekasih dari anak kalian Jessica Alexandria, mohon restui hubungan kami berdua, saya sangat mencintainya, saya berjanji akan membahagiakan Jessica, " kata Jono memperkenalkan diri dengan meminta restu kepada orang tua Jessica.
Jason melihat Jono sedikit familiar diingatannya, apalagi dia pernah mendengar nama Jono entah dimana," saya Jason Alexander dan ini istri saya Monica Adriana, kami berdua orang tua dari Jessica, apakah saya pernah bertemu dengan nak Jono, sepertinya saya mengenali wajah nak Jono, apalagi nama nak Jono sepertinya tidak asing bagi saya," Jadon berusaha mengingat Jono tapi dia menyerah, dia lupa siapa Jono sebenarnya.
Jono tersenyum mendengar nada kebingungan dari perkataan Jason," mungkin om Jason pernah melihat saya dulu, saya orang yang menyelamatkan Jessica 7 tahun lalu saat terjadi kecelakaan didepan sekolah Jessica dulu, apakah om sudah mengingat saya," Kata Jono menjelaskan semuanya kepada Jason.
Jason kembali melihat wajah Jono dengan seksama, ingatan yang dulu dilupakan akhirnya diingatnya kembali, kembali Jason merasakan perasaan bersalah karena menelantarkan Jono 7 tahun yang lalu yang sudah berbaik hari menyelamatkan Jessica.
Joni harus kembali keinggris untuk mengurus perusahaannya yang baru dibangun dan membawa Jessica bersamanya untuk pengobatan yang lebih intensif diingris, Jessica mengalami benturan yang sangat parah dikepalanya sampai mengalami amnesia.
Jason menatap Jono dengan perasaan bersalah," nak Jono, maafkan kami karena menelantarkan nak Jono dulu, kami harus mengurus perusahaan dan membawa Jessica bersama kami untuk perawatan disini, apakah nak Jono membenci kami karena sangat kejam menelantarkan nak Jono yang sudah berbaik hati menyelamatkan Jessica, dulu," kata Jason kepada Jono.
__ADS_1
Monica berhenti dari tangisannya dan menatap Jono," nak Jono, bencilah kami, tapi jangan menyakiti Jessica, apakah nak Jono menjadikan Jessica kekasih hanya untuk membalas dendam kepada kami, kami mohon jangan jadikan Jessica objek balas dendam nak Jono," Monica khawatir dengan hubungan Jono dan Jessica.
Jono melihat Jason dan Monica dengan pandangan tulus," om, tante, saya mencintai Jessica dengan tulus, saya tidak membenci kalian, saya mengerti kalian pasti memiliki urusan yang lebih penting saat itu, kalian sudah membiayai perawatan saja sudah membuat saya sangat bersyukur, saya mohon, tolong restui hubungan kami," kata Jono penuh keyakinan dan ketulusan.
Jason menatap Jono denhan perasaan lega, dia kembali berbicara," nak Jono, sebelum kami merestui hubungan kalian, apakah nak Jono bisa berjanji untuk mencintai Jessica dengan sepenuh hati, bisakah nak Jono tidak menyakiti Jessica kedepannya," kata Jason dengan penuh ketegasan.
Jono melihat Jason dan Monica dengan sendu," om, tante, saya memiliki satu rahasia yang harus diketahui oleh kalian dan Jessica, saya memiliki 3 kekasih lain yang tidak bisa saya tinggalkan bagaimanapun caranya, saya harap kalian mengerti," kata Jono berterus terang kepada mereka semua.
Jessica tidak terkejut mendengarnya, dia sudah mengetahui Jono memiliki 3 kekasih selain dirinya, saat mereka pertama menjalin kasih, Jono sudah memberitahu dia, bahwa dia memiliki kekasih selain dirinya, Jessica hanya penasaran siapa saja kekasih Jono selain dirinya.
Setelah diam sesaat, emosi Jason seketika meluap mendengar perkataan Jono," apakah kamu bermaksud mempermainkan anakku, kami tidak akan merestui hubungan kalian," nada kemarahan sangat terasa dari perkataan Jason.
Jono menatap Jason yang diliputi kemarahan, Jono berkata dengan sendu," om Jason, saya tidak bisa melepaskan Jessica maupun kekasih saya yang lain, mereka semua sangat penting dihati saya, saya akan membahagiakan semuanya dan adil kepada keempat kekasih saya," kata Jono mencoba menyakinkan Jason.
__ADS_1
Mendengar Jono masih kokoh dengan pendiriannya, Jason bertambah marah," apakah mereka sepenting itu buatmu, sampai berani kamu meminta anakku untuk berbagi dengan mereka, berikan alasanmu kepadaku,untuk dapat merestui hubungan kalian," kata Jason dengan kemarahan dari nada suaranya.
Jono menjelaskan kepada Jason dan Monica kenapa Jono tidak bisa melepaskan kekasihnya," om Jason, saya akan menjelaskan semuanya sekarang, kekasih pertama saya bernama Tari, sahabatku di SMA, saat di SMA, saya mendapatkan bullyan dari seluruh sekolah karena saya sangat miskin dan bodoh saat itu,hanya Tari, wanita yang mau berteman denganku, dan dialah cinta pertamaku, apakah aku bisa menolak cintanya dan mencampakannya," Jono berkata dengan kesungguhan dinada bicaranya.
Jason terdiam mendengar perkataan Jono, kembali Jono melanjutkan," kekasih kedua saya, Jani Prajana, apakah om mendengar nama belakang kami sama?, dia adik angkat saya, dia memendam perasaan cinta kepada saya sejak lama, saat saya menelantarkan keluarga saya dulu, hanya Jani yang mengurus orang tua saya, dia tetap mencintai saya dengan tulus walau saya menelantarkan keluarga saya dan dirinya, orang tua saya sangat ingin jani menjadi istri saya, apakah saya pantas melanggar keinginan orang tua saya dan mencampakan Jani," kata Jono dengan sendu.
Jono kembali melanjutkan ceritanya," kekasih ketiga saya bernama Melati, apakah om ingat kecelakaan 7 tahun yang lalu, saat tidak ada yang mengetahui saya mengalami kecelakaan, saya mengalami kelumpuhan, tidak ada yang merawat saya saat itu, saya bertemu Melati dikamar tawat saya, Melati saat itu sedang merawat neneknya yang mengalami sakit parah, dia merasa kasihan dengan keadaan saya, Melati dengan sangat tulus merawat saya, menghibur saya dan menemani saya disaat dunia saya hancur saat itu, cinta mulai tumbuh dihati saya kepada Melati sejak saat itu, apakah merurut om, saya harus mencampakan Melati yang sudah menjaga dan merawat saya dengan sepenuh hati," kata Jono dengan mata berkaca-kaca.
Mendengar penjelasan Jono, Jessica akhirnya tahu Jono bukannya ingin mempermainkan wanita, tapi takdirnya memang harus membahagiakan wanita yang sangat mencintai dirinya, kalau Jessica berada diposisi Jono, dia juga akan melakukan hal sama seperti yang dilakukan oleh Jono.
Jessica seketika memeluk Jono, dia memberi dukungan untuk Jono, sangat mengerti dengan pilihan Jono, kalau salah satu meninggalkan Jono, mungkin dunia Jono akan hancur lebur.
Jessica berkata dengan terisak dipelukan Jono," mas, Jessi sangat mengerti kenapa mas memiliki kekasih lain, karena kebaikan mereka dan cinta mereka sama besarnya dengan cinta Jessica kepada mas Jono, Jassi ingin bertemu mereka dan berteman dengan semua kekasih mas Jono," kata Jessica dengan penuh cinta disetiap ucapannya.
__ADS_1
Jason tidak bisa berkata apapun, dia terdiam, apa yang bisa dikatakan kalau setiap wanita yang dimiliki Jono memang ditakdirkan kepadanya, bahkan Jason merasa dialah yang bersalah mempertanyakan kesetiaan Jono, Jono hanya ingin membahagiakan wanita yang sudah sangat mencintainya dan selalu berkorban untuknya.
Monica berhenti menangis, dia mendengar semua cerita Jono, Jono bukan ingin mempermainkan putrinya, tapi takdir tidak mengizinkan Jono untuk meninggalkan setiap wanitanya, kalau Jono meninggalkan salah satu berarti Jono manusia paling kejam dan tidak berperasaan didunia ini.