SISTEM DEWA KEKAYAAN.

SISTEM DEWA KEKAYAAN.
Bab 37. Flashback Jono, Airmata penyesalan.


__ADS_3

Bab 37. Flashback Jono, Airmata penyesalan.


Flashback Jono 7 tahun yag lalu.


Disebuah rumah sakit, dikamar no 3, Jono berbaring karena dia mengalami kecelakaan karena menolong seseorang.


Disamping ranjangnya ada ranjang dari pasien lain, pasien itu bernama nenek Atun, dia ditemani oleh seorang gadis yang sangat cantik, namanya Melati Anggraini.


Jono akhirnya tersadar dari komanya, dia merasakan seluruh badannya tidak bisa digerakan, Dokter segera mendatangi ranjang dari Jono," pasien sudah sadar tapi kita tidak tau siapa keluarganya, orang yang membawanya kesini yang membiayai seluruh pengobatannya," Kata sang dokter kepada suster yang bersamanya.


Melati mendengar itu merasa iba melihat Jono," kasihan kakak itu, tidak ada yang mengurusnya, aku akan menemaninya selama disini," batin Melati sedih melihat nasib dari Jono.


Melihat Jono yang kehausan Melati menghampiri Jono," apa mas kehausan, sini saya bantu, nama saya Melati Anggraini, saya akan menemani mas disini, sampai nenek saya, nenek atun juga sembuh dari sakitnya disini," Melati mengambilkan Jono air untuknya minum.


Jono tidak bisa berbicara karena dia mengalami lumpuh syaraf, Melati selalu menemani Jono setelah dia pulang dari sekolahnya, dia menyanyi untuk Jono, menyuapinya makan, dan mengambilkan Jono air ketika dia haus, dia selalu menemani Jono selama berbulan-bulan dirumah sakit.


Jono memandang melati yang selalu menemaninya dengan perasaan tak menentu," bagaimana aku bisa membalas kebaikanmu, kasih sayangmu yang tulus menemaniku, aku hanya pria lumpuh Melati," batin Jono tersiksa tidak bisa membalas kebaikan Melati.


Nenek atun menderita kanker getah bening, dia sering melihat Cucunya, Melati merawan pria disebelah ranjangnya, nenek Atun memperkenalkan dirinya kepada Jono," nak, nama nenek adalah Atun, salam kenal ya nak," Jono tidak menjawab karena dia tidak bisa berbicara, syarafnya masih terganggu.


Empat bulan setelah Jono dirawat disana, Ditemani oleh Melati yang mewarnai harinya, dia harus merasakan perpisahan dengan Melati.


Nenek Atun harus dibawa ke singapore untuk pengobatan," Mas, maafkan Melati, melati harus pergi meninggalkan mas disini, melati ingin disini mas tapi orang tua Melati tidak membiarkan Melati disini, Jangan lupakan Melati ya mas," Kata Melati mencium pipi Jono sebelum pergi.


Jono ingin berteriak, tapi dia tidak bisa," Melati, Jangan pergi, mas belum membalas semua kebaikan Melati, mas manusia paling tidak berguna Melati, maafkan mas," Jono menyesali kelumpuhannya, dia tidak bisa membalas semua kebaikan melati selama ini.

__ADS_1


Setelah 2 bulan kepergian melati, Jono sudah sembuh total, dia merasa ada sebuah kekosongan sudut harinya, dia merindukan Melati tapi dia kubur semuanya dalam-dalam, dia mengubur semua kerinduannya kepada Melati, dia adalah pecundang yang tidak bisa menjaga Melatinya, dia tidak pantas bersama dengan Melati.


Jono Flashback end.


Jono mngingat kembali kejadian 7 tahun silam, dia sangat merindukan Melati, Jono melihat nenek Atun, dia ingin menemui Melati lagi.


Jono berbicara kepada nenek Atun," nek, ayo kerumah sakit, luka nenek harus diobati dengan intensif," Jono khwatir dengan luka nenek Atun, dia tidak berani menggunakan keahlian medisnya untuk menyembuhkan nenek Atun, kalau sembuh secara total nanti membuat nenek Atun takut kepadanya.


Nenek Atun hanya menggelengkan kepalanya," nak Jono, nenek tidak apa-apa ini hanya luka kecil, sudah diobati oleh nak Jono jadi sudah tidak apa-apa, antarkan saja nenek pulang kerumah nak," Nenek atun hanya ingin pulang, karena lukanya sudah diobati.


Jono mengangguk," baik nek dimana rumah nenek, saya akan mengantarkan nenek Atun pulang," Jono ingin mengantarkan nenek Atun, dia ingin menemui melati lagi.


Nenek atun memeberitahu alamat rumahnya kepada Jono, melihat alamat yang dikatakan oleh nenek Atun, Jono merasa dia pernah kealamat yang dikatakan nenek Atun.


Jono mengemudikan mobilnya dengan perlahan, takut membuat goncangan, dan mengenai luka dari nenek Atun, setelah 5 menit Jono sampai dialamat yang dikatakan nenek Atun.


Flashback 3 hari yang lalu.


Jono bangun pagi-pagi dia menerima notifikasi dari Wa.nya.


085xxxxxxxx: mas Jono ini Melati yang mas Jono tolong kemarin, save ya nomor Melati.


085xxxxxxxx:apa mas Jono lagi sibuk Melati, ganggu mas Jono ya, maaf ya mas.


Jono hanya melihat Wa tersebut tanpa berniat membalasnya, mendengar nama Melati, seperti membuka penyesalan dihatinya.

__ADS_1


Bebrapa saat Melati kembali mengirim Jono, sebuah pesan yang membuat Jono murka.


085xxxxxxx: mas Jono apa kita pernah bertemu sebelumnya, wajah mas Jono seperti sangat familiar dengan seseorang yag Melati kenal.


085xxxxxx: mas Jono, sepertinya Melati menyukai mas Jono, melihat mas Jono membuat hati Melati berdetak cepat mas, maafkan Melati menyukai mas Jono.


Jono melihat pesan Melati membuatnya mengingat dengan Melatinya, Jono menganggap Melati mengatakan itu karena tertarik dengan kekayaannya, karena Jono pemilik saham terbesar dari Trisula Grup, Jono menganggap Melati sama dengan Dian sang pengkhianat.


Jono segera menelpon melati, segera telpon Jono diangkat oleh Melati," Halo mas Jono, maaf mas mengganggu mas pagi-pagi," Melati menjawab dengan lembut telpon dari Jono.


Dengan sura yang sangat dingin Jono menjawab," jangan mengalihkan pembicaraan, apa maksudmu mengatakan menyukaiku Melati," Jono menanyakan maksud Melati menyukainya.


Jantung Melati bagai tertusuk mendengar perkataan Jono," maaf mas Jono, Melati menyukai mas Jono karena hati Melati mengatakan hal itu, Melati merasa Mas Jono seperti cinta pertama Melati dulu, Melati meninggalkannya disaat dia membutuhkan Melati dulu," Kata Melati menjelaskan maksud dia menyukai Jono.


Mendengar perkataan Melati yang meninggalkan cinta pertamanya, membuat Jono kembali mengingat Dian yang meninggalkannya dulu.


Jono dengan sangat dingin berbicara kepada Melati," kamu menyukaiku?, heh, bilang saja kamu menyukaiku karena hartaku, aku sudah memiliki kekasih yang sangat aku cintai, wanita matre sepertimu tidak pantas untukku, simpan keinginanmu mendapatkan aku," Jono berkata Melati wanita matre.


Melati mendengar perkataan Jono, hati melati hancur berkeping-keping," mas Jono, Melati bukan wanita seperti itu, Melati mengatakan yang sebenarnya, percaya kepada Melati mas," Melati menangis saat berbicara dengan Jono.


Mendengar tangisan melati ditelepon, Jono tidak bergeming," simpan tangisan buayamu, jangan menghubungiku lagi, wanita sepertimu tidak pantas untukku," Jono segera menutup telponnya, tanpa membiarkan Melati mengatakan sesuatu.


Jono merasa kasihan kepada Melati tapi amarah masih berkobar dihatinya, nama melati Mengingatkan Jono kepada Melatinya ,dan prilaku Melati mengingatkan Jono kepada Dian.


Sedangkan Melati dirumahnya, menangis memegangi hatinya yang sakit mendapat perlakuan dari Jono.

__ADS_1


Fakshback end 3 hari yang lalu.


Jono mengingat perlakuannya kepada Melati 3 hari yang lalu, dia menyesali perbuatannya 3 hari yang lalu, tanpa terasa airmata Jono menetes dari matanya.


__ADS_2