
Bab 102. Melihat Ying Mei, Menyembuhkan bekas jahitan.
Jiang Meng mengakhiri kisah masalalunya, kesedihan tidak bisa disembunyikan dari nada suaranya," mungkin tuan Jono mebganggapku brengsek atau bajingan, tapi saya mohon, kalau tuan Jono memiliki cara menyembuhkan Mei'er tolong bantu saya, saya akan mengabdikan diri kepada tuan Jono, saya mohon sembuhkan Mei'er tuan Jono," kata Jiang Meng kepada Jono, tanpa sungkan Jiang Meng berlutut didepan Jono, dia sudah putus asa, dia mungkin akan megakhiri hidupnya kalau sampai Ying Mei pergi meninggalkannya.
Jono melihat kearah Jiang Meng dengan kasihan, dia mendapatkan pelajaran penting dari kisah Jiang Meng, Kekuasaan dan kekayaan bisa membuat seorang lupa diri sampai hampir kehilangan harta yang paling berharga yaitu cinta yang tulus dan tanpa pamrih dari orang yang mencintainya.
Jono pasti akan menjadi seperti Jiagg Meng, kalau kekasih yang dicintainya menjadi seperti Ying Mei, Jono pasti akan membantu Jiang Meng bersatu lagi dengan kekasih hatinya.
Jono berkata kepada Jiang Meng," bawa aku melihat kekasihmu, aku berjanji akan menyembuhkannya, asalkan dia masih memiliki nafas terakhir, aku pasti akan membuatnya kembali sembuh seperti sedia kala," Jono berkata dengan tenang.
Jiang Meng segera membawa Jono kearah pintu yang berada diruangan kerjanya," tuan Jono, Mei'er berada diruangan ini, saya selalu merawatnya disini, saya tidak bisa berjauhan dari Mei'er, mari tuan Jono silakan masuk," kata Jiang meng mempersilakan Joni masuk keruangan rahasia milik Jiang Meng.
Jono masuk bersama dengan Jiang Meng, dia melihat seseorang berbaring disebuah ranjang, Jono mendekat kearah ranjang, dia melihat seorang wanita terbaring lemah diatas ranjang dengan keadaan memprihatinkan.
Jono sangat prihatin melihat wanita tersebut, tubuh kurus dengan rambut gundul, kulitnya dipenuhi bekas Jahitan hampir setiap inci tubuhnya," ini sangat parah, butuh waktu yang cukup lama untuk membuatnya pulih sepenuhnya," kata Jono kepada Jiang Meng.
Jiang Meng tahu keadaan Ying Mei sangat parah, mungkin perlu bertahun-tahun lamanya untuk membuat Ying Mei kembali tersadar dari tidur panjangnya," tidak apa-apa tuan Jono, walaupun puluhan tahun, saya akan sabar menunggu, saya mohon tuan Jono, saya sangat merindukan suara Mei'er, saya sangat ingin mendengar suaranya bahkan jika itu cuma sekali, saya mohon bantulah saya untuk menyembuhkan Mei'er" kata Jiang Meng dengan penuh kerinduan kepada Ying Mei.
__ADS_1
Jono berkata dengan santai," ini akan mebutuhkan waktu yang cukup lama, aku harus melepaskan semua jahitan ditubuh kekasih anda untuk menyambungkan semua syaraf yang terputus mungkin butuh waktu dua jam untuk menyelesaikannya dan membutuhkan dua jam lagi untuk meracik obat untuk membuatnya sadar kembali, Jadi tolong suruh anak buah pak Jiang mencari obat herbal di resep ini dalam waktu dua jam," Kata Jono menyerahkan resep kepada Jiang Meng, resep yang dibuat oleh Kira atas permintaan Jono.
Betapa terkejutnya Jiang Meng mendengar perkataan Jono, dengan tangan bergetar dia mengambil resep yang diberikan oleh Jono," tuan Jono, apakah ini benar, apakah setelah semua ini dibuat, Mei'er akan bisa membuka matanya lagi," nada bicara Jiang Meng bergetar, menandakan kegelisahan hatinya, harapan memenuhi hatinya.
Jono tersenyum, dia berkata dengan percaya diri," tidak ada satupun penyakit yang tidak bisa kusembuhkan, aku sudah berjanji akan menyembuhkan kekasihmu pak Jiang, dalam lima jam kedepan, kekasih anda akan bisa membuka matanya kembali, maka dari itu bersabarlah, kuatkan mental anda dan yakinkan kekasih anda bahwa anda mencintainya, jangan melakukan kesalahan yang sama lagi seperti dimasalalu anda," kata Jono dengan sedikit menasehati Jiang Meng.
Jiang Meng merasa dunianya kembali memiliki cahaya," tuan Jono terima kasih, saya akan segera kembali, saya akan menyerahkan resep ini kepada bawahan saya," Jiang Meng segera berlari keluar, dengan senyum bahagia diwajahnya, dia kembali mendapatkan harapan untuk bersama kembali dengan kekasih hatinya.
Setelah Jiang Meng keluar, Jono kembali melihat keadaan Ying Mei, sebenarnya dengan resep yang diberikan olehnya, Ying Mei bisa sembuh tapi kerusakan dari bekas Jahitan tidak akan bisa menghilang, dia harus menghilangkan jahitan ditubuh Ying Mei secara manual, setelah itu obat akan berguna menyambungkan kembali setiap syaraf yang terputus dari tubuh Ying Mei.
Setelah beberapa saat Jiang Meng kembali datang kedalam ruangan, dia melihat Jono sedang menutup matanya, dia tidak berani mengganggu Jono, dia takut mengganggu konsentrasi Jono.
Jono segera membuka matanya setelah keadaan mentalnya sudah stabil, dia segera mengambil jarum peraknya, dia menusuk setiap bagian dari pembuluh darah dari tubuh Ying Mei, agar menutup aliran darahnya agar tidak mengalir keluar, ini merupakan keahlian medis kuno yang sangat sulit dilakukan.
Setelah semua Jarum tertanam dengan sempurna ditempat yang ditentukan oleh Jono, Jono mengambil pisu bedah, dia mengiris sedikit kulit dari Ying Mei dengan sangat sempurna, setelah melihat benang yang digunakan untuk menjahit luka Ying Mei dulu, Jono mengambil Gunting dan memotong benang dengan ketelitian yang sangat tinggi.
Setelah benang terpotong, Jono mengambil benang yang terpurus dengan capitan kecil, ini dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak mengakibatkan pendarahan, karena kesalahan sedikit saja, maka darah akan mengucur keluar, Jarum perak hanya dapat menahan darah sebentar, kalau terjadi kesalahan dalam operasi maka darah dapat mengucur dengan sangat deras.
__ADS_1
Setelah selesai mengeluarkan benangnya, Jono segera mengoleskan Krim ajaib penghilang luka di tempat yang dioperasi oleh Jono, dengan sangat ajaib, luka menghilang, kulit dari bekas operasi kembali menjadi mulus tanpa ada jejak bekas operasi dari Jono.
Jiang Meng sangat terkejut melihat cara Jono melakukan operasi, yang dilakukan oleh Jono seperti sebuah keajaiban, bahkan luka bekas operasinya menghilang seketika saat Jono mengoleskan Krim dipermukaan kulit kekasihnya.
Harapan Jiang Meng semakin tinggi, begitupun kerunduannya kepada Ying Mei, dia sudah merindukan suara Ying Mei disetiap detik dalam hidupnya, dia melihat kearah Jono, dia merasa sangat bahagia, dia akan melakukan apapun untuk kesembuhan Ying Mei bahkan dia siap menjadi budak aaalkan Ying Mei bisa kembali bersama dirinya.
Jono kembali melakukan operasinya, ada sekitar 50 luka robek ditubuh Ying Mei, ini akan memakan waktu yang lama untuk menyembuhkannya, Jono melakukan hal yang sama disetiap bekas jahitan ditubuh Ying Mei.
Sudah dua Jam berlalu, luka jahitan terakhir berhasil disembuhkan oleh Jono, tubuh Ying Mei yang tadi dipenuhi Jahitan, sekarang sudah sembuh, badannya kembali mulus tanpa ada bekas jahitan lagi, Ying Mei sekarang sudah seperti manusia biasa hanya saja tubuhnya masihlah kurus, pucat dan kepalanya masih botak, karena Ying Mei belum sembuh sepenuhnya.
Jono segera terduduk dilantai, mentalnya terkuras habis karena berkonsentrasi penuh dalam melakukan operasi penyembuhan kulit Ying Mei dari luka bekas jahitannya.
Jiang Meng segera berlari menuju kearah Jono terduduk, dia segera memapah Jono untuk duduk disofa," tuan Jono, terima kasih atas semuanya dan maaf karena membantu saya menyembuhkan Mei'er, tuan Jono sampai seperti ini, saya mohon maaf sebesar-besarnya," Jiang Meng merasa bersalah kepada Jono, dia tahu seberapa besar kebaikan hati Jono kepada dirinya, dia bersumpah akan mengabdi kepada Jono mulai sekarang.
Jono melihat kesetiaan dimata Jiang Meng kepadanya, tanpa menggunakan kemampuan mata supernya, dia sudah tahu, Jiag Meng sudah menjadi pengikutnya yang setia.
Jono menggeleng," pak Jiang, ini belum selesai, janjiku belum tuntas, aku harus meracik obat untuk kekasih anda, kita akan menunggu bawahanmu untuk membawa herbal untuk membuat obat untuk menyembuhkan kekasih anda, saya akan beristirahat sebentar untuk memulihkan stamina saya yang terkuras," Jono menutup matanya, Jono sedang bermeditasi, untuk memulihkan mentalnya yang terkuras setelah melakukan operasi untuk Ying Mei.
__ADS_1