
Bab 8. Hadiah mengejutkan, tangisan histeris Tari.
Setelah beberapa ratus meter dari rumah Melati, sistem didalam kepala Jono berbunyi.
[[Ding.....Selamat tuan rumah mendapatkan bintang 5(6/30), Mendapatkan uang senilai 5 miliar uang dikirim kerekening tuan rumah]].
[[Ding.....Selamat tuan rumah menyelesaikan misi khusus pengantaran makanan]].
[[Ding....Selamat tuan rumah mendapatkan 100% saham rumah sakit diamond medical, sertifikat ada di inventori sistem, silakan dilihat]].
[[Ding....Selamat tuan rumah mendapatkan kemampuan medis super, semua surat izin praktek dan izin dokter semua di inventori sistem, silakan diaktifkan]].
Melihat 2 hadiah dari misi khusus, membuat Jono sangat bahagia, karena 2 hadiah ini bisa membantu calon ibu mertuanya bisa sembuh, tanpa berfikir lagi, Jono mengaktifkan kemampuan medis supernya.
"Kira, aktifkan kemampuan medis super" kata Jono.
[[Mengaktifkan kemampuan medis super mohon tuan rumah menunggu sebentar, 10%,20%......90%,100%, kemampuan medis super telah terpasang]].
Didalam pikiran Jono, muncul pengalaman medis yang tak ada habisnya mulai dari medis modern, sampai akupuntur kuno semua ada, segala penyakit bisa disembuhkan asalkan masih ada 1 nafas terakhir dari pasien.
"Kira buka statusku" ucap Jono lagi.
Buka status:
Nama : Jono Prajana
Umur : 23
Jenis kelamin : laki-laki
__ADS_1
Kekuatan : 30
Kesehatan : 50
Kecepatan : 40
Kepintaran : 25
Ketampatan : 85
dana : Rp.15.000.156.000.
Aset : Villa pondok indah, Hennesey venom gt.
Saham : 51% trisula group,100% saham RS.Diamond medical.
Kemampuan : Skill mengemudi super, skill medis super.
Setelah melihat panel statusnya, Jono kemudian melihat ke hp nya, dia men silent hpnya agar bisa fokus kepada misi khususnya, saat melihat hpnya banyak pesan dan telpon dari Tari, ada 100 pesan dan 50 panggilan, saat akan membuka pesan Tari, hp dari Jono berbunyi, ternyata dari Tari.
Jono mengangkat telpon dari tari," huuaaa,huuua,huuua, mas jono, kamu dimana, aku sangat membutuhkanmu, mas, ibu meninggal dunia 30 menit yang lalu, jangan tinggalkan aku mas, ibu pergi, apa kamu juga akan pergi meninggalkanku mas?," Tari menangis histeris saat Jono mengangkat telponnya.
Sejenak Jono terdiam," buat apa aku memiliki kemampuan medis ini, kalau calon ibu mertuaku meninggal dunia,". tanya jono dihatinya, Jono diliputi rasa sedih, tapi dia berusaha tenang.
"Tari tenang, mas akan segera kesana, tadi mas ada masalah mendadak, mas akan segera sampai disana 10 menit lagi," jono menginjak pedal gas sampai penuh, semua mobil dilewati, hanya dalam 5 menit jono sampai dirumah sakit.
Sesampainya Jono diruangan operasi, Jono melihat Tari duduk dilantai dengan bersimbah airmata dan menangis histeris, sedangkan Maha menunduk menahan airmatanya yang keluar.
Jono mendekat ke Tari dan memeluknya," Tari ini mas, jangan menangis, ada mas disini, kenapa calon ibu mertua mas bisa meninggal?," tanya Jono dengan sangat lembut.
__ADS_1
Setelah mengetahui Jono yang memeluk Tari semakin histeris," huuua,huuua,huua, aku kira mas juga meninggalkanku, ibu pergi karena pendarahan saat operasi, jantungnya berhenti berdetak, begitu kata dokter, jangan pergi meninggalkanku mas,", Tari menangis dengan memeluk Jono semakin erat.
Setelah lumayan tenang, Jono melepaskan pelukan Tari, dan melihat kewat jendela ruang operasi, dia melihat ibu Tari masih memiliki nafas tersisa walaupun sangat lemah, diapun menerobos kedalam ruang operasi.
Saat suster akan menghentikan Jono, Jono melemparkan surat kepemilikan rumah sakit dan surat izin dokternya kepada suater tersebut.
Dengan kagetnya suster itu berkata" anda adalah pemilik rumah sakit ini, dan anda juga merupakan dokter", betapa terkejutnya suster tersebut.
Dokter disebelah suster itu bersuara," saya dokter henry yang menangani pasien tersebut, anda adalah pemilik rumah sakit ini dan juga seorang dokter, tidak baik membuat keributan di rumah sakit, apalagi pasien sudah meninggal dunia," nasehat dari dokter henry.
Dokter henry merupakan dokter dari indonesia spesialis hati, dia menetap di amerika dan menjadi dokter hati terbaik disana.
"Calon ibu mertuaku belum meninggal, dia masih memiliki sisa nafas terakhir aku masih bisa menyembuhkannya, mulai sekarang aku yang menanganinya," ucap Jono tegas seperti perintah.
Jono mengeluarkan jarum perak dari sakunya, dokter henry tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh Jono, jono menusukan puluhan jarum perak disekitar hati dari Ibu tari.
Akhirnya dokter henry tau apa yang dilakukan oleh Jono," ini,ini,ini adalah ilmu kedokteran akupuntur kuno yang telah hilang, bagaimna kau bisa melakukannya," ilmu kedokteran akupuntur kuno ini adalah ilmu yang sudah lama hilang, ilmu yang bisa menghilangkan segala macam penyakit, hanya orang yang sangat ahli yang bisa memakai ilmu akupuntur ini.
Dengan pandangan yang sangat hormat, dokter henry menatap Jono," suster tolong carikan ramuan herbal ini, aku akan meracik obat untuk calon ibu mertuaku," Jono mengeluarkan kertas yang berisi bahan obat herbal dari kantongnya, obat yang ditulis oleh sistem atas permintaan Jono.
Melihat herbal yang ada di kertas, suster sangat terkejut karena obat itu sangat biasa" baik tuan, 20 menit maksimal obat akan sampai disini," suster berlari untuk mencari obat tersebut di toko herbal.
Dari luar melihat Jono ingin menolong ibunya, Tari meneteskan lebih banyak airmata, dilihatnya Jono melakukan pengobatan untuk ibunya, sampai wajah Jono menjadi pucat.
pandangan cinta semakin kuat dimata dan hati Tari," mas Jono, terima kasih, mas sangat baik kepadaku, bagaimana aku bisa membalas kebaikanmu mas?, mungkin 1 seperti aku tidak cukup untukmu mas, kalau mas mencintai orang lain juga, aku akan sangat bahagia, asalkan cintanya kepadamu sama dengan cintaku kepadamu," didalam hati Tari bersumpah.
Tari mengerti sekarang, Jono adalah seorang dokter, dia pasti datang kegurunya untuk meminta resep dan izin membantu ibunya, karena dari perkataan dokter henry, ilmu kedokteran ini sudah hilang, dan hanya Jono dan gurunya yang memliki ilmu tersebut, jadi Jono harus meminta izin gurunya memakai ilmu akupuntur itu untuk menyelamatkan ibunya.
Sementara itu didalam ruang operasi, dengan sekuat tenaga Jono menekan jarum peraknya ketitik yang pas, sedikit demi sedikit, detak jantung ibu Tari kembali berdetak, nafas ibu Tari mulai berhembus normal.
__ADS_1
Karena ibu Tari sehabis melakukan operasi besar, sangat berbahaya untuk melakukan operasi lagi, maka dari itu Jono menggunakan cara medis tradisional untuk menyembuhkan ibu tari, dengan membuat obat yang bernama obat kelahiran hati, obat ini dapat membuat hati beregenerasi kembali seperti menjadi baru.
Dengan hati - hati Jono mengeluarkan satu per satu jarum yang ada ditubuh ibu tari dari dalam kulitnya, setelah semua jarum dikeluarkan, jono mengelap keringat yang ada di dahinya, mengatur nafas untuk mempersiapkan untuk meracik obat kelahiran hati.