SISTEM DEWA KEKAYAAN.

SISTEM DEWA KEKAYAAN.
Bab 34. Berangkat kerumah baru, Villa yang sangat mewah.


__ADS_3

Bab 34. Berangkat kerumah baru, Villa yang sangat mewah.


Jani mellihat Jono yang pingsan saat memegang **********, seketika di tau kenapa Jono mengeluarkan darah dari hidungnya," mas Jono mesum," Jani berteriak malu, dia kabur dari hadapan Jono, dia masuk kekamarnya.


Setelah kejadian memalukan itu, Jono dan orang tuanya sudah selesai berkemas-kemas,Jani masih dikamarnya karena malu melihat Jono, mereka menunggu jemputan mereka datang.


Setelah beberapa saat menunggu, kendaraan untuk untuk mengantarkan keluarga Jono akhirnya datang, sebuah Mercedes-benz S Class Menjemput keluarga Jono, keluarlah sang supir dengan membukakan pintu untuk keluarganya.


Jono melihat mobilnya masih ada disana," kenapa tidak ada yang mencuri mobil laknat ini, aku tidak mau menggunakan mobil ini lagi," Tekat Jono dalam hati.


Jano memasukan barang-barangnya kebagasi mobil mercy, sedangkan orangtuanya bingung menaruh barang bawaannya dimana, mereka membawa banyak sekali barang, mulai dari kompor, panci,penggorengan, sampai cangkul warisan orang tua Joko, kakeknya Jono.


Melihat kebingungan orang tuanya Jono berkata," bu,pak, nanti orang akan Jono suruh membawanya kerumah baru kita, tinggalkan saja disini dulu," Jono memberi saran.


Setelah bimbang beberapa saat, Joko mengangguk," baik nak, tapi bapak akan membawa cangkul ini, ini adalah pusaka keluarga kita, ini akan diwariskan kepadamu dan anak cucumu kelak," Joko sangat menyayangi cangkulnya itu.


Jono melihat cangkul yang dibawa bapaknya, dia sering melihat Joko memeluk cangkul itu bagaikan anaknya sendiri," apaan sih, warisan itu tanah kek, rumah kek, tapi ini cangkul, sungguh terlalu," Jono membatin, melihat Joko sangat menyayangi cangkulnya.


Jono hanya bisa mengangguk," baik pak, nanti Jono juga akan membuatkan brangkas besar dari baja terbaik supaya warisan keluarga kita tidak hilang," Jono berkata untuk membuat ayahnya senang.


Joko sangat bahagia," cangkulku sayang, nanti kamu akan punya tempat tinggal baru, diberangkas baja yang sangat aman dan nyaman," Joko membelai cangkulnya dengan sayang.

__ADS_1


Melihat kelakuan Joko, jangan sampai Jani melihatnya, mungkin dia akan tau bahwa mobil laknat itu adalah mobil Jono.


Jono membatin," untung Jani masih didalam rumah, habislah aku kalau dia melihat kelakuan bapak," Jono mengelus dadanya dengan lega.


Jani keluar dari rumah setelah beberapa saat, wajahnya masih sangat malu saat melihat Jono," Mas Jono, kenapa tidak masuk kemobilnya mas, apakah ada masalah dengan mobilnya," Jani berkata dengan wajah menunduk.


Jono mencari alasan yang masuk akal untuk tidak menggunakan mobil laknatnya," Jani tadi kakak mengecek mobilnya, mesinnya jebol karena tidak pernah diservis, maklumi saja Jani, teman kakak memang aneh," alasan ini masuk akal menurut Jono sendiri.


Jani kebingungan," mobil mahal bisa jebol juga ya kak, kayak angkot saja mobilnya," Jani merasa mobil mahal tidak mungkin bisa jebol mesinnya.


Jono mengalihkan perhatian Jani," Jani nanti kakak pinjam mobil teman kakak yang lagi satu, mobil ini nanti diambil sama asep kesini, kita pakai taksi saja kerumah baru kita," Kata Jono kepada Jani.


Karena mobil jemputan hanya satu, karena Jono meminta 1 mobil saja menjemput mereka, Jono menghentikan taksi untuk berangkat kerumah baru mereka.


Setelah 1 jam perjalanan, mereka akhirnya sampai disebuah villa yang sangat mewah, halaman yang sangat luas didepan villa tersebut, seorang pria berdiri dipintu masuk villa, dia adalah Jaka, Ceo dari Malang properti.


Setelah memasuki pintu depan villa Jono beserta keluarganya keluar dari mobil dan taksi," pak, terima kasih atas tumpangannya," ini uangnya, sisanya buat istri dan anak bapak," Jono menyerahkan uang 10 juta untuk bapak pengemudi taksi, hitung-hitung bagi rejeki bagi yang membutuhkan.


Sopir taksi sangat bahagia dengan kemurahan hati Jono," terima kasih tuan, semoga rejeki tuan dilipat gandakan oleh tuhan, amin," doa sang supir taksi dengan tulus.


Jono dan keluarganya menurunkan semua barang bawaan mereka, dan segera berjalan kepintu masuk villa mereka.

__ADS_1


Jaka segera menghampiri Jono," tuan Jono, saya Jaka, Ceo dari Malang properti, apakah tuan Jono puas dengan villa yang kami siapkan untuk tuan Jono," Jaka takut Jono tidak puas dengan villa ini.


Melihat keluarganya bahagia melihat villa ini, Jono memandang Jaka," pak Jaka, saya sangat puas dengan villa ini, mari masuk untuk minum teh dulu," Jono mempersilakan Jaka untuk masuk.


Saat pintu dibuka mereka disambut oleh pelayan didalam, Jumlah pelayan ada 10 orang beserta sopir dan satpam masing-masing 2 oran, Jadi yang mengurus villa ini ada 14 orang.


Para pelayan membungkuk kepada Jono beserta keluarganya," selamat datang dirumah tuan dan nyonya," mereka semua wanita yang cantik tapi dibandingkan dengan wanita Jono, bagaikan langit dan bumi, semua wanita Jono seperti bidadari dari khayangan.


Jono senang ada pelayan dirumahnya, jadi orang tuanya tidak akan lelah disini untuk membersihkan tempat ini," Pak Jaka, berikan semua semua pelayan,sopir dan satpam bonus perkenalan masing-masing 50 juta, ambil dari uang deviden sahamku, Pak Jaka juga sudah bekerja keras, ambilan cuti bersama keluarga, saya akan memberi pak Jaka bonus 10 miliar karena kerja keras pak Jaka," Jono sangat bermurah hati kepada orang-orangnya.


Semua pelayan membungkuk senang," terima kasih tuan Jono atas bonusnya kami akan bekerja dengan keras mengurus villa ini," kata pelayan serempak.


Jaka sangat ssnang bekerja dengan bos yang sangat baik hari seperti Jono," tuan Jono, terima kasih atas cuti dan bonusnya, setelah kembali dari cuti, saya akan bekerja lebih giat lagi," Jaka sangat menghormati Jono didalam hatinya.


Jono menepuk bahu Jaka pelan," Bersenang-senanglah pak Jaka saat cuti, bekerja memang penting tapi keluargalah yang paling penting, pak Jaka mau minum apa biar dibuatkan oleh pelayan," Jono menawarkan minuman untuk Jaka.


Jaka menggelengkan kepalanya," tidak usah tuan Jono, saya akan kembali kekantor untuk menyelesaikan pekerjaan saya dan mengurus cuti saya, saya permisi, maaf mengganggu waktu anda tuan Jono," Jaka ingin segera menyelesaikan pekerjaannya agar tidak mengganggu waktu cutinya bersama keluarganya.


Jaka menganggukan kepalanya," baiklah pak Jaka, silakan selesaikan pekerjaan anda dahulu, berliburlah dengan tenang bersama keluarga bapak, mari saya antar kedepan Pak Jaka," Jono mengantarkan Jaka kepintu depan villa, setelah Jaka pergi Jono masuk dan mendatangi keluarganya.


Jono melihat keluarganya," bu,pak, Jani apakah kalian suka dengan rumah baru kita, apakah ada yang kurang disini?," Jono bertanya pendapat keluarganya tentang rumah baru mereka.

__ADS_1


Dahlia berkata," nak, villa ini sangat bagus dan mewah, ibu suka dengan rumah ini, tapi terlalu besar untuk kami nanti berdua, karena setelah Jani lulus beberapa minggu lagi, dia akan bersamamu tinggal dijakarta," Dahlia sedih Jani kejakarta tapi pendidikan disana adalah yang terbaik, Jadi Dahlia ikhlas Jan pergi kejakarta.


__ADS_2