
Bab 48. Khasiat menakjubkan dari krim penambah kecantikan, Rencana bisnis.
Tari menerima resep itu dengan tangan bergetar, dia melihat keparcayaan dan cinta dalam tatapan Jono kepadanya," mas Jono, mas sangat baik kepadaku, bahkan mas menyerahkan semua ini kepadaku, Tari harus berbuat apa untuk membalas kebaikan mas Jono yang begitu besar kepada Tari," batin Tari sangat terharu mendengar perkataan Jono.
Tari mengangguk dengan tegas dan berkata sangat lembut kepada Jono," mas, aku akan bekerja keras demi mas, Tari akan menjaga resep ini dengan sekuat tenaga Tari mas," Tari akan memberikan seluruh deviden kepada Jono, bagi Tari uang tidak penting asalkan Jono tetap mencintainya.
Jono merogoh kantong celananya, dia berpura-pura mengambil sesuatu dari sana, padahal dia sedang mengambil sesuatu diinventori sistemnya.
Jono meminta Kira membuat sample dari krim penambah kecantikan, tapi Kira mengatakan sample Krim Penambah Kecantikan sudah ada diinventori, sudah satu paket dengan resepnya.
Jono mengeluarkan krim penambah kecantikan dari sakunya, dan memberikannya kepada Adrian," kak Adrian, ini sample dari Krim Penambah Kecantikan, cobalan sample ini kepada karyawan yang bersedia, kak Adrian akan tahu seberapa ampuh krim ini bekerja," kata Jono kepada Adrian dengan percaya diri, padahal dia sendiri tidak tahu hasil dari kinerja krim tersebut.
Adrian menerima krim itu dari Jono, dia sangat penasaran dengan hasil dari Krim Penambah Kecantikan yang dimiliki Jono.
Adrian segera memanggil karyawan yang memiliki wajah yang biasa saja, segera datanglah wanita berumur 24 tahun bernama Bintang, dia memilii wajah yang berjerawat dan kusam.
Adrian berkata kepada bintang," Bintang, aku ada krim untuk produk baru kita, apakah kamu mau mencoba krim ini, ini krim aman dan bisa menambahkan kecantikan wanita, bersediakah kamu menggunakan krim ini?,"tanya Adrian kepada Bintang.
Bintang sangat senang mendengar perkataan Adrian, dia memiliki calon suami dari perjodohan, dia sangat menyukai calon suaminya, tapi dia takut calon suaminya meninggalkan dirinya, dia ingin menjadi cantik untuk membuat calon suaminya Juga mencintainya, setiap wanita mengharapkan dirinya semakin cantik.
Bintang segera menganggukan kepalanya," iya Bos Adrian, saya akan mencoba krim ini, terima kasih Bos, karena memilih saya untuk mencoba krim ini untuk pertama kali," Kata Bintang melihat Adrian dengan rasa terima kasih.
__ADS_1
Bintang kebingungan dengan cara menggunakan krin utu," Bos, bagaimana cara memakai krim ini, apakah langsung dioleskan kewajah," kata Bintang penuh tanda tanya.
Adrian yang mendapat pertanyaan itu merasa malu, dia sampai lupa bertanya kepada Jono, cara memakai krim penambah kecantikannya, dia melihat Jono dengan wajah malu.
Jono segera menjelaskan cara memakai krimnya agar Adrian tidak merasa malu dihadapan bawahannya," mbak Bintang, cara menggunakan krim ini dengan cara, basuh wajah mbak Bintang dengan Air, gunakan Krim seperti sabun wajah dan oleskan secara merata, setelah 1 menit basuh dengan air bersih," Jono menjelskan cara memakai krimnya kepada Bintang.
Bintang mengerti cara memakai krimnya sekarang, dia segera meminta Izin kedalam toilet didalam kantor Adrian," pak Adrian, saya akan menggunakan krim ini sekarang, saya mohon izin menggunakan toilet disini," Bintang meminta izin Adrian menggunakan toiletnya.
Adrian menggangguk dan mengizinkan Bintang menggunakan toiletnya, semua orang diruangan sangat penasaran dengan hasil dari Krim penambah kecantikan Jono.
Setelah beberapa menit Bintang masuk kedalam toilet, mereka mendengar teriakan dari Bintang dari dalan toilet," ahhh, wajahku," Kata Bintang dari dalam toilet.
Bintang segera keluar dari toilet dengan menyembunyikan wajahnya dengan tangannya.
Bintang berkata menjawab pertanyaan Adrian," tidak bos, hanya saja saya tidak mengenali wajah saya sendiri, aku seperti melihat orang lain bos," perkataan Bintang membuat semua orang diruangan bingung.
Seketika kebingungan semua orang terjawab setelah Bintang menurunkan tangannya dan memperlihatkan wajahnya kepada semua orang.
Saat melihat wajah bintang, seperti melihat Bintang dilangit yang redup memancarkan cahaya yang menyilaukan.
Wajah Bintang dari penuh jerawat dan kusam, sekarang jerawat yang ada diwajahnya menghilang seketika, wajahnya terlihat lembut, putih bersih dan bersinar, wajah Bintang yang awalnya hanya bernilai 50 poin, sekarang bisa mencapai 85 poin, krim ini bukan hanya berhasil tetapi sangat menakjubkan.
__ADS_1
Melihat hasil dari krim penambah kecantikan seketika Adrian berseru kaget," astaga, wajahmu menjadi sangat cantik Bintang, krim ini akan menjadi buruan dari wanita diseluruh dunia, apa itu krim kecantikan terbaik didunia, krim kita akan menghempaskan mereka bermil-mil Jauhnya," Adrian berkata dengan penuh semangat.
Jono memberikan sarannya kepada Adrian," kak Adrian, sebaiknya krim ini dijual dalam jumlah yang terbatas, semakin krim ini langka, semakin ingin mereka mendapatkan krim ini, semakin naik juga nilai jual krim ini, kita akan membuat krim ini menjadi krim kecantikan paling diburu oleh seluruh wanita, dengan begitu perusahaan kita akan bertambah terkenal dan perlahan menguasai bisnis dibidang kecantikan," Jono memberikan saran yang sangat bagus kepada Adrian.
Mendengar saran dari Jono, Adrian perlahan membuka wawasannya, kalau dia menjual krim ini secara berlebihan mungkin akan laku keras, tapi harga dari krim ini akan semakin jatuh seiring berjalannya waktu, kalau dia menjual perlahan maka wanita diseluruh dunia akan mati-matian mencari krim ini, dia akan menambahkan stoknya secara berkala, maka harga dari krim ini akan semakin meningkat seiring berjalanya waktu.
Karena bahan dari krim sangat dirahasiakan, para wanita akan menganggap bahan dari krim pasti sangat mahal, ini akan meciptakan persepsi di pikiran para wanita bahwa ini merupakan produk mewah bagi mereka.
Seketika Adrian menerima saran dari Jono," saranmu adalah yang terbaik Jono, aku akan menggunakan saranmu untuk memasarkan produk kita ini, ini adalah produk unggulan kita, kita akan menguasai pasar mulai sekarang," Adrian melihat Jono dengan perasaan takjub, Adrian melihat Jono seperti melihat Jenius, iya Jono memang Jenius dalam pemasaran, berkat poin kepintarannya bertambah 400 poin karena serum kepintaran tinggi.
Setelah berbincang dengan semua orang, mereka mengadakan rapat pribadi, Jono memberikan saran dengan sangat baik, dia menyarankan Adrian menyembunyikan bahan-bahan yang sangat penting hanya diketahui oleh Adrian dan Tari.
Adrian menyodorkan sebuah surat kerahasiaan kepada Bintang, karena hanya Bintang yang tahu bahwa Krim bisa dibuat dalam jumlah besar, mereka tidak ingin Bintang mengatakan bahwa krim bisa dibuat dalam Jumlah yang banyak.
Setelah semua selesai, Jono ingin melanjutkan misinya yang tertunda," Tari apakah Tari masih ingin disini, mas ada urusan yang harus dilakukan, apakah Tari mau pulang sekarang," Jono berkata kepada Tari.
Tari menggeleng, dia ingin mendiskusikan lebih lanjut tentang bisnis ini bersama Adrian,dia ingin bekerja keras agar tidak menyusahkan Jono terus," mas, Tari akan disini dulu, Tari ingin bisnis ini berjalan dengan sukses, Tari akan pulang nanti, Tari juga membawa mobil kesini, mas hati-hati dijalan, jangan ngebut ya mas," Tari mencium Jono dipipi, Tari malu melakukannya didepan Adrian.
Jono membalas mencium kening Tari," mas akan hati-hati dijalan, Tari jaga kesehatan, nanti mas hubungi ya, besok ingat kita akan mengunjungi calon ayah mertua, mas pergi dulu," Jono mengakhiri dengan memeluk Tari dengan erat.
Jono melihat ke Adrian," kak Adrian, Aku pergi dulu, jaga Tari disini ya kak," Jono meminta Adrian menajaga Tari.
__ADS_1
Adrian mengangguk kepada Jono," baik Jono, aku akan menjaga Tari disini, kamu tenang saja," kata Adrian meyakinkan Jono.
Tari mengantarkan Jono sampai keparkiran, mereka kembali berpelukan saat Jono akan naik kedalam mobilnya, Jono memasuki mobilnya dan akan melanjutkan misinya, karena jam masih menunjukan pukul 1 siang.