Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat

Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat
Masalalu Tiara


__ADS_3

Setelah makan bersama dan membagikan mainan dengan anak-anak panti, Kania dan Luis pun pulang karna hari juga sudah mulai gelap, sepanjang perjalanan kedua nya hanya saling diam, Kania yang terasa lelah dan Luis yang sibuk berfikir, entah apa yang ia pikirkan...


"Kania.."Panggil Luis pelan...


"Ada apa mas?..."sahut Kania menoleh...


"Apa yang terjadi pada Tiara, seperti nya dia sangat tertekan?..."Tanya Luis yang ternyata sedang memikirkan kejadian tadi....


Kania menarik nafas dalam-dalam dan mulai menceritkan bagaimana ia bisa bertemu dengan Tiara...


Flash back On


8 bulan yang lalu


Saat Itu, Kania baru saja pulang dari tempat kerja nya yang baru, ia dengan malas menjalankan mobil nya, saat dipersimpangan jalan Kania berhenti dan melihat Kekiri dan kekanan...


"Kekanan saja deh supaya lebih cepat..."Ujar Kania membelokkan mobil nya kekanan untuk mengambil jalan pintas, jalan yang sepi dilalu kendaraan....


Saat Kania sampai dijembataan ia langsung memberhentikan mobil nya saat melihat seorang wanita yang sedang mencoba bunuh diri, Kania yang trauma akan bunuh diri langsung turun dan menarik wanita itu yang hampir saja melompat...


"Apa yang kamu lakukan, apa kamu tua jika kamu melompat itu sama saja melenyapkan nyawa kamu sendiri apa kamu gila hah?..."Teriak Kania menepuk tangan nya...


"Aku emang ingin bunuh diri, sudah ngak ada guna nya aku hidup didunia kejam ini, aku telah hamil diluar nikah dan laki-laki bajingan itu telah meninggalkanku, dia lari dari tanggung jawab nya dan keluarga ku juga mengusirku mereka menganggap aku wanita pembawa sial..."Teriak Wanita itu disertai tangisan memilukan, Kania terdiam, kemudian berusaha memeluk wanita itu tapi langsung ditepis kuat wanita itu berdiri dan merniat untuk kembali bunuh diri tapi lagi dan lagi Kania menarik nya...

__ADS_1


Plak... Plakk...


Dua tamparan keras dari kania mendarat dipipi wanita yang acak-acakan itu membuat nya terdiam...


"Bunuh diri tidak akan menyelesaikan masalahmu, apa dengan kamu bunuh diri keluargamu akan bahagia, tidak, kamu harus bangkit dan menunjukkan pada mereka kalau kamu mampu berdiri diatas kaki kamu sendiri..."Ujar Kania membuat wanita itu terdiam, setelah cukup tenang Kania pun membawa wanita itu kemobil...


"Siapa namamu?..."Tanya Kania mulai menjalankan mobil nya...


"Tiara..."Jawab Wanita yang bernama tiara singkat kemudian ia kembali terdiam, Kania bingung harus membawa gadis disamping nya ini kemana, jika ia membawa nya pulang itu sangat tidak mungkin dirumah nya ada dua nenek lampir yang suka mengoceh, itu akan mempenahtus mental Tiara, jika ia membelikan apartemen uang dari mana, Uang nya tidak cukup sementara keinginan mama nya harus ia penuh...


Saat Kania memikirin keinginan mama nya ia tersenyum, Ia pun membawa Tiara kepanti, panti yang selalu ia kunjungi setiap bulan bersama sang mama sewaktu ia kecil dulu....


"Bi Surti Tiara akan tinggal disini dulu untuk sementara, besok saya akan menemui keluarga nya dan bemberitahu jika Tiara ada disini, tolong jaga dia baik dan jauhkan dia dari benda-benda tajam atau hal yang bisa membahayakan diri nya, dia sekarang masih sangat terpukul dengan kejadian ini dan saya mohon Bi Surti bisa mengerti...."Ujar Kania panjang lebar, ia melihat wajah pucat Tiara yang sedang tidur, Bi Surti pun mengangguk....


Kini Kania telah berdiri diluar pagar rumah Tiara, Kania langsung turun dan meminta izin untuk bertemu dengan ayah dan ibu tiara, setelah beberapa menit memohon untuk bertemu Kania pun diizinkan untuk masuk...


"Siapa kamu dan untuk apa kamu datang kerumah saya?...."Tanya Ayah Tiara yang bernama Tedi dan mama nya yang bernama Mia...


"Nama saya Kania, saya datang kesini untuk memberitahu pada kalian jika Tiara ada dipanti Lestari, saya menemukan nya saat ia ingin bunuh diri..."Ujar Kania sopan, Pak Tedi langsung berdiri dan memandang Kania tajam...


"Kenapa kamu menyelamatkan nya, biarkan saja dia bunuh diri, dia cuman anak yang membuat keluarga malu, anak pembawa sial seperti nya tidak pantas untuk hidup..."Kania langsung berdiri, sungguh baru kali ini Kania melihat ada ayah yang dengan tega membiarkan anak nya bunuh diri...


"Tapi Pak, Tiara itu tidak salah, disini dia hanya korban pemerkosaan, anda tidak berhak menyalahkan dia seperti itu, ini semua bukan salah nya, tidak ada seorang wanita suci yang ingin hamil diluar nikah begitu pun dengan Tiara..."

__ADS_1


"Cukup!! Siapa kamu berani menasehati saya, kamu itu haanya anak kecil yang tidak tau apa-apa tentang keluarga saya, dan jangan ikut campur dengan Keluarga saya,mau saya membenci anak saya atau apapun itu terserah saya, sekarang kami pergi dari rumah saya sekarang juga dan jangan kesini lagi, saya tidak perduli pada anak pembawa sial itu, mau dia mati atau sekarat saya tidak perduli, cepat pergi dari rumah saya..."Ujar pak Tedi mengusir Kania, ia mendorong Kania hingga keluar pintu dan menutup pintu nya dengan keras...


Brakkk....


Kania memejamkan mata nya, ia memandang nanar rumah besar didepan nya, sungguh ini adalah pertama kali nya Kania menemukan Orang tua yang begitu tega dengan anak nya setelah ayah nya....


Kania kembali kepanti, ia melihat Tiara yang selalu murung, tidak ada senyuman diwajah cantik, yang terlihat hanya air mata dan kesedihan, Kania benar-benar prihatin melihat nya...


"Tuhan, ternyata ada seorang orang tua didunia ini dengan tega membiarkan seorang gadis terlantar dengan keadaan hamil, bahkan mereka tidak perduli anak nya hidup ataupun mati..."Gumam Kania melihat Tiara, tanpa Kania sadari air mata sedari tadi berjatuhan...


Flash back Off


Kania menghapus air mata nya, mengingat Tiara saat itu, hati nya sangat sakit, ternyata ada orang tua yang setega dan sejahat ayah hanya..


"Terus apa Tiara tidak tahu orang yang memperkosa nya?..."Tanya Luis yang mendapat gelengang kepala dari Kania....


"Kata Tiara, ia baru pertama kali bertemu dengan pria itu, dan pria itu sendang mabuk..."sahut Kania..


"Memang kebanyakan Pria itu bejat ia suka nya memperkosa wanita tanpa memikirkan hidup wanita itu setelah nya..."Ujar Kania kesal, Luis langsung menepikan mobil nya dan memiring badan nya menghadap Kania....


"Jangan sembarangan kalau bicara, tidak semua nya pria seperti itu, ada juga perempuan yang memperkosa laki-laki, jangan selalu menyalahkan pria, aku tidak terima dengan ucapan mu itu...."Ujar Luis tidak terima, Baru saja Kania ingin membalas perkataan Luis, Seaoroang datang mengetuk pintu mobil...


Tok Tok tok....

__ADS_1


__ADS_2