Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat

Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat
Kekejaman Luis


__ADS_3

Sore hari nya, Luis pun pulang diantar oleh Daren, sepanjang perjalanan, mereka berdua hanya diam saja, sampai mobil memasuki gerbang utama, Saat Luis turun, mata nya langsung tertuju pada balkon kamar nya, tapi tak melihat Kania ada disana...


"Tidak biasa nya Kania tidak ada dibalkon..."Ujar Luis bingung, pandangan nya teralihkan ketaman saat mendengar keributan disana, dengan segera Luis ketaman disusul oleh Daren yang juga ikut penasaran...


"Nona muda jangan bergerak nanti ular itu bisa menggigit Nona muda..."Teriak seorang pelayan saat Kania berjalan mundur...


Luis yang baru sampai seketika terkejut melihat Kania sedang berhadapan dengan ular Cobra,...


"Jangan mendekat mas, ular itu bisa menyerangmu!!.."teriak Kania saat Luis berjalan cepat kearah nya....


Luis tidak mendengar, ia langsung mengambil sapu yang dipegang oleh pelayan yang berdiri tak jauh dari nya, dan mencoba menekan kepala ular itu agar ia bisa menyelamatkan Kania...


Akkhh....


Kania berteriak kencang saat Ular berusaha mematuk nya, dengan sigap, Luis langsung menekan kepala ular itu dan menarik Kania kedalam pelukan nya, Kania yang sangat takut langsung memeluk Luis dengan sangat erat,...


Daren datang dan langsung menangkap ular itu dan membawa nya pergi jauh...


"Apa kamu tidak apa-apa Kania?..."Kania menggeleng pelan tapi masih memeluk tubuh Luis, Luis sama sekali tidak menolak tubuh nya dipeluk Kania,...


"Kalian semua bubar dan tunggu saya 1 jam lagi diruang sidang!!.."Seru Luis dingin, para pelayan dan penjaga langsung meneguk ludah dengan kasar saat mendengar ruang sidang, Pelayan dan penjaga yang berjumlah 6 orang itu mengangguk dengan tubuh bergetar, mereka pun pergi meninggalkan kedua majikan nya...


"Tenanglah Kania, ular nya sudah tidak ada..."Luis mengelus pundak Kania, Luis bisa merasakan ketakutan pada Kania terbukti jika tubuh Kania bergetar hebat..


"Kamu tidak perlu takut, saya ada disini, saya akan melindungi kamu, jangan khawatir..."perlahan Kania melepaskan pelukan dari Luis dan kemudian mengangguk, setelah Kania sudah merasa tenang, Luis pun membawa Kania ke kamar...

__ADS_1


Kamu tunggu disini dulu, saya mau bicara dengan Daren sebentar tentang pekerjaan besok..."Pamit Luis mengelus lembut wajah Kania, saat ia ingin pergi, seketika Kania menggenggam tangan nya..


Luis memandang Kania yang juga memandang nya...


"Terima kasih mas, seandainya kamu tidak ada, saya tidak tau sekarang saya sudah mati atau masih hidup..."Kelakar Kania, Luis langsung menunduk kemudian kembali mengelus lembut pipi Kania...


"Jangan katakan hal seperti itu lagi, saya berjanji akan menjaga kamu dan anak saya, sudah kewajiban saya menjaga kamu, sekarang kamu istirahat, saya mau kebawa dulu..."Kania pun mengangguk kemudian melepaskan genggaman tangan nya dari Luis...


Luis pun keluar dari kamar setelah Kania melepaskan tangan nya, ia langsung menuju ruang kerja nya dimana Daren sedang menunggu,..


"Bagaimana apa kamu sudah mendapatkan pelaku yang memasukkan ular ketaman?..."Tanya Luis langsung pada inti nya,...


"Tidak, Seperti nya ular itu masuk sendiri, aku sudah memeriksa Cctv dan tidak ada hal yang mencurigakan..."Jawab Daren apa ada nya...


"Mana mungkin ular itu bisa masuk Daren, penjagaan sangatlah ketat, kamu tau sendiri kan, Mansion ini juga dikelilingi oleh Tembok, bagaimana mungkin Ular itu bisa masuk..."Luis dan Daren saling pandang,...


"Kamu taukan apa yang harus kamu lakukan?..."Tanya Luis yang langsung diangguki oleh Daren, setelah berbincang-bincang Daren pun pamit pergi, sementara Luis berjalan keruang sidang, ruang yang selalu pelayan katakan ruang neraka, siapapun yang masuk keruang sidang itu akan mendapatkan masalah besar...


Para pelayan dan penjaga begitu ketakutan saat suara sepatu terdengar berjalan kesana, keringat dingin sudah membanjir tubuh mereka, menghirup udara pun seakan sangatlah sulit,...


Brakk....


Keenam orang yang sedang berada diruangan itu terlonjat kaget saat pintu ditendang dari luar, dengan tubuh bergetar, Keenam orang itu menunduk memberi hormat pada Luis yang baru saja masuk...


"Tentu kalian tau apa yang membuat kalian berada diruangan ini bukan?..."Tanya Luis menatap satu persatu wajah menyedihkan didepan nya, keenam orang itu pun mengangguk takut...

__ADS_1


Luis yang sedari tadi tersulut emosi semakin mendekat dan mengangkat tangan nya...


Plakk... Plakk... Plakk... Plakk... Plakk.. Plakk...


Tamparan keras mereka semua dapatkan, laki-laki maupun wanita semua Luis ratakan, bagi Luis, Laki-laki maupun perempuan semua nya sama, mereka semua digaji untuk bekerja dengan nya,...


"Kalian sama sekali tidak berguna, tidak becus bekerja, apa gaji yang saya berikan untuk kalian kurang sehingga saat Nona muda kalian dalam bahaya kalian hanya diam saja hah?..."Bentak nya penuh amarah, keenam orang itu tidak ada yang menjawab, keluar satu kata saja dari salah satu dari mereka, nyawa mereka akan jadi taruhan nya...


"Pengawal masuk!!.."Teriak Luis dengan lantang, dua orang laki-laki yang berdiri dibalik pintu langsung masuk, mereka berdua setengah berbungkukita memberi hormat...


"Ikat mereka semua!!..."Seru Luis tajam, kedua pengawal itu pun mengikat tangan dan kaki keenam insan itu, tak ada yang berani memberontak sama sekali, mereka semua hanya pasrah menerima siksaan dari tuan nya, setelah mereka berenam sudah diikat, Luis mengambil cambuk dan mencambuk mereka bergantian...


Suara rintihan dan minta ampun terdengar dari ruangan itu, tapi tuan muda kejam itu sama sekali tak mendengarkan suara kesakitan pelayan dan penjaga nya...


"Mas Luis hentikan!!..


"Teriak Kania dari ambang pintu, seketika Luis menoleh dan melihat Kania dengan wajah merah padam, Kania berjalan cepat dan berdiri didepan Luis, Kania merentangkan kedua tangan nya menghalangi Luis mencambuk keenam insan yang tak berdosa itu.....


"Apa yang kamu lakukan Kania, kenapa kamu berada disini, menggir, saya harus menghukum para manusia yang tidak berguna ini..."Kania menolak dengan keras...


"Seharusnya saya Yang bertanya Tuan muda, apa yang anda lakukan pada mereka,?..."Tanya Kania setengah berteriak...


"Apa anda tau, mereka sudah berusaha menolong saya, mereka sudah menyelamatkan nyawa saya, lalu apa yang anda lakukan? anda malah menyiksa mereka layaknya binatang, dimana rasa manusiawi dan rasa kasihan anda? anda benar-benar kejam....."Luis diam saja menikmati Kania yang sedang mengomel, rasa nya Luis sangat ingin tertawa terbahak-bahak melihat Kania yang terus saja mengomel, bahkan kemarahan nya seketika menghilang...


"Kalian berdua, lepaskan ikatan mereka!!.."Seru Kania pada kedua pengawal yang berdiri dibelakang Luis, dua pengawal itu saling pandang, mereka bingung harus melakukan apa, mereka takut Luis marah dan berbalik pada mereka...

__ADS_1


"Lepaskan mereka, dan bawa mereka kerumah sakit!!..."Seru Luis dengan suara dingin, kemudian menarik tangan Kania pernah dari sana...


__ADS_2