
Fiona langsung berdiri saat melihat Tuan muda Luis datang bersama dua ajudan nya, Fiona lalu membungkukkan badan nya...
"Apa ada yang bisa saya kerjakan Tuan muda?..."Tanya Fiona usai membungkukkan badan nya....
"Tidak ada, lebih baik kamu istirahat!! dan Kalian berdua sebaiknya pulang, jomblo abadi tidak baik berada dirumah pasangan suami istri...."Luis menarik tangan Kania menuju Lift, meninggalkan ketiga insan yang hanya melogo...
"Mas kenapa harus naik Lift? lebih baik naik tangga saja...."Protes Kania ingin keluar, tapi Luis langsung menarik nya....
"Naik tangga tidak baik untukmu, mulai sekarang kamu harus naik Lift..."Ujar Luis tegas...
"Tapi mas saya lebih suka naik turun tangga kenapa ha...."
"Sudah saya bilang kan harus naik Lift, bagaimana kalau tangga nya licin dan kamu terlepeset, kamu akan jatuh dan apa kamu tau apa yang akan terjadi pada Kandunganmu jika kamu jatuh ditangga?..."Kania terdiam, memang benar naik turun tangga sangat berbahaya untuk nya yang mengandung besar...
"Baiklah mas,..."Jawab Kania pasrah...
"Baiklah Tuan Bucin kami akan pergi, bersenang-senanglah diatas penderitaan kami...."Teriak Daren setelah Lift tertutup....
"Aku bukan jomblo abadi hanya tidak bisa mendapatkan wanita yang tepat....."Daren abg kesal pun memilih pulang yang disusul Oleh Marko, sementara Fiona menuju Vavilium untuk istirahat...
"Kania, saya ingin bicara sebentar, apa boleh..."Kania yang ingin masuk kekamar mandi seketika berhenti dan membalikkan badan nya...
"Ada apa mas apa yang ingin kamu bicara denganku?..."Tanya Kania yang masih berdiri didepan kamar mandi...
Luis menepuk sofa disamping nya menyuruh Kania untuk duduk, Kania pun berjalan dan duduk disamping suami nya, Luis pun merosotkan badan nya kelantai dan memeluk perut Kania...
__ADS_1
"Mas...."
"Sebentar saja Kania, saya hanya ingin merasakan tendang nya...."Kania sebenarnya sangat risih tapi ia tidak ingin melarang, Luis, bagaimana pun Luis juga berhak atas anak nya....
"Semoga kamu menjadi anak angkat berbakti pada Mommy dan Daddy nak, jika sampai Daddy tidak pulang, tolong jaga Mommymu, karna Daddy sangat mencintai Mommymu, jadilah pelindung untuk nya, Daddy yakin kamu pasti kuat..."Luis seakan enggan untuk melepas pelukan nya pada perut Kania, hal itu membuat Kania merasa bingung....
Luis seketika tersenyum lebar saat merasakan tendangan anak nya, anak nya seperti menjawab permintaan nya...
"Apa kamu tau Kania dia menendang, tendangan nya sangat kuat, apa kamu bisa merasakan nya?..."Luis begitu bahagia, ia seperti menemukan berlain ditumpukan jerami...
"Saya bisa merasakan nya mas, kan saya yang mengandung nya, ini juga bukan yang pertama kali nya, hampir setiap waktu ia bergerak dan menendang, bahkan saat ditengah malam pun, kadang saya terbangun ditengah malam karna dia...."Kania sangat tidak sabar menantikan buah hati nya, ia rasa nya sudah ingin menggendong bayi mungil nya itu, tapi ia perlu bersabar karna tinggal 2 bulan lagi ia sudah bisa melihat buah hati nya, mendengar suara nya dan mencium nya setiap waktu....
Luis mengelus perut Kania dan berkali-kali, mencium perut Kania dengan lembut, Luis sangat menyesal karna selama ini ia selalu sibuk dengan kerjaan nya sampai cuek pada Kania dan kandungan nya....
"Dia akan menjadi anak yang kuat Kania, karna dia akan menjadi pengganti saya untuk melindungi kamu suatu saat nanti..."Kelakar Luis masih mengelus perut Kania...
"Iya Nia, saya akan mengusahakan untuk kembali dan selalu ada buat kamu dan anak kita, sekarang mandi gih, biar lebih segar,!!..."Seru Luis seraya duduk diatas Sofa, Kania pun berdiri dan berjalan kekamar mandi, sebelum masuk dan menutup pintu, Kania kembali menoleh kearah Luis....
"Apa maksud mas Luis, kenapa dia bicara seperti itu? apa yang disembunyikan mas Luis dariku...."Sedari tadi Kania merasa curiga, tapi ia pun takut untuk bertanya,....
Kania yang sudah mandi dan berganti pakaian pun keluar dan mencari Luis, tapi Luis tidak ada dikamar nya...
"Mas Luis kemana? kok ngak ada..."Kania yang ingin keluar kamar seketika menghentikan langkah nya saat mendengar suara Luis...
Kania membalikkan badan nya dan berjalan ke arah balkon kamar, berjalan sangat pelan berharap mengetahui dengan siapa Suami nya bicara dan apa yang sedang mereka bahas...
__ADS_1
"Baiklah, jangan sampai ada kesalahan sedikitpun, terus awasi mereka..."Usai menelpon Luis langsung mematikan ponsel nya dan masuk kedalam kamar...
"Kamu kenapa berdiri disini, apa kamu mau mendengarkan pembicaraan saya?..."tanya Luis dengan suara dingin...
"Ngak kok mas, tadinya saya mencari mas karna tidak ada dikamar, tapi saya mendengar suara mas dibalkon jadi nya saya kesini,tapi belum sempat mendengar pembicaraan kalian..."Sahut Kania mencoba untuk santai...
"Apa kamu yakin?..."tanya Luis ingin memastikan, Kania mengangguk yakin.....
"Ya sudah, ayo masuk, saya juga ingin mandi, oiya, tolong kamu suruh pelayan untuk menyiapkan pakaian saya..."Kania mengerutkan kening nya mendengar permintaan Luis,...
"Menyiapkan pakaian, mas Luis mau kemana?...."Tanya Kania penasaran....
"Saya harus keluar kota, ada pekerjaan yang harus saya pantau, dan tidak bisa diwakili, besok pagi saya harus berangkat pagi-pagi sekali, dan maaf saya baru memberitahu kamu, ini sangat mendadak..."Kania menghela napas panjang, ia seperti sangat enggan untuk membiarkan suami nya pergi, ada firasat buruk dalam hati nya dan ia takut terjadi sesuatu pada suami nya terlebih lagi ia tidak ingin jauh-jauh dari Luis....
"Mas, kenapa mendadak seperti ini,...."Luis memeluk Kania dari belakang dan menghirup wangi harum tubuh Kania yang selalu membuat nya tenang....
"Maafkan Saya Kania, karna kesibukan saya kamu selalu kesepian, tapi saya janji kalau pekerjaan saya sudah selesai saya akan pulang dan menghabiskan waktu bersama kamu...."Walaupun berat Kania harus mau,...
"Tapi kamu tenang saja, saya sudah membawa Tiara dan Bayi Diko untuk menemani kamu, sebentar lagi dia datang...."Kania yang semula memasang wajah masang seketika tersenyum ceria, ia sangat senang karna sebentar lagi Kania bisa bertemu Tiara dan bayi Diko...
"Terimakasih mas, saya senang banget kalau Tiara sama Diko ada disini, jadi nanti saya ngak kesepian kalau mas ngak ada...."Luis menghela nafas lega setidak nya Kania tidak terlalu kesepian kalau ada Tiara...
"Kalau gitu saya mau masak untuk Tiara, dia kan sangat suka masakanku, saya kedapur dulu ya mas..."Kania keluar dari kamar ingin berjalan kearah tangga tapi seketika tangan nya ditarik oleh Luis...
Sudah saya bilangkan turun pake Lift jangan pake tangga, kamu mau tangga ini saya robohkan?..."Luis mengantar Kania kelift, Kania hanya terkekeh dan masuk kedalam Lift...
__ADS_1
"Terimakasih mas..."Setelah Lift tertutup,Luis kembali kedalam kamar...