
Kania sangat senang karna Tiara dan bayi Diko akan tinggal dirumah nya, Kania tidak ada henti-hentinya ia mencium pipi gembul Diko yang begitu mengemaskan....
"Bagaimana keadaan Diko akhir-akhir ini, berat badan nya bertambah kan?...."tanya Kania yang diangguki oleh Tiara....
Saat mereka sibuk mengobrol, Pintu terdengar diketuk,...
"Masuk...."Seru Kania, pintu pun perlahan terbuka, dan seorang pelayan masuk...
"Nona muda, Makan malam sudah siap, Tuan muda sudah menunggu..."Ujar pelayan setelah membungkukkan badan nya...
"Baiklah, sebentar lagi saya akan kesana..."Kania dan Tiara pun berdiri dan menuju meja makan usai pelayan mejaga Bayi Diko...
Usai makan malam, Kania dan Luis pun menuju kamar, Tiara sudah masuk kedalam kamar terlebih dahulu karna Diko yang ingin meminum asi...
"Mas saya kekamar mandi sebentar ya..."Kania masuk kedalam kamar mandi usai lift terbuka, Luis hanya menggelengkan kelapa nya, kemudian ia menyusul Kania masuk kedalam kamar mandi...
Kania yang sibuk mencuci muka tidak menyadari jika Luis juga masuk kedalam kamar mandi sampai dikejutkan oleh Luis yang memeluk nya dari belakang...
"Mas kok masuk...."Protes Kania yang berusaha melepas tangan Luis yang melingkar di perut nya...
Luis membalikkan tubuh Kania tnapa menjawab pertanyaan Kania, Luis langsung menempelkan bibir nya dengan bibir Kania, tak hanya mencium, ia juga ******* nya dan menghisap nya, Kania yang terbuai tanpa sadar membalas perang lidah itu....
__ADS_1
beberapa saat kemudian tubuh mereka sudah sudah basah dan polos satu sama lain, entah bagaimana cara nya Author pun bingung menjelaskan....
Beberapa tanda merah terlihat di batang leher dan dada Kania tentu saja itu adalah ulah dari Drakula tamapan yang sedang menerkam Kania saat ini...
Luis yang ingin lebih dari itu pun mendorong tubuh Kania keluar dari kamar mandi..
Luis menggiring tubuh basah Kania keatas ranjang Dan membaringkan nya tanpa melepas penyatuan bibir mereka, Kania terlihat sedikit kelelahan meladeni hasrat suami nya yang menggebu-gebu dan buru-buru, mungkin karna hal ini sudah lama Luis nanti-nantikan dan ia belum memberikan nya....
Tubuh polos Kania membuat Luis semakin leluasa untuk menikmati tubuh Kania, Dua gundukan besar Kania pun tak pernah lepas dari tangan nya, sekali-kali ia meremas nya dengan pelan membuat Kania mendesah kecil,
Setelah puas ******* bibir Kania, Luis berpindah pada bukit himalaya Kania, ia menghisap, dan menggigit kecil bukit itu secara bergantian...
"Mas tolong jangan menyiksaku seperti ini, kamu hanya bermain-main diatas sana..."Protes Kania yang sedari tadi sudah tidak tahan, Luis terkekeh kemudian mengarahkan milik nya yang sudah berdiri sedari tadi kegowa surgawi Kania, Luis mendorong pusaka milik nya dengan sangat pelan agar anak nya didalam sana tidak terluka...
Sampai pada akhir nya mereka pun mencapai puncak bersama-sama, setelah bertarung beberapa jam lama nya, Kania yang malu langsung membenamkan wajah nya didada bidang Luis...
Luis terkekeh melihat Kania yang malu, ia pun memeluk Kania usia mencium seluruh wajah Kania...
"Aku senang kita bisa melakukan nya, terima kasih..."Kania tidak menjawab, ia sangat malu dengan ini semua...
Pagi harinya, Kania bangun lebih dulu, ia melihat jam yang baru menunjukkan pukul 5 pagi, itu artinya waktu nya bersama Luis tinggal 3 jam lagi, waktu yang sangat sebentar untuk Kania....
__ADS_1
Kania kembali mengingat percintaan panas nya bersama Luis tadi malam, malam yang begitu indah, sudah hampir 6 bulan ia bersama Luis tapi baru kali ini ia menjawabkan kewajiban nya sebagai istri,....
Kania memeluk Luis dengan erat, sungguh Kania sangat berat ditinggal Suami nya tapi ia pun tidak diisinkan untuk ikut mengingat kandungan nya yang sudah memasuki usia 7 bulan, tinggal 2 bulan lagi Kania melahirkan,...
"Mas aku pasti akan sangat merindukan kamu, semoga kamu baik-baik ya disana, aku akan selalu mendoakanmu..."Ujar Kania yang bisa didengar oleh Luis, sebenar nya Luis sudah bangun satu jam sebelum Kania bangun, ia susah untuk tidur, pikiran nya seakan kacau, Luis hanya tidur sebentar usai pertempuran nya antara Dia dan Kania yang luar biasa nikmat nya..
"Saya juga akan sangat merindukan kamu Kania, sangat-sangat merindukan kamu, andai saja kamu mengatakan kamu mencintai saya pasti saya akan sangat bahagia, tapi saya juga tidak bisa memaksa mu biar waktu yang membuatmu jujur jika kamu juga mencintai saya...."Ucap Luis dalam hati...
Cukup lama Kania memeluk Luis sampai pada akhirnya ia pun melepaskan pelukan dari Luis dan turun dari ranjang masuk kedalam kamar mandi....
Sebelum masuk kedalam kamar mandi, Kania terlebih dulu menoleh kesamping ranjang dimana koper Luis diletakkan, sangat berat rasa nya Kania harus jauh dari suami nya, apa lagi akhir- akhir ini selalu ada yang meneror keluarga nya....
Luis membuka matanya saat mendengar pintu kamar mandi tertutup, Luis langsung duduk dan menyandarkan punggung nya,....
"Dari raut wajah kamu saya menangkap kegelisahan Kania, maafkan saya karna sudah berbohong, saya melakukan.ini semua karna keselamatan kita, saya tidak ingin kamu juga selalu diteror terus ..."Luis menutup mata nya berusaha menenangkan perasaan nya, kemudian ia turun dari ranjang hanya dengan handuk yang dililit dipanggang nya kemudian berjalan kearah balkon kamar...
"Jemput aku 4 jam lagi kita berangkat jam 9 aku ingin menghabiskan waktu bersama Kania, dan tambah penjaga diseluruh Mansion...."Ujar Luis setelah nya memutuskan sambungan telfon, ia pun kembali masuk kedalam kamar....
Luis tersenyum lebar saat melihat Kania yang baru saja keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang dililit didada nya, Luis mendekati Kania dan menarik pinggan Kania sehingga memutus jarak diantara mereka berdua...
"Kamu sangat seksi, apa lagi dalam keadaan tidak memakai baju, keseksianmu bertambah berkali-kali lipat..."Kania tersipu malu mendengar ucapan fulgar Luis, ia menunduk malu menyembunyikan pipi nya yang memerah bak kepiting rebus...
__ADS_1
"Mas cepat kamu mandi, kan sebentar lagi mas mau berangkat...."Kania sedikit mendorong suami nya agar Luis segera masuk kedalam kamar mandi, tapi Luis sama sekali tidak bergerak...
"Setelah Kita malakukan itu..."Luis langsung mengangkat tubuh Kania dan meletakkan dengan pelan diatas ranjang, Luis menarik handuk yang menutupi tubuh Kania hingga polos, Luis tersenyum tersenyum licik dan langsung melancarkan aksi nyata, hingga pertarungan kembali terjadi....