Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat

Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat
Diserang


__ADS_3

Luis melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi, tidak memperdulikan mobil yang ada didepan nya yang ia pikirkan sekarang adalah keselamatan istri dan anak nya...


Luis meraba celana nya mencari ponsel nya, tapi sial nya ponsel itu terjatuh saat ia berlari,Kini yang bisa ia lakukan sekarang hanya berdoa agar istri nya dalam keadaan baik-baik saja....


"Tuhan Selama ini aku tidak pernah meminta apapun darimu, tapi untuk saat ini aku meminta tolong lindungi istri dan anakku jangan biarkan mereka kenapa-kenapa...."


*****


Makan malam sudah siap, Kania dan Tiara pun sudah berada dimeja makan menyantap makanan yang tersedia, Fiona dengan setia berdiri disamping Kania, beberapa kali Kania dan Tiara bergantian memanggil nya untuk makan tapi Fiona selalu menolak dan mengatakan bahwa ia sudah makan...


"Fio apa kamu tidak lelah berdiri, duduklah dan makan..."Seru Kania yang sudah berulang kali menyuruh Fiona untuk duduk dan makan bersama..


"Terimakasih Nona muda, saya tidak lelah berdiri dan saya juga tidak lapar, Nona muda makan saja..."Sahut Fiona nya dengan muka datar...


"Tidak ada mas Luis disini jadi tidak usah bersikap seformal seperti itu, aku risih mendengar nya..."Protes Kania yang sangat tidak suka dengan sikap Fiona...


"Maaf Nona muda, itu adalah Tugas saya, dan saya nyaman dengan pangilan itu...."Kania pasrah, bagaimana pun cara nya membuat Fiona mengerti tetapperempuan itu akan bersikap seperti itu...


"terserah padamu, kamu memang sebelas dua belas sama majikanmu susah untuk diatur......"


Ditengah-tengah sarapan terdengar suara tembakan menggema, membuat Ketiga wanita itu terkejut, tak lama kemudian Satu pengawal pun datang...


"Nona Fiona Kita diserang, musuh sudah masuk ke wilayah mansion...."


"Sial, ternyata Tuan muda dijebak, Nona muda dan Nona Tiara sebaiknya kita pergi dari sini...."Kania yang bingung sekaligus takut menurut saja, Tiara langsung mengambil anak nya yang digendong pelayan dan mengikuti Fiona...


"Kita mau kemana Fio?..."Tanya Kania saat Fiona nya membawa nya masuk kedalam ruangan...


"Kita akan keruang bawa tanah Nona muda, ruang rahasia Tuan muda...."Sahut Fiona seraya menekan beberapa angka....

__ADS_1


Sementara diluar mansion, Semua terlihat sudah berantakan, pengawal Luis sudah tepar terbunuh, dengan cepat Fiona membawa Kania dan Tiara keruang bawa tanah, sedari tadi Fiona mencoba menghubungi Luis maupun Daren tapi tidak ada yang mengangkat nya...


"Mereka tidak ada Tuan, seperti nya mereka melarikan diri..."


"Mereka tidak lari, Mereka bersembunyi diruang bawa tanah...."Laki-laki misterius itu berjalan kesebuah ruangan yang terhubung langsung keruang bawah tanah, mengetik beberapa angka kemudian mundur kebelakang...


Tak lama kemudian Pintu pun terbuka, Laki-laki misterius itu masuk diikuti beberapa pengawal nya....


"Sial,.seperti nya mereka tau kata sandi nya, apa yang harus aku lakukan untuk melindungi Nona muda dan Tiara, Tuan muda dan tuan Daren pun tidak mengangkat telefon ku...."Fiona seakan frustasi, ia mengeluarkan pistol nya dan berjaga-jaga, pintu terakhir pun masih tertutup rapat...


"Kak, aku takut banget, bagaimana kalau penjahat itu berhasil masuk, aku takut dia melukai bayiku, aku takut Diko kenapa-kenapa...."Tandas Tiara memeluk erat anak nya...


"Tenang Tiara, mereka tidak akan bisa masuk kamu jangan panik...."Kania yang dilanda rasa takut pun berusaha menenangkan Tiara agar tidak panik, ia terus berdo'a agar Luis datang menyelamatkan nya...


Lebih Baik Nona muda masuk kedalam ruangan itu biar saya yang berjaga-jaga disini, apapun yang terjadi jangan pernah keluar, dan jangan bersuara sekecil apapun...."Seru Fiona yang langsung ditolak oleh Kania...


"Tidak Fiona aku tidak akan meninggalkanmu disini sendirian, bagaimana kalau mereka banyak sendangkan kamu hanya sendiri..."Fiona menggenggam tangan Kania...


"Baiklah, tapi tolong jaga diri kamu baik-baik, kamu harus selamat jangan sampai terluka..."Kania dan Tiara pun masuk keruangan yang ditunjuk oleh Fiona...


Fiona terkejut saat pintu terdorong, Ia berlari kearah pintu dan berusaha menahan nya...


"Tuan muda cepat datang, selamatkan nyawa Nona muda...."Pinta Fiona dalam hati seraya menahan pintu sekuat tenaga...


"Dobrak pintu nya, jangan sampai Luis datang...."Seru Laki-laki misterius itu, satu pengawal pun maju dan langsung mendobrak pintu itu dengan keras..


Brakk....


Fiona terpental kelantai, dengan cepat meraih pistol nya dan menembak siapa saja yang mau masuk...

__ADS_1


Dor dor dor....


Puluhan peluruh keluar dari pistol Fiona dan pas mengenai sasaran tapi sayang nya pistol nya kehabisan peluru,...


"Tidak ada cara lain..." Fiona membuang pistol nya dan menyerang dengan tangan kosong, Fiona yang memang ahli bela diri bisa menghindar dan melumpuhkan lawan tapi pengawal semakin banyak berdatangan membantu nya kewalahan dan kalah...


"Berani sekali kamu menghalangi jalanku,..."Fiona dipegang oleh Dua pengawal, Laki-laki misterius itu mendekat dan langsung menendang perut Kania dengan keras...


"Aauhh...."


Fiona mendapat Siksaan yang sangat keras, wajah nya terlihat biru karna ulah orang-orang laki-laki misterius itu...


"Cepat katakan dimana Kania!!..."Seru nya seraya mengcengram leher Fiona dengan keras...


"Aku tidak akan pernah memberitahu dimana Nona muda berada, walaupun kamu melenyapkan nyawaku..."Fiona tersenyum menyeringai, walaupun ia tau jika hidup nya akan berakhir tapi dia tidak akan pernah membiarkan orang-orang yang ada didepan nya membawa Kania...


"Baiklah jika kamu memaksa...."


Plakk Plakk Plakk....


"Urus dia...."Setelah memberikan beberapa tamparan Laki-laki misterius itu mendorong tubuh lemah Fiona kelantai,...


Laki-laki Misterius itu berjalan kearah pintu yang tertutup rapat, mendorong nya dengan pelan tapi sayang pintu itu terkunci...


"Saya tau kamu ada didalam Kania, cepat buka pintu nya jika tidak saya akan membuka nya secara paksa dan membunuh orang yang ada bersamamu saat ini, seperti penjagamu itu...."Seru laki-laki misterius itu seraya mengetuk pintu berkali-kali...


"Bagaimana ini kak, aku tidak ingin Anakku kenapa-napa..."Kania memeluk Tiara dan bayi Diko dengan erat, Kania sangat bingung harus melakukan apa, disatu sisi ia sangat takut jika Laki-laki itu menyakiti nya dan dilain sisi ada Tiara yang harus ia lindungi...


"Aku hitung sampai 3 jika kamu tidak keluar maka aku akan mendobrak pintu nya dan membunuh orang yang ada bersamamu saat ini..."Tandas Laki-laki itu mulai menghitung

__ADS_1


"Satu,,,,dua,,,, Ti..."


"Tunggu!...."


__ADS_2